Jadi Mucikari Bangkrut, Retno Tipu Tuhan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 29 Juni 2019 17:15
Jadi Mucikari Bangkrut, Retno Tipu Tuhan
Retno mengaku punya tambang batu bara di Kalimantan dan hotel. Plus, tabungan senilai Rp115 miliar.

Dream – Meski sudah pernah dipenjara karena kasus penipuan, rupanya Retno tidak kapok. Wanita 56 tahun itu kembali diciduk polisi karena kasus yang sama.

Dulu, Retno pernah dipenjara di wilayah Jawa Barat. Saat diinterogasi polisi, Retno mengaku pernah mendekam di balik jeruji besi karena dua kasus penipuan, Rp6 juta dan Rp10 juta.

Kini, dia kembali harus berurusan dengan hukum setelah menipu Desa Bago, Pasirian, Lumajang, Jawa Timur. Kini, korbannya adalah pria berusia 39 tahun, bernama Tuhan.

“ Awalnya pelaku tak mengakui jika ia pernah mendekam di penjara, namun setelah terus saya desak akhirnya ia mengakuinya,” kata Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban, dikutip dari Tribaratanews, Sabtu 29 Juni 2019.

Dalam keterangannya kepada polisi, Retno mengaku berasal dari Sampang, Madura. Namun saat dicek, Retno sudah lama tidak tinggal di Sampang. “ Dia juga tidak memiliki KTP untuk memperkuat pengakuannya tersebut,” kata Arsal.

Kini, polisi masih mendalami kasus penipuan yang dilakukan Retno kepaa Tuhan.

1 dari 5 halaman

Mantan Mucikari

Kepada Tuhan, Retno mengaku punya tambang batu bara di Kalimantan dan hotel. Plus, tabungan senilai Rp115 miliar.

Kalau Tuhan bisa menyenangkan tersangka dengan menemani ke mana pun yang dia mau, Retno akan memberikan uang Rp5 miliar.

Dari proses introgasi, Retno mengaku bekerja di Sampit, kalimantan Tengah, sebelum pindah ke Jawa Timur. Dia mengaku sebagai mucikari yang cukup dikenal.

Retno mengaku punya 10 perempuan yang dipekerjakan sebagai pemandu karaoke dengan bayaran Rp1 juta. Retno mendapat Rp500 ribu dalam tiap transaksi.

Karena usahanya bangkrut, Retno kembali ke Jawa Timur.

2 dari 5 halaman

Diincar Orang karena Penipuan

Arsal mengatakan, Retno masuk ke dalam incaran polisi. Polisi dapat informasi melalui grup media sosial Facebook, Sahabat MAS. Ternyata, dia sudah menjadi incaran banyak orang karena kasus penipuan.

Nama yang digunakan berbeda-beda. Di Lumajang, dia mengaku Retno, sedangkan di Jember mengaku sebagai Siska.

“ Di grup Facebook ‘Sahabat MAS’, banyak juga yang mengatakan bahwa ia pernah melakukan aksinya di Probolinggo serta wilayah Jember. Bahkan ada akun yang berasal dari Jawa Barat juga mengaku mengenali tersangka sebagai pelaku penipuan,” kata dia.

3 dari 5 halaman

Pernah Ditangkap, Tapi Dilepas Kembali

Pernyataan ini diperkuat dengan foto yang dikirim oleh pengguna Facebook berakun @AndhikaDhikaDowang. Dikatakan bahwa Retno pernah diamankan ke Polres Jember. Dia menulis kasusya sama, yaitu penipuan. Karena kurang bukti, perempuan itu dilepaskan kembali.

Kasat Reskrim Polres Lumajang yang juga merupakan Katim Cobra Polres Lumajang AKP, Hasran Cobra, menuturkan pelaku akan dijerat pasal 378 KUHP. Ancaman hukumannya empat tahun kurungan penjara.

“ Namun demikian, masih ada kemungkinan dia terjerat pada pasal lain karena pihak kami juga masih mendalami kasus ini,” kata dia.

4 dari 5 halaman

Aksi Lihai Wanita Penipu Ulang, Gondol Rp18 Miliar Buat Oplas

Dream – Wanita ini harus mendekam di penjara selama 13 tahun. Dia mencoba bermain api dengan Mickey Mouse cs.

Ya, wanita ini terbukti telah melakukan sejumlah tindak penipuan menyangkut Disney.

Saking lihainya, wanita ini bisa meraup uang hingga belasan miliar rupiah.

Dikutip dari Shanghaiist, Minggu 12 Mei 2019, penipu ulung itu bernama Yuan Xiaoting. Dia selalu memperkenalkan dirinya sebagai “ orang dalam” Disneyland Shanghai. Wanita ini mengaku sanggup menawarkan tiket setengah harga kepada agen di WeChat saat tahun lalu.

Bahkan, wanita berusia 27 tahun ini membeli tiket dengan harga penuh sebelum menjualnya dengan harga diskon kepada agen.

Lima agen tersebut berhasil diambil hatinya.

5 dari 5 halaman

Uang Dipakai Operasi Plastik

Aksi lihai Xiaoting membuatnya berhasil mengantongi uang 9 juta yuan (Rp18,92 miliar). Dia menghabiskan 2 juta yuan (Rp4,2 miliar) untuk membeli tiket dan produk Disney.

Sisanya, 7 juta yuan (Rp14,71 juta) digunakan untuk melunasi utang dan operasi plastik.

Operasi kotor Xiaoting ini tak berlangsung lama. Setelah aksinya berjalan beberapa bulan, dia memberi tahu para agen bahwa manajemen mengetahui kedoknya.

Agen tiket curiga, lalu menyelidiki kebenaran pernyataan Xiaoting. Ternyata, dia bukanlah asisten manajer Disney. Lalu, mereka melaporkan wanita ini kepada polisi.

Di pengadilan Shanghai bulan lalu, dia mengaku bersalah atas penipuan. Awal pekan ini, pengadilan memberikan hukuman 13 tahun penjara dan denda 300 ribu yuan (Rp630,63 juta). Wanita ini juga diminta untuk mengembalikan semua uang yang didapatkan agen. (Sah)

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'