Emas 25 Ton Hebohkan Pemburu Harta Karun

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 27 Oktober 2015 10:47
Emas 25 Ton Hebohkan Pemburu Harta Karun
Mengalahkan legenda harta karun kereta emas Nazi di Polandia.

Dream - Sebuah kota kecil di Italia dipastikan menjadi magnet berikutnya bagi para pemburu harta karun, setelah sang walikota mengumumkan rencana menggali artefak kuno seberat 25 ton yang diperkirakan bernilai 1 miliar poundsterling.

Walikota Cosena Mario Occhiuto dari kota Calabria di Cosenza mengatakan, harta karun Raja Alaric dari Kerajaan Visigoth akan mengalahkan legenda harta karun kereta emas Nazi di Polandia.

Alaric, penguasa Kerajaan Visigoth di Jerman yang menginvasi Italia dan menguasai kota Roma pada 410 SM, mengumpulkan harta benda berupa emas, perak dan batu mulia dari kota-kota yang ditaklukannya.

Harta yang dijarah termasuk peninggalan tak ternilai yang dicuri oleh orang-orang Romawi selama penaklukan Yerusalem.

Alaric menemui ajalnya di Cosenza. Untuk membuat makamnya, ratusan budak dikerahkan untuk mengalihkan air dari Busento sehingga mereka bisa menggali makam yang cukup besar untuk Alaric, kudanya dan semua harta dari penaklukannya.

Setelah makam itu selesai, sungai dikembalikan ke jalur aslinya dan makam Alaric ditutupi dengan air.

Untuk memastikan bahwa tidak ada yang akan mengungkapkan lokasi ini, pasukan Alaric membunuh semua budak yang diperkerjakan untuk membuat makam rajanya.

Berabad-abad setelah itu, banyak pemburu harta karun telah datang ke kota berpenduduk 70.000 orang tersebut. Mereka termasuk kelompok penggali emas Nazi yang dikirim ke sana oleh pemimpin SS Heinrich Himmler yang terobsesi oleh mitos dan legenda dari Hun kuno.

Untuk menarik para pemburu harta karun, Occhiuto sengaja membuat brosur yang memiliki gambar Himmler di depannya. Keputusan sang walikota itu memicu protes dan kecaman dari orang-orang Yahudi di seluruh Eropa. Tetapi Occhiuto bersikeras bahwa brosur itu bukan untuk menghina Yahudi.

Occhiuto juga telah membentuk delegasi khusus yang dikirim ke Roma pekan ini. Delegasi ini nantinya akan menggunakan peralatan elektromagnetik dan radar serta gambar dari satelit dan pesawat untuk mencari harta karun Raja Alaric.

Proyek Occhiuto ini bahkan telah mendapat lampu hijau dari anggota parlemen Italia. Pencarian harta karun Raja Alaric akan dilakukan dalam enam bulan ke depan.

" Kami telah mencocokkan data historis dengan indikasi geografis" , kata ahli geologi Amerigo Rota, salah satu tim yang ditunjuk Walikota Occhiuto untuk menemukan harta peninggalan Raja Alaric.

(Ism, Sumber: express.co.uk)

Beri Komentar