Ditilang, Pengemudi Mobil Ngaku Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 5 Mei 2021 19:09
Ditilang, Pengemudi Mobil Ngaku Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara
Terus siapa nih kaisarnya?

Dream - Kendaraan berpelat nomor SN 45 RSD dengan identitas kendaraan yang diterbitkan oleh 'Negara Kekaisaran Sunda Nusantara' ditahan oleh Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menuturkan, penilangan tersebut berdasarkan aturan hukum yang berlaku.

" Kita tilang berdasarkan Undang-Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ)," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu 5 Mei 2021.

Tidak hanya ditilang, saat ini penyidik Polda Metro Jaya juga tengah menyelidiki apakah ada unsur pidana dalam perkara tersebut.

" Kita akan koordinasi dengan penyidik reserse apakah ada pelanggaran pidananya," tambahnya.

1 dari 2 halaman

Dua Orang Diamankan

Pada kesempatan terpisah, Kepala Sat PJR Polda Metro Jaya Kompol Akmal mengatakan saat ini kendaraan dengan pelat dan identitas palsu tersebut ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Polisi juga mengamankan dua pria yang ada di dalam kendaraan tersebut untuk dimintai keterangan.

" Kita amankan dua orang semuanya mengaku warga negara Kekaisaran Sunda Nusantara, dua pria. Ini ada semacam KTP-nya," ujar Akmal.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, anggota Ditlantas Polda Metro Jaya menjaring Mitsubishi Pajero Sport di KM 3 Tol Cawang, sekira pukul 11.00 WIB pada Rabu, 5 Mei 2021. Pengendara diduga menggunakan pelat nomor yang tidak sesuai ketentuan. Pengemudi dan penumpang pun telah dimintai keterangan.

Kepada polisi, dia mengaku hendak menuju ke Bogor untuk menjemput keluarganya. Tak hanya itu, mereka juga mengaku sebagai warga Kekaisaran Sunda Nusantara.

Adapun pasal yang dikenakan kepada pengemudi kendaraan tersebut yakni Pasal 288 dan 280 UU LLAJ.

" Sementara kita tilang. Tidak ada dokumen, Pasal 288 sama 280. Dia pelanggaran tidak ada nomor dan tidak dapat menunjukkan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan)," pungkasnya.

Sumber: liputan6.com

 

 

Beri Komentar