Ngeri! Buka Keran `Shower` yang Keluar Sosok...

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 1 Maret 2017 10:27
Ngeri! Buka Keran `Shower` yang Keluar Sosok...
Yang keluar bukan air.

Dream - Pengalaman ini mungkin bakal meninggalkan trauma panjang. Bagaimana tidak? Berharap bisa menyegarkan diri dengan mandi menggunakan air shower, yang keluar justru sesuatu yang tak diharapkan.

Menurut surat kabar Singapura, The Straits Time, pengalaman mengerikan itu dialami seorang penduduk di daerah Punggol, Singapura, pada Minggu, 26 Februari 2017. 

Sekawanan lebah ditemukan membuat sarang di shower kamar mandi di rumah tersebut. Beruntung lebah itu berhasil dilumpuhkan dengan menggunakan penyemprot serangga. 

Foto kawanan lebah yang mati itu dibagikan oleh pengguna Twitter @yokey017. Dia mengatakan kejadian tersebut menimpa rekannya.

Menurut Siakapkeli, serangga itu dibunuh menggunakan obat serangga yang disemprotkan langsung ke dalam shower tersebut.

Ketika dihubungi oleh The Straits Times, @yokey017 mengatakan rekannya enggan diwawancarai tetapi membenarkan kejadian tersebut.

1 dari 2 halaman

Mengerikan, Ribuan Laba-laba Misterius Ambil Alih Kota Ini

Dream - Sebuah fenomena unik terjadi di Maningrida. Kota kecil yang terletak 300 mil atau sekitar 483 kilometer di sebelah timur Darwin, Australia, itu tengah diambil alih" oleh laba-laba.

Dikutip Dream dari laman Metro.co.uk, Jumat 26 Juni 2015, diperkirakan lebih dari 25 ribu laba-laba menyerbu kota itu. Para ilmuwan masih bingung mengapa ribuan laba-laba itu keluar dari sarang dan berkeliaran di kota tersebut.

Meski demikian, salah satu ahli laba-laba, Dr Robert Raven, mengatakan " ekspansi" laba-laba ini menjadi peluang untuk mendapatkan informasi penting terhadap penelitian kesehatan.

" Biasanya, saya menemukan dua atau tiga ratus laba-laba dalam satu titik. Agaknya ada sesuatu yang hilang yang mengganggu mereka atau ada sesuatu yang bagus untuk mereka [seperti makanan]," kata Raven.

" Ini menjadi sebuah pemandangan indah dalam ilmu pengetahuan, yang bisa saya katakan 'saya tidak tahu'," tambah dia.

Meski berkeliaran di mana-mana, warga Kota Maningrida diimbau tak panik. Sebab, laba-laba yang berkeliaran tersebut tidak mematikan bagi manusia. Itu kabar baiknya.

Kabar buruknya, salah satu taring dari laba-laba itu bisa merobek kulit manusia. Laba-laba itu juga bisa memasukkan racun melalui sobekan itu. Jika sudah demikian, seseorang bisa mengalami muntah-muntah selama enam jam.

Laba-laba ini belum memiliki nama. Namun masyarakat sekitar menjulukinya sebagai " diving tarantula" , karena kemampuan menciptakan gelembung udara yang memungkinkannya hidup di dalam air.

2 dari 2 halaman

Tewas Dipatuk Ular, Pemuda Ini Hidup Lagi, Lalu...

Dream - Seorang pemuda dinyatakan meninggal dunia karena dipatuk ular. Tetapi, dia hidup lagi saat akan dikremasi.

Sandeep, dialah pemuda tersebut. Pemuda 23 tahun ini, dipatuk ular saat tengah mengumpulkan kayu bakar di hutan. Dia lalu pulang ke rumahnya di Distrik Raisen, Negara Bagian Madhya Pradesh, India.

Saat di rumah, dia menceritakan apa yang dialami kepada keluarganya. Alih-alih membawa Sandeep ke rumah sakit, mereka justru membawa pemuda itu ke dukun di dekat desa.

Tapi pengobatan dukun itu ternyata tidak efektif. Pemuda itu diduga telah meninggal. Keluarga memutuskan untuk melakukan kremasi.

Penduduk desa bingung saat akan mengremasi jasad Sandeep. Sebab, sebagian dari mereka meyakini seseorang yang meninggal karena dipatuk ular seharusnya dikubur daripada dikremasi.

Akhirnya diputuskan jasad tersebut dikuburkan di pemakaman setempat sembari menunggu pembakaran jenazah siap.

Tetapi ketika api membesar dan mulai menyentuh kulit Sandeep, dia mulai berteriak dan orang-orang langsung sadar pemuda itu masih hidup.

Sandeep kemudian dibawa lagi ke dukun yang sama ketimbang ke rumah sakit saat dia sadar. Lagi-lagi, hidupnya tidak selamat dan dukun itu menyatakan Sandeep telah meninggal untuk kedua kalinya.

Dia lalu dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengujian post-mortem.

Di India, banyak orang yang masih meyakini praktik tahayul. Hal itu menjadi sebab mengapa banyak orang dibawa ke dukun ketimbang ke rumah sakit.

Sumber: Mirror.co.uk

Beri Komentar