Pengakuan Mengejutkan Anak Anggota DPRD Bekasi Rudapaksa dan Jual Remaja Putri

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 25 Mei 2021 17:30
Pengakuan Mengejutkan Anak Anggota DPRD Bekasi Rudapaksa dan Jual Remaja Putri
AT dijerat dengan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Dream - Amri Tanjung alias AT, anak anggota DPRD Kota Bekasi, ditahan penyidik Polres Metro Bekasi Kota. Dia dijerat dengan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Amri dilaporkan karena kasus menyetubuhi anak di bawah umur berinisial PU. Polisi telah melakukan pemeriksaan dan menetapkan Amri sebagai tersangka. Amri lalu diserahkan orangtuanya setelah keberadaannya di Bandung tercium aparat penegak hukum.

Tak hanya menyetubuhi korban, kepada wartawan Amri juga mengakui telah melakukan tindak kekerasan dengan memukul bocah malang itu sebanyak dua kali. Tapi, tersangka membantah pernah menyekap korban.

" Tidak pernah korban saya sekap," kata Amri di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat 21 Mei 2021.

 

1 dari 4 halaman

Awal Perkenalan

Pertemuan Amir dengan korban bermula dari media sosial. Keduanya lalu akrab dan memutuskan tinggal bareng di indekos. Amri menyebut, orangtua korban juga mengetahui hal tersebut.

" Saya dengan dia terlalu dekat, mungkin korban menganggap saya sebagai pacarnya," kata dia.

Sebelum kenal, korban sudah bermain aplikasi MiChat. Aplikasi yang disebut-sebut digunakan tersangka menjual korban ke pria hidung belang.

" Saya belajar dari dia," ucap dia.

 

 

2 dari 4 halaman

Marah Soal Open BO

Adapun aksi pemukulan bermula ketika tersangka mengaku memergoki korban pernah berhubungan dengan kawannya lewat aplikasi yang dipakai booking online.

" Awalnya saya mau nemenin dia main mi chat (open BO) tapi asal jangan sama teman saya, tapi di saat itu saya lihat WA-nya dia dan ketahuan kalau korban pernah open BO sama teman saya," kata dia.

Setelah mendapat pengakuan dari korban yang mengaku karena dipukul dua kali oleh pelaku, Amri dan korban akhirnya memutuskan berdamai.

" Dari situ kita berdamai berdua dan akhirnya korban pulang ke rumah orangtuanya," ucap dia.

 

 

 

3 dari 4 halaman

Ayah Minta Maaf

Keluarga Amri Tanjung yang merupakan anggota DPRD Kota Bekasi, IHT, memohon maaf kepada korban dan publik atas perilaku anaknya.

" Kami dari kuasa hukum mewakili keluarga dan AT menyampaikan permohonan maaf setinggi-tingginya kepada korban, berserta ortunya dan keluarganya," kata kuasa hukum AT dan keluarga IHT, Bambang Sunaryo kepada wartawan di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat, 21 Mei 2021.

AT sudah ditahan penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota. AT diserahkan keluarga setelah dijemput di tempat persembunyiannya di Bandung, Jawa Barat pagi tadi pukul 04.00 Wib.

" Kedua kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Bekasi, jika masalah ini menjadi konsumsi publik dan masyarakat Indonesia," kata Bambang.

 

 

 

4 dari 4 halaman

Diminta Proses Secara Professional

Pesan terakhir, kata dia, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah memproses kasus tersebut secara transparan dan akuntabel. Sebabnya, AT merupakan anak dari seorang pejabat di lingkungan lembaga legislatif Kota Bekasi.

" Silakan diproses secara profesional," kata Bambang.

AT dilaporkan ke polisi sekitar sebulan yang lalu oleh orang tua korban. Laporannya bernomor LP/971/K/IV/2021/SPKT/Restro Bekasi Kota. Selama penyelidikan polisi, KPAD Kota Bekasi mengungkap ada dugaan perdagangan orang dalam perkara ini.

Sumber: merdeka.com