Fakta Mengejutkan di Balik Pembunuhan Sopir Taksi Onine di Bogor

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 5 November 2019 08:50
Fakta Mengejutkan di Balik Pembunuhan Sopir Taksi Onine di Bogor
Fadil sempat memesan taksi online ke Ciawi dari hape pinjaman.

Dream - Polisi mengungkap fakta mengejutkan tentang Fadil Pranata, tersangka pembunuh Ahsanul Fauzi, sopir taksi online yang jasadnya ditemukan di dalam mobil di Bogor, Jawa Barat. Menurut polisi, Fadil sudah lama tak tinggal di rumahnya.

" Saudaranya bilang begitu, dan sudah dua tahun pelaku meninggalkan rumahnya," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Niko Adi, dikutip dari Liputan6.com, Senin 4 November 2019.

Niko menambahkan, Fadil selama ini memilih hidup berpindah-pindah. Dia menumpang di rumah teman-temannya.

Fadil, kata Niko, merupakan pecandu gim online. Dia mencari uang dengan bermain gim. Banyak orang menyewa jasanya sebagai joki gim online.

Menurut Niko, saban hari Fadil memainkan tiga hingga empat akun gim miliknya. Fadil memang punya banyak akun.

" Penghasilannya juga tidak tetap, berkisar Rp500 ribu hingga Rp3 juta," kata Niko.

1 dari 6 halaman

Terhalang Laptop

Tapi belakangan, pekerjaan Fadil terganggu karena laptopnya rusak. Dia harus memperbaiki power supply seharga Rp180 ribu.

" Laptopnya ibarat nyawanya. Akhirnya dia berencana merampok uang untuk membiayai servis laptopnya," kata dia.

Niat itu dilaksanakan. Fadil membeli pisau cutter di minimarket di Jalan Pahlawan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada 31 Oktober 2019.

Usai makan, Fadil meminjam telepon genggam milik warung pecel lele untuk memesan taksi online dengan tujuan daerah Ciawi.

Sampai tujuan, Fadil meminta sopir menepi di Bank BRI. " Padahal waktu itu di kantong celananya ada uang sekitar Rp 60 ribu lebih, sisa kembalian beli cutter dan makan pecel lele," ucap dia.

2 dari 6 halaman

Niat Merampok

Fadil turun dan menuju gerai ATM BRI untuk tarik tunai uang pecahan Rp100 ribu. Sementara, Ahsanul Fauzi menunggu di dalam mobil yang parkir di depan bank tersebut.

Usai mengambil uang di ATM, Fadil kembali masuk ke dalam mobil Toyota Calya berpelat nomor F 1088 CL yang mesinnya masih menyala tersebut. Dia mengulurkan uang Rp100 ribu kepada Ahsanul.

" Niat pelaku membayar dengan uang Rp100 ribu supaya ada kembaliannya dan korban mengambil uang kembalian itu dari dalam dompet. Disitulah pelaku merampok uang korban," kata Niko.

 

3 dari 6 halaman

Diamankan Setelah Sempat Buron

Tanpa pikir panjang, Fadil langsung menusuk leher Ahsanul hingga darahnya terus mengalir. Saat Fadil hendak merampas dompet, kaki Ahsanul menginjakan pedal gas hingga. Fadil pul terguncang dan dompet Ahsanul jatuh ke bawah kemudi.

" Karena panik melihat darah keluar terus dari leher korban dan aksinya takut ketahuan juga akhirnya pelaku kabur," kata dia.

Tak lama kemudian, Ahsanul ditemukan petugas keamanan bank dalam keadaan tidak bernyawa. Ahsanul tewas diduga karena kehabisan darah.

Polisi meringkus Fadil di Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu 2 November 2019. Polisi sempat kesulitan karena Fadil berpindah-pindah.

Sumber: Liputan6.com/Achmad Sudarno

4 dari 6 halaman

Keasyikan Main PUBG, Gamer Akut Tak Sadar Tenggak Cairan Asam

Dream - Game online sudah menjadi candu bagi banyak orang. Tak hanya anak kekinian, banyak generasi milenial menghabiskan waktu memandang layar ponsel memainkan game favoritnya. 

Saat sudah bermain, para gamers bisa mampu menghabiskan waktu hingga berjam-jam untuk menatap layar gadget.

Sayangnya, game online tidak selalu memberikan dampak positif. Apalagi jika digunakan tanpa aturan. Salah-salah kamu bisa mendapatkan masalah serius.

Seperti halnya yang dialami Seorang pemuda asal Chhindwara, India ini.

Ia terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah meminum cairan asam yang ada di botol minuman.

Pemuda ini berpikir botol itu berisi air mineral.

5 dari 6 halaman

Kecanduan PUBG

Seperti dikabarkan oleh worldofbuzz.com, Pria berusia 25 tahun ini memiliki kecanduan pada game online PUBG.

Ketika ia sibuk bermain game, ia tidak menyadari bahwa botol yang akan diminumnya bukanlah berisi air mineral.

" Ada botol berisi cairan asam (acid), yang terletak tidak jauh darinya. Karena ia sibuk bermain game, ia tak sengaja meminum cairan itu, yang dia anggap sebagai air mineral. Kondisi kesehatannya sempat memburuk, sehingga dia harus dilarikan ke Nagpur," ungkap Dokter Manan Gogiya, yang menangani kasus ini.

Pemuda tersebut mengalami banyak luka di dalam perut yang menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Dia tidak bisa makan apapun, dan kehilangan berat badan sebanyak 5-6 kg dalam hitungan hari

 

6 dari 6 halaman

Masih Bisa Selamat?

Beruntung pria itu akhirnya bisa diselamatkan, setelah ia melalui rangkaian operasi. Dokter Manan menyebutkan bahwa operasinya berjalan lancar, dan pria itu sudah dalam kondisi pemulihan.

Namun meski sudah mengalami kondisi yang kritis, pria yang satu ini tetap tidak bisa berhenti main game online di ponselnya.

" Selama masa perawatan, dia selalu sibuk bermain game lewat ponselnya. Jika dia sedang tidak bermain, dia akan menonton film lewat ponsel," pungkas sang dokter.(Sah)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik