Nekat Selfie di Air Terjun, Pria Tewas Jatuh ke Jurang

Reporter : Ulyaeni Maulida
Rabu, 9 September 2020 06:12
Nekat Selfie di Air Terjun, Pria Tewas Jatuh ke Jurang
Ia di duga mengabaikan tanda peringatan yang telah dipasang.

Dream – Saipov Abdullokh, tewas setelah ia terjatuh saat sedang berfoto selfie di area air terjun. Ia diduga mengabaikan tanda peringatan yang telah dipasang oleh pihak pengelola.

Pria berusia 22 tahun yang berasal dari Uzbekistan ini mengujungi Taman Nasional Air Terjun Ngao di Thailand, pada sabtu pagi.

Setibanya disana, ia justru mengabaikan peringatan tentang larangan untuk berselfie di area air terjun. Teman-temannya hanya dapat menyaksikan ngeri saat ia terpeleset di antara bebatuan basah, yang menyebabkan ia terjatuh hingga tewas.

Setelah kejadian mengerikan itu, teman-temannya pun langsung menghubungi pihak pengelola. Saat mereka tiba, Saipov sudah ditemukan tewas diantara bebatuan tajam di dasar air terjun.

1 dari 2 halaman

Menderita luka parah

Korban© Foto: Viral Press

 

Saipov menderita luka dalam di kepala. Menyebabkan ia kehilangan banyak darah.

Paramedis menyatakan, ia meninggal di tempat kejadian. Tubuhnya pun langsung dibawa ke rumah sakit Ranong untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi kemudian melanjutkan penyelidikan dengan menanyakan kejadian tersebut kepada teman-teman Saipov. Semuanya mengatakan Saipov berdiri di atas bebatuan air terjun untuk berfoto selfie.

2 dari 2 halaman

Mengabaikan peringatan pengelola

Teman-teman korban© Foto: Viral Press

 

Chalit Sinrojthanakorn, Kepala taman nasional mengatakan Soipov telah mengabaikan peringatan untuk tidak mendekati tepi air terjun karena permukaannya yang licin.

“ Segera setelah kami menerima panggilan tersebut, kami langsung berkoodinasi dengan layanan penyelamat dan pihak kepolisian,” ungkapnya.

“ Mereka menyewa sepeda motor dan melakukan perjalanan dari Phuket. Almarhum berjalan menuju air terjun. Ia terpleset diatas bebatuan licin. Tubuhnya jatuh diantara batu-batu yang tajam. Ia tewas seketika karena mengeluarkan banyak darah dari hidung dan mulut,” lanjut Chalit.

Polisi mengatakan jenazah Saipov telah dikirim kerumah sakit untuk memastikan penyebab kematiannya. Mereka juga melaporkan peristiwa itu kepada Kedutaan Besar Uzbekistan di Thailand.

 

(Sumber: mirror.co.uk)

Beri Komentar