Mengintip `Pesawat Kiamat` Amerika

Reporter : Eko Huda S
Selasa, 16 September 2014 09:45
Mengintip `Pesawat Kiamat` Amerika
Pesawat ini dilaporkan bisa menahan serangan bom nuklir, ledakan asteroid, serangan teror, dan bisa tetap mengudara selama berhari-hari tanpa mengisi ulang bahan bakar.

Dream - Pemerintah Amerika Serikat diam-diam telah menyiapkan pesawat untuk menghadapi `kiamat`. Pesawat ini dirancang khusus untuk menghadapi kondisi paling buruk, seperti perang nuklir dan bencana lainnya. Sehingga pemerintahan negeri Paman Sam tetap berjalan dalam kondisi darurat itu.

Dikutip Dream dari laman News.com.au, Senin 15 September 2014, AS disebut memiliki empat pesawat jenis ini. Namun, tulis laman itu, negeri adi daya itu masih merahasiakannya.

Pesawat ini dirancang seperti pesawat kepresidenan AS, Air Force One. Pesawat yang sehari-hari dipakai Presiden AS itu memang dilengkapi peralatan canggih. Sehingga bisa disebut sebagai `kantor terbang`.

Namun, `pesawat kiamat` ini dibangun lebih canggih lagi. Sehingga dalam kondisi paling buruk, seperti terjadinya perang nuklir, negara AS masih bisa diperintah dari burung terbang ini.

Pesawat ini merupakan hasil modivikasi dari Boeing 747 yang disebut E-4B, juga disebut sebagai " National Airborne Operations Center" saat operasi, yang dilaporkan terjadi pada 11 September 2011.

Pesawat ini dilaporkan bisa menahan serangan bom nuklir, ledakan asteroid, serangan teror, dan bisa tetap mengudara selama berhari-hari tanpa mengisi ulang bahan bakar.

Bahkan, pesawat ini tetap bisa berada di angkasa dalam waktu seminggu dengan mengisi bahan bakar di udara. Satu-satunya yang membuat pesawat ini terpaksa turun adalah perawatan mesin, seperti pemberian pelumas.

Pesawat ini memiliki alat pelindung radiasi, 67 antena dan alat penghubung dengan satelit, serta peralatan canggih lain. Peralatan komunitasi terletak di punggung pesawat yang terletak di belakang kokpit.

Mengintip Pesawat Kiamat Amerika© news.com.au

Kondisi di dalam doomsday plane AS

Sumber: News.com.au

Jika melongok ke dalam, terdapat ruang kabin yang penuh dengan peralatan. Di sana banyak komputer-komputer yang mirip produksi tahun 1980-an, seperti berada di sarang James Bond. Namun, sekarang peralatan itu sudah banyak yang dicopot. Namun di bagian kokpit, hampir tidak seperti yang Anda sebut canggih.

Menariknya, beberapa pihak melihat kondisi itu justru akan menjadi keuntungan dalam kondisi darurat nasional. " Anda bergantung pada banyak bagian, maka akan mudah dibobol," demikian kata salah satu staf.

Pesawat ini memiliki tiga dek dengan kru lebih dari 112 orang. Sehingga menjadi pesawat yang memiliki kru terbanyak di antara pesawat militer AS, dan bahkan dunia.

Pesawat kiamat ini dibuat atas perintahRonald Reagan pada tahun 1980-an. Menjelang berakhirnya Perang Dingin, yang sangat potensial terjadi perang nuklir antara sekutu AS dengan Uni Soviet.

Otoritas AS memang sangat jarang membahas pesawat ini. Bahkan, mereka menutup-nutupi fakta bahwa pesawat ini berada di atas Gedung Putih, yang menjadi kantor Presiden AS, saat terjadi pengeboman gedung WTC pada 2011 silam.

Mengintip Pesawat Kiamat Amerika© news.com.au

Meski demikian, banyak kalangan yang suka pada teori konspirasi mendiskusikan keberadaan pesawat ini. Terlebih lagi, setelah mantan Juru Bicara Presiden George Bush, Fleischer, mengunggah gambar dan menyebut Doomsday Plane. (Ism) 

Beri Komentar