Lecehkan Para Istri Awak Kapal Selam Nanggala-402, Mewek Saat Diciduk TNI

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 26 April 2021 16:50
Lecehkan Para Istri Awak Kapal Selam Nanggala-402, Mewek Saat Diciduk TNI
Perbuatannya memantik kemarahan warganet, dia pun ditangkap aparat keamanan.

Dream - Imam Kurniawan, pria asal Medan, Sumatera Utara, membuat komentar yang melecehkan para istri korban awak kapal selam KRI Nanggala-402 di media sosial Facebook. Perbuatannya memantik kemarahan warganet, dia pun ditangkap aparat.

Juru bicara Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan, Imam Kurniawan telah ditahan di Mapolres Pelabuhan Belawan.

" Sudah diamankan, diserahkan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) di Belawan, dan sedang diproses di Polres Belawan," kata Hadi, dikutip merdeka.com, Senin 26 April 2021.

Saat ditangkap, Imam Kurniawan berdalih bahwa akun Facebook miliknya telah dibajak. Imam Kurniawan sempat meminta maaf atas komentarnya yang membuat kemarahan warganet. Namun, akhirnya Imam Kurniawan dibawa ke Mapolres Belawan.

1 dari 5 halaman

Komentar Tak Senonoh

Penangkapan itu buntut dari komentar pelaku pada postingan kalimat duka terkait tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di grup Facebook Aliansi Kuli Seluruh Indonesia. Dia membuat komentar yang melecehkan para istri awak kapal selam itu.

" Di saat kapal selammu tenggelam, di situ istrimu ku ***," tulisnya.

Komentar itu kemudian mendapat respons kecaman dari warganet dan viral di media sosial. Petugas akhirnya mengetahui pelaku merupakan warga Jalan Marelan, Kota Medan.

2 dari 5 halaman

Mengaku Dibajak

Dalam cuitan salah seorang netizen dengan akun @mazzini_gsp, ia membagikan sejumlah foto yang menunjukkan Imam telah diamankan. Pada utas yang ia buat, terdapat pula sebuah video klarifikasi yang dibuat Imam di kantor Koramil.

" Imam Kurniawan udah tertangkap, sekarang udah diamanin di koramil," tulis akun @Mazzini_gps.

Dalam video klarifikasi tersebut, Imam mengaku berprofesi sebagai petani di kawasan Medan, Sumatera Utara. Bahkan, dia tidak tahu menahu mengenai komentarnya yang viral.

Imam pun menyatakan jika sejak pagi sampai sore, dia berada di ladang dan tidak memegang ponselnya. Singkat kata, ponsel genggam dia dibajak orang tidak bertanggung jawab dalam.

3 dari 5 halaman

Mengaku Tidak Tahu

Berikut pernyataan Imam:

Kejadian bermulanya kan nggak tahu sama sekali, aku waras punya istri punya anak, punya tanggung jawab. Posisi kerjaan aku itu petani, sehari-hari petani dari pagi sampai sore. Waktu pegang hp itu malam saja, kalau yang namanya posting itu berawal jam berapa aku komen itu tidak tahu sama sekali, nggak sadar. Dan posisi aku lagi buka HP, langsung tertera notifikasi aku viral gini-gini, jadi buronan. Aku lihat itu permintaan pesan itu banyak sekali.

Aku tuh sesak, kaget lah, posisi capek pulang dari ladang. Nengok hp sudah kaya gitu posisinya. Pagi ke ladang posisi hp di cas, aku tuh gak pernah bawa hp.

Seumpama, kalau keluarga dari bapak polres ataupun orang yang saya bikin postingan itu walaupun bukan saya, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada orang yang sudah menilai saya buruk.

Tetapi saya berani, namanya saya islam, diajarkan untuk berani maju di saat kita benar. Di saat kita salah, saya akan mengaku salah, tapi kalau saya benar saya berani maju sampai kapan pun.

4 dari 5 halaman

5 dari 5 halaman

      View this post on Instagram

A post shared by Yusuf Muhammad (@_yusufmuhammad_)

Beri Komentar