Kapok Jadi Driver Ojol Usai Dapat Order Misterius, Demam Sampai Seminggu

Reporter : Sugiono
Selasa, 23 Juni 2020 15:46
Kapok Jadi Driver Ojol Usai Dapat Order Misterius, Demam Sampai Seminggu
Sejak kejadian yang menyeramkan itu, dia tambah rajin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dream - Ziman Alias masih tak bisa melupakan kejadian mistis yang dia alami pada dua tahun lalu yang hingga sekarang masih tetap jadi misteri.

Pemuda 25 tahun yang bekerja sebagai driver ojek online (ojol) itu diganggu makhluk halus saat mengantarkan makanan ke sebuah apartemen tua di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ziman mengatakan, sejak kejadian yang menyeramkan itu, dia tambah rajin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal yang sangat jarang dilakukan sebelumnya.

1 dari 5 halaman

Semuanya Berawal Ketika...

Kisah Ziman berawal setelah dia menamatkan kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta di KL. Sambil menunggu peluang kerja yang sesuai jurusan kuliahnya, pemuda kelahiran Gombak itu memutuskan jadi driver ojol khusus pengantar makanan.

" Saya lulus tiga tahun lalu. Sementara belum dapat pekerjaan yang cocok, saya jadi driver ojol yang mengantarkan makanan di sekitar Kuala Lumpur," jelasnya.

Ziman ingat betul saat itu ayahnya memberinya hadiah berupa motor karena lulus kuliah dengan nilai yang memuaskan.

" Jadi saya coba jadi driver ojol pengantar makanan. Memang menyenangkan dapat membantu orang lain, saya bahkan bisa berkenalan dengan banyak orang.

" Lagipula bekerja seperti ini tidak susah. Dapat order langsung tinggal antar ke lokasi yang diminta," katanya.

2 dari 5 halaman

Dapat Pesanan Suruh Antar Sembako

Menurut Ziman, selain menjadi pengantar makanan, dia juga menerima upah untuk menjadi personal shopper.

Katanya, jadi personal shopper sangat menyenangkan karena bisa mendapat penghasilan yang lebih tinggi dari pengantar makanan.

Satu hari, Ziman mendapat telepon dari seorang wanita yang meminta untuk membeli sembako seperti telur ayam kampung, ayam potong dan beberapa kebutuhan dapur lainnya.

" Saat itu dia bilang akan memberi upah 100 ringgit (Rp333 ribu) dan meminta saya mengantarkannya ke sebuah apartemen di sekitar Gombak.

" Dengan gembira saya pergi belanja dan segera mengantarkan barang belanjaan tersebut ke lokasi yang diminta. Saat itu jam sudah menunjukkan pukul 7.30 malam," kata Ziman.

3 dari 5 halaman

Apartemen Sunyi Sepi, Penghuni yang Aneh

Ketika sampai di apartemen yang dimaksud dalam alamat yang diberikan, Ziman melihat kondisinya sunyi sepi. Namun Ziman berpikiran positif saja saat itu.

" Bangunan apartemen itu seperti tidak ada penghuninya. Tapi saya berpikiran positif, mungkin semua orang sedang di dalam rumah masing-masing," ungkap Ziman.

Karena lift di apartemen itu rusak, dengan terpaksa Ziman menggunakan tangga untuk menuju tingkat empat.

" Begitu sampai lantai empat, saya coba cari rumah unit nomor 44, namun tak ketemu. Saya sampai lelah karena berkeliling mencarinya.

" Akhirnya saya beranikan ketuk sebuah rumah dan menanyakan alamat itu. Anehnya, penghuni rumah itu diam saja tanpa berkata apa pun," jelasnya.

4 dari 5 halaman

Ketakutan Hingga Tak Sadarkan Diri

Menurut Ziman, setelah hampir sepuluh menit di situ, dia merasakan badannya sangat dingin.

" Bulu roma saya meremang dari ujung rambut ke ujung kaki. Tangan gemetar dan berkeringat.

" Ketika itu di ujung koridor saya nampak bayangan hitam sedang memandangi saya.

" Saya coba menjerit tapi tak keluar suara. Saya baca ayat-ayat Al-Quran, namun saya hanya tahu baca Al-Fatihah saja," jelas Ziman.

Setelah menjerit beberapa lama, Ziman merasakan badannya seperti melayang dan terus tidak sadarkan diri.

5 dari 5 halaman

Dengar Kisah Tambah Ketakutan

Setelah kejadian itu, Ziman tersadar dari pingsannya. Jam menunjukkan sekitar pukul 10 malam. Dia sadar dari pingsan karena dengar telepon genggamnya berdering.

" Ternyata itu panggilan dari ayah saya. Saya langsung angkat dan memberitahu lokasi apartemen itu," kata Ziman.

Ziman mengatakan ayahnya datang bersama salah satu kakak Ziman. Mereka segera membawa Ziman ke rumah sakit. Lebih kurang seminggu Ziman mengalami demam.

" Setelah itu barulah saya tahu jika apartemen itu sudah lama tidak berpenghuni. Yang jadi pertanyaan, siapa wanita yang menghubungi saya untuk membeli sembako?.

" Saya coba mencari informasi tentang nomor telepon wanita misterius itu. Tapi nomor tersebut tidak ada dalam daftar buku telepon," katanya.

Sejak kejadian mistis itu, Ziman memutuskan untuk berhenti menjadi driver ojol. Sekarang Ziman bekerja sebagai asisten chef di sebuah restoran.

" Selain itu, sekarang saya mulai rajin membaca Al-Quran karena sebelum ini saya hanya hafal Al-Fatihah saja," pungkas Ziman.

Sumber: mStar.com.my

Beri Komentar