Wanita di Malang Kesurupan, Loncat ke Sumur 13 Meter

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 26 November 2018 14:16
Wanita di Malang Kesurupan, Loncat ke Sumur 13 Meter
Tidak ada yang tahu keberadaan Anik. Baru pada siang harinya...

Dream - Gadis asal Dusun Jegong, Desa Jambangan, Dampit, Malang, Jawa Timur, Anik, mengalami kesurupan pada Sabtu dini hari, 24 November 2018. Dalam keadaan tidak sadar, dia tercebur sumur sedalam 13 meter.

Tidak ada yang tahu keberadaan Anik. Baru pada siang harinya, Anik ditemukan warga sudah berada di dalam sumur.

Beruntung, Anik selamat meski sudah berada di dalam sumur selama 12 jam. Dia hanya mengalami luka lecet di sebagian tubuhnya.

Dikutip dari Pojoksatu, Anik tiba-tiba terbangun dari tidur dan mengigau. Dia mengaku ada seorang kakek yang mengajaknya.

Begitu bangun, Anik langsung berlari ke belakang rumah dan menceburkan diri ke dalam sumur tua yang sudah tidak terpakai. Keluarga sempat mendapati Anik pergi tanpa pamit.

 

1 dari 5 halaman

Teriakan dari Dalam Sumur

Mereka dibantu tetangga berusaha mencari Anik malam itu juga, namun tidak menemukan gadis tersebut. Pencarian dilanjutkan keesokan paginya.

Ketika pencarian dilakukan di sekitar sumur, warga mendengar teriakan minta tolong. Sumber suara berasal dari dalam sumur.

Warga pun langsung melihat ke sumur dan mendapati Anik berada di dalamnya. Mereka segera berupaya menolong Anik menggunakan tali.

 

2 dari 5 halaman

Saat Ditemukan...

" Ada warga yang turun ke dalam sumur, kemudian mengikat tubuh korban dan selanjutnya ditarik bersama-sama," ujar Kapolsek Dampit, AKP Amung Sri Wulandari.

Amung mengakui baru menerima informasi mengenai peristiwa tersebut pada Sabtu malam. Sebab, tidak ada warga maupun perangkat desa yang melapor ke Polsek Dampit.

" Kami sudah mengecek ke lokasi dan perangkat desa, memang membenarkan kejadian itu," ucap Amung.

Sumber: Pojoksatu.id

3 dari 5 halaman

Gadis Cantik Itu Disekap, Diperlakukan Seperti Binatang

Dream - Seorang wanita 'dipenjara' dalam gudang dan diperlakukan seperti binatang oleh kedua orangtuanya. Alasannya, mereka tidak setuju anaknya itu berpacaran dengan seorang pemuda.

Dilaporkan Mirror.co.uk, Zhang Qi, 24, diduga disekap selama enam tahun setelah dipaksa putus dari pacarnya pada 2009.

Meski telah diberitahu hubungannya telah berakhir, Zhang mencoba untuk melarikan diri beberapa kali. Sikap keras kepala Zhang tersebut rupanya membuat orang tuanya jengkel.

Setelah disekap dalam gudang, orangtua Zhang mengatakan pada semua orang bahwa putrinya itu sakit jiwa dan dikurung untuk melindungi dia, warga di Jingang di provinsi Hubei, Tiongkok.

" Orangtuanya orang berpengaruh di sini dan semuanya dilarang ikut campur," kata Chow Jen, tetangga Zhang, yang kini sudah pindah rumah.

Chow menambahkan, semua orang tahu tentang gadis itu. Setelah pindah, Chow hanya datang sesekali untuk mengunjungi keluarganya, jadi dia tidak peduli tentang ancaman mereka.

" Itulah mengapa saya senang mengekspos foto-foto ini online karena pemerintah setempat menolak untuk melakukan sesuatu," imbuhnya.

Belum ada komentar resmi tentang berita ini atau status Zhang sejak foto-fotonya diposting di internet.

Tapi banyak salinan foto yang diposting Chow telah dihapus dari internet oleh sensor Tiongkok tanpa alasan yang jelas.

Setiap Tahun Baru Cina, Chow selalu menyempatkan berkunjung ke gudang di mana Zhang disekap secara sembunyi-sembunyi.

" Pada kunjungan terakhir, saya lihat dia berbaring di atas tumpukan jerami dengan selimut dan beberapa makanan," ujar Chow.

Terlepas dari Zhang gila atau tidak, Chow mengatakan dia akan melaporkan orang tua wanita malang itu ke polisi.

" Dia diperlakukan seperti binatang di sini dan aku sudah muak jadi aku menghubungi polisi, dan kemudian memposting foto-foto dia." (Ism)

4 dari 5 halaman

Kabar Sebenarnya Nenek 65 Tahun Meninggal Sebulan Dinikahi 'Brondong'

Dream - Jagat media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya Inade, 65 tahun. Dia adalah nenek asal Sidrap yang telah sebulan menikah dengan pria 20 tahun, Idris.

Kabar tersebut muncul dari akun Facebook Putrabugis Bone. Akun itu mengunggah beberapa foto seorang nenek yang meninggal dunia.

" Hade meningal dunia di ceppie," tulis pemilik akun, dikutip dari pojoksatu.id.

Wajah wanita tua dalam foto tersebut sekilas mirip Inade. Demikian pula dengan nama yang terdengar hampir sama, Hade.

Unggahan tersebut langsung membuat heboh netizen. Banyak yang mengira Hade dengan Inade adalah orang yang sama.

5 dari 5 halaman

Justru Jadi Tamu Istimewa di Pernikahan

Sementara netizen lainnya ramai membuat sanggahan. Sebagian dari mereka menyatakan nenek netizen salah paham dengan informasi awal yang tersebar.

" Yang membaca belum memahami. Sudah jelas tertulis yang meninggal hade dari bone. Bukan i nade dari sidrap. Ini orang berbeda bukan orang yang sama. InsyaAllah i nade masih sehat," tulis akun Yuliantii Syahirr.

Bantahan juga datang dari Syaharuddin Alrif. Lewat akun Facebooknya, mengunggah fotonya bersama Inade dan suaminya.

Dia mengklaim foto itu diambil setelah kabar meninggalnya Inade ramai di media sosial. Lokasinya di sebuah balai pertemuan warga.

" Berita Bohong (Hoax) kalo I Nade Meninggal dunia, saya baru saja selesai bersama di kel wala kec maritengngae sidrap, karena permintaan masyarakat disana agar bisa I Nade dan idris dihadirkan di acara silaturrahmi dgn warga," tulisnya.

Demikian pula dengan pernyataan Mansur. Salah satu warga Sidrap ini menyatakan nenek Inade sempat hadir di pesta pernikahan warga di Pangkajene pada Minggu, 25 November 2018.

" Dia (Inade) dan suaminya tadi ada di pernikahannya Heri dan Jumriah. Sehat-sehatji, tidak benar itu berita yang bilang meninggal," kata Mansur.

Sumber: pojoksatu.id

Beri Komentar