`Kota Hantu` Paling Menakutkan di Dunia Dilelang, Mau?

Reporter : Eko Huda S
Selasa, 16 September 2014 15:31
`Kota Hantu` Paling Menakutkan di Dunia Dilelang, Mau?
Kayakoy merupakan `kota hantu` yang dianggap paling menakutkan di dunia. Kota itu sudah seratus tahun lebih ditinggalkan para penduduknya akibat Perang Dunia Pertama.

Dream - Kayakoy. Inilah `kota hantu` yang dianggap paling menakutkan di dunia. Kota yang terletak di Turki itu sudah seratus tahun lebih ditinggalkan para penduduknya akibat Perang Dunia Pertama.

Namun, pemerintah Turki kini melihat lahan yang sudah lama menganggur itu. Menurut laman Daily Mail, Selasa 16 September 2014, rencananya tempat ini akan dijadikan lokasi wisata untuk para turis pemberani.

Oleh sebab itu, pemerinah Turki akan melelang kota sepi itu untuk disewakan selama 49 tahun. Sehingga bisa dibangun sejumlah fasilitas untuk para turis yang berkunjung ke sini.

Kayakoy terletak di Semenanjung Fethiye, tidak jauh dari pantai pasir putih dan resor mahal di pantai Aegean. Desa itu ditinggalkan saat penghuninya kembali ke Yunani dalam pertukaran populasi antara kedua negara pada tahun 1923, setelah Perang Yunani-Turki.

Kota ini menghadap ke Pegunungan Taurus. Reruntuhan ratusan rumah batu masih tampak terlihat di sana. Begitu juga dua bangunan tempat ibadah yang masih berdiri.

Kota yang dibangun pada abad ke-18 ini telah dimasukkan sebagai situs yang dilindungi oleh UNESCO --organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan di bawah PBB. Keindahan kota ini juga sudah dikenal oleh turis dari belahan bumi.

Tuki sudah mengumumkan akan membuka sebagian situs ini untuk investor. Sebuah proyek restorasi untuk membangun sebuah hotel dan fasilitas wisata lainnya akan dilakukan di sepertiga wilayah ini.

Bagi yang berminat, bisa mengajukan tawaran dalam lelang yang digelar pada 20 Oktober mendatang. Lelang yang digelar tahun lalu tidak berhasil.

Proyek restorasi `kota hantu` ini diperkirakan akan menelan dana sebesar 8 juta pounsterling atau sekitar Rp 155 miliar. Sejauh ini sudah ada dua perusahaan yang menyatakan berminat.

Namun, rencana ini bukan tanpa halangan. Para kritikus di Turki khawatir langkah pemugaran akan menghilangkan keaslian kota kuno tersebut.

Beri Komentar