Diciduk Karena Mengutil di Mal, Wanita Ini Masih Saja Colong HP di Kantor Polsek

Reporter : Sugiono
Sabtu, 1 Agustus 2020 15:01
Diciduk Karena Mengutil di Mal, Wanita Ini Masih Saja Colong HP di Kantor Polsek
Petugas sampai geleng-geleng kepala.

Dream - Ulah pencuri berinisial NA membuat petugas di Polisi Sektor (Polsek) Arut Selatan (Arsel) di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Selatan, geleng-geleng kepala.

Wanita 24 tahun itu ditangkap karena mencuri kosmetik di sebuah pusat perbelanjaan di Arut Selatan pada hari Senin, 27 Juli 2020 lalu.

Menurut laporan KaltengEksres.com, aksi pencurian yang dilakukan AN kepergok salah satu satpam di pusat perbelanjaan tersebut.

1 dari 4 halaman

Tayangan rekaman CCTV di pusat perbelanjaan itu memperlihatkan warga Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, itu mencuri kosmetik.

Menurut Kapolsek Arsel AKP Helky, pelaku diketahui sudah dua kali mencuri di pusat perbelanjaan itu. Untuk menjalankan aksi pencurian di pusat perbelanjaan, pelaku menggunakan modus yang cukup unik.

Pelaku hanya mengambil isinya saja, sementara kotak pembungkus kosmetik itu dikembalikan ke tempatnya semula. Hasil curiannya kemudian disimpan di balik pakaian dalamnya.

2 dari 4 halaman

Yang membuat petugas geleng-geleng kepala, NA nekat beraksi lagi melakukan pencurian saat menjalani pemeriksaan. Dia mengambil ponsel milik satpam pusat perbelanjaan di kantor Polsek Arsel.

" Ketika diperiksa di Mapolsek Arsel, ia kembali melakukan aksi pencurian ponsel milik petugas pusat perbelanjaan yang ditaruh di atas meja," kata Helky.

NA nekat mencuri di Kantor Polsek Arsel saat pemiliknya pamit keluar sebentar. Setelah menaruh ponsel di meja, dia keluar. Namun ketika masuk kembali ke ruangan. ponselnya sudah raib.

" Saat diintrogasi ini pelaku langsung kita geledah dan ditemukan barang bukti di balik celana dalam pelaku," ujar Helky.

Kata Helky, kasus ini sudah dilimpahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kobar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

3 dari 4 halaman

Panik Dikejar Pemilik, Pencuri Motor Nyasar ke Markas TNI

Dream - Kena batunya. Kalimat itu patut disandangkan ke dua pencuri motor di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Dua pencuri sepeda motor itu tertangkap di Markas TNI AL di Batuporon.

Kisah ini bermula ketika Bambang Wuryanto masuk ke tokonya di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kamal. Usai memarkir sepeda motor, Bambang meninggalkan kunci motor tergantung di tempatnya.

Yusuf dan Nur Hariyanto melirik kesempatan emas itu. Mereka menyusun rencana ke toko milik Bambang untuk membeli rokok, sekaligus menggasak motor tersebut.

Rokok rampung dibeli. Yusuf segera menaiki sepeda motor Honda Vario milik Bambang. Yusuf segera tancap gas ke arah selatan. Bambang mengejar pencuri itu dengan sepeda motor pinjaman.

4 dari 4 halaman

Ditahan di Polsek

Yusuf, dan Nur Hariyanto yang menggunakan sepeda motor lain terus bergerak menuju selatan. Meski tak kenal medan, mereka memasuki wilayah dengan salah satu bangunan bertuliskan, Lupakan apa yang Anda lihat.

Wilayah itu sejatinya kompleks gudang senjata TNI. Tidak ada jalur lain di wilayah itu.

Salah satu pilihan yaitu memutar balik. Tapi, prakiraan Yusuf dan Nur, mereka takut diadang Bambang. Duo pencuri itu terus melaju hingga masuk ke kompleks TNI.

Di sanalah kisah pelarian Yusuf dan Nur berakhir. Dari foto yang beredar, wajah dua pemuda asal Desa Tambin, Kecamatan Tragah itu kusut.

" Mereka sekarang ditahan di Polsek Kamal," kata Kabag Humas Polres Bangkalan, AKP Suyitno, dilaporkan Liputan6.com, Senin, 4 November 2019.

(Sumber: Liputan6.com/ Musthofa Aldo)

Beri Komentar