Ini Penyebab Meninggalnya Pemeran Skandal Video Asusila Garut

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 7 September 2019 17:02
Ini Penyebab Meninggalnya Pemeran Skandal Video Asusila Garut
Sosok V ingin melayat mantan suaminya.

Dream - A alias Raya, salah satu pemeran pria skandal video intim di Garut meninggal dunia. Ketua Rukun Warga 015, Desa Sirnajaya, Kemacatan Tarogong Kaler, menyebut Raya dimakamkan di TPU Desa Sinargalih.

Lokasi itu dipilih karena perumahan tempat Raya tinggal belum punya TPU. " Tetapi, proses pemakaman masih menunggu kedatangan dari pihak Polres Garut karena yang bersangkutan ini kan sedang berkaitan dengan pihak polisi," kata Anwar, dilaporkan Merdeka.com, Sabtu 7 September 2019.

Menurut Anwar, Raya meninggal di rumah orang tuanya di perumahan Al Qautsar Desa Sinarjaya. Bukan di rumah sakti.

Dia mengaku mengetahui Raya sempat mendapat perawatan di RSUD dr Slamet Garut karena penyakitnya.

" Tetapi, itu dirawatnya tidak lama. Hanya beberapa hari saja dirawatnya lalu kembali ke sini dan dirawat lagi oleh ibunya di rumah," ujar dia.

1 dari 2 halaman

V Ingin Melayat

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, melalui Kanit PPAnya, Aiptu Cecep Wawan Rustandi membenarkan meninggalnya A alias Raya.

" Meninggalnya tadi subuh sekitar pukul 03.00. Untuk lokasi dimana meninggalnya dan penyebabnya kita kurang tahu. Hanya mendapatkan laporannya saja," ujarnya, Sabtu, 7 September 2019.

Sementara itu, V, salah satu perempuan dalam video asusila itu ingin melayat mantan suaminya.

" V ini sebenarnya sangat ingin datang ke pemakaman mantan suaminya namun tidak bisa dilakukan karena posisinya masih ditahan di rumah tahanan Garut. Kalau pun mau datang ya harus mendapatkan izin dari penyidik dulu tentunya," kata Kuasa hukum V, Budi Rahadian.

2 dari 2 halaman

Menderita HIV dan Stroke

Kuasa hukum Raya, Soni Sonjaya, menyebut bahwa sebelum meninggal kliennya mengalami komplikasi penyakit yang cukup berat. Raya sempat dirawat inap dua kali di RSUD dr Slamet Garut karena kondisi penyakitnya itu.

" Yang paling berat itu barangkali ya HIV itu. Tetapi di luar itu juga klien saya mengalami sakit strok dan hepatitis B," ujar Soni.

Soni menyebut bahwa penyakit stroe dan hepatitis B sudah dialami Raya sejak sebelum ditetapkan sebagai tersangka. Akibatnya, Raya pun mengalami kelumpuhan sebelah kiri tubuhnya mulai atas sampai bawah.

" Jadinya juga tidak bisa bicara lancar," katanya.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka, Soni selaku kuasa hukum selalu meminta penangguhan penahanan kepada pihak kepolisian agar kliennya bisa melakukan berobat jalan. Akhirnya Raya pun tidak pernah ditahan oleh kepolisian karena memahami kondisi kesehatannya.

Sumber:

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie