Gadis Remaja Keluarkan Darah Saat Menangis, Penyebab Misterius

Reporter : Ulyaeni Maulida
Jumat, 25 September 2020 14:47
Gadis Remaja Keluarkan Darah Saat Menangis, Penyebab Misterius
Dokter masih melakukan banyak tes untuk mengetahui penyebabnya.

Dream – Kejadian aneh menimpa seorang gadis berusia 15 tahun di Brasil. Remaja malang itu kerap mengeluarkan darah dari matanya, layaknya orang yang sedang menangis.

Namun penyebab matanya mengeluarkan darah masih menjadi misteri. Para dokter yang memeriksanya, masih dibuat bingung dengan kejadian langka tersebut.

Gadis yang bernama Doris tersebut mulai merasa sakit sejak 12 September lalu. Ia pun pergi ke rumah sakit bersama sang ibu.

Awalnya Doris merasa sakit di bagian perut. Dokter mendiagnosisnya terkena batu ginjal. Kemudian, ia diberikan obat untuk menghilangkan rasa sakitnya.

1 dari 3 halaman

Tiba-Tiba Mata Mengelurkan Darah

Menangis darah© Foto: odditycentral.com

Namun, pada hari Minggu, Doris kembali dilarikan ke ruang gawat darurat. Setelah darah keluar dari salah satu matanya.

Dokter yang memeriksa Doris pun belum mengetahui penyebab dari air mata darah tersebut. Karena ia tak mengalami rasa sakit dibagian matanya.

 

2 dari 3 halaman

Jalani Banyak Tes

“ Anak perempuan saya melakukan berbagai macam tes. Tetapi para dokter tidak dapat menemukan penyebabnya. Sehingga kami kembali kerumah,” ungkap sang ibu, Juliana Teixeira de Miranda.

Juliana mengklaim beberapa jam setelah mereka kembali dari rumah sakit, darah mulai mengalir dari mata anaknya.

Doris mengatakan ia mengalami air mata darah sejak 13 September. Gejalanya pun dapat muncul kapan saja.

 

3 dari 3 halaman

Diagnosa Sementara

Ilustrasi© Freepik

Pihak rumah sakit pun meminta pernyataan dari pihak keluarga Doris, agar ia dapat melakukan tes lebih banyak lagi. Untuk mengetahui penyebab pasti dari kejadian tak biasa tersebut.

“ Dalam medis, kondisi ini disebut Hemolacria. Hemolacria adalah kondisi di mana seseorang mengeluarkan air mata berwarna merah seperti darah. Pengobatannya pun tergantung dari penyebabnya. Namun ada juga yang dapat hilang dengan sendirinya,” ungkap dokter mata Rafael Antonio Barbosa Delsin.

Selanjutnya, Doris masih harus menjalani beberapa tes lain. Untuk mengetahui penyebab dan bagaimana cara pengobatannya.

(Sumber: odditycentral.com)

Beri Komentar