Kronologi Penemuan Gadis yang Disebut Jelmaan Bidadari

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 27 April 2016 16:41
Kronologi Penemuan Gadis yang Disebut Jelmaan Bidadari
Ditemukan satu hari setelah peristiwa gerhana matahari.

Dream - Boneka wanita yang ditemukan nelayan di laut bisa disangka jelmaan bidadari oleh warga Banggai Laut, Sulteng ternyata punya jalan cerita yang panjang.

Kapolres Banggai, Ajun Komisaris Besar Polisi Heru menjelaskan, penemuan boneka itu setelah peristiwa gerhana matahari terjadi beberapa waktu lalu.

Pada Februari 2016, salah seorang nelayan pergi ke laut untuk mencari gurita. Begitu sesampainya di salah satu karang dangkal, si nelayan melihat sesuatu yang menyerupai manusia dan tenggelam.

" Awalnya dia kira itu mayat. Setelah dilihat ternyata boneka yang mengambang. Boneka itu kemudian dibawanya pulang," kata Heru saat berbicang dengan Dream, Rabu 27 April 2016.

Sesampainya di kampung, Desa pulau Sagu Kecamatan Bokan Kabupaten Balut, temuan boneka itu langsung menggegerkan warga. Mereka lalu sepakat membuat suatu tempat khusus boneka tersebut.

Namun ternyata....

1 dari 2 halaman

Setelah Sebulan Lebih...

Dream - Boneka itu dijaga tiap hari oleh aparat desa. Mereka percaya boneka itu penjaga pantai setempat karena didapat sehari setelah gerhana matahari.

Namun seiring berjalannya waktu sekitar 1 bulan lebih, boneka ternyata cuma mainan karena tidak ada tanda-tanda jelmaan bidadari atau yang lainnya.

Warga pun akhirnya yakin jika yang disebut penjaga pantai atau jelmaan bidadari itu hanya boneka, yang hanyut akibat banjir di salah satu tempat, karena laut Pulau Sagu merupakan laut lepas yang berbatasan dengan Selat Maluku.

2 dari 2 halaman

Dipakaikan Baju

Dream - Kabar gadis mirip boneka Barbie di Sulawesi Tenggara yang disebut-sebut sebagai anak bidadari ternyata adalah hoax alias bohong.

Kapolres Banggai, Ajun Komisaris Besar Polisi Heru menegaskan, jika gadis yang ramai diperbincangkan itu adalah boneka yang ditemukan nelayan, kemudian dipakaikan baju.

Boneka itu kali pertama ditemukan oleh seorang nelayan di Tangkurung saat kejadian gerhana matahari beberapa waktu lalu.

" Boneka itu ditemukan di karang yang dangkal. Awalnya dikira mayat. Setelah itu dibawa ke rumah nelayan. Warga kemudian mengkait-kaitkan sebagai jelmaan bidadari," kata Heru saat berbicang dengan Dream, Rabu 27 April 2016.

Boneka yang terbuat dari silikon itu dikasih baju, seperti gambar yang beredar di sosial media.

" Kemudian masyarakat sana ada yang foto-foto kemudian menyebar," imbuhnya.

Heru mengimbau masyarakat untuk tidak percaya isu dan tahayul. " Itu boneka asli" . (Ism) 

Beri Komentar
Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis