Piton Raksasa Telan Kucing di Jalanan Bikin Geger Warga

Reporter : Ulyaeni Maulida
Rabu, 2 September 2020 08:12
Piton Raksasa Telan Kucing di Jalanan Bikin Geger Warga
Kucing malang itu pun tewas seketika.

Dream – Seorang pengguna jalan merekam kejadian tak biasa saat seekor piton raksasa tengah menggeliat di sebuah halaman. Mulut hewan melata itu tengah terbuka saat hendak memangsa seekor kucing. Peristiwa yang terjadi disalah satu jalanan Singapura itu berhasil membuat warga sekitar heboh.

Dalam video tersebut terlihat ular piton berukuran besar itu secara perlahan memasukkan tubuh kucing ke dalam mulutnya. Tubuh kucing malang itu telah sepenuhnya berada dalam lilitan ular piton yang kuat.

Bahkan ular piton itu melepaskan rahangnya agar tubuh kucing dapat masuk sepenuhnya ke dalam mulutnya. Dan nampak jelas dalam rekaman video tersebut, ular piton berhasil menelan kepala kucing. Dengan bagian tubuh lainnya masih terlilit.

1 dari 2 halaman

Ular piton tidak akan dibunuh

Ular piton© Foto: derlau/Newsflash

Melihat kejadian tersebut, seorang pria mencoba menusuk ular piton dengan sebuah tongkat. Membuat ular piton bergerak cepat kearah bawah mobil yang tengah terparkir.

Insiden itu direkam di salah satu kota di Singapura. Tepatnya pada hari Minggu, 30 Agustus lalu. Dan kini video yang diunggah pada salah satu platform media sosial itu pun telah tersebar luas.

Biasanya, jika situasi seperti itu terjadi, ular akan ditangkap kemudian dilepaskan kembali ke alam liar. Dengan menyembunyikan lokasi pelepasannya.

Kejadian ular memangsa kucing ini pun bukan yang pertama kali terjadi di Singapura. Dua minggu lalu, seekor kucing bernama Garfield ditemukan tewas dimangsa ular piton lainnya.

2 dari 2 halaman

Ular piton banyak hidup di tengah kota

Ilustrasi© Pixabay.com

Kehidupan ular piton di Singapura nampaknya sudah menjadi hal yang biasa. Diketahui bahwa ular tersebut dapat beradaptasi dengan baik di daerah perkotaan dan mereka biasanya memangsa hewan-hewan berukuran kecil.

Ular piton menggunakan kekuatannya yang luar biasa untuk melilit mangsanya. Dan akan tewas seketika karena tertutupnya aliran darah. Menyebabkan serangan jantung atau karena diafragma menyempit, sehingga paru-paru tidak dapat menyalurkan oksigen dengan baik.

Seorang juru bicara kelompok penyelamat satwa liar mengatakan bahwa semua hewan-hewan tersebut tengah bertahan hidup.

“ Kami merasa kasihan dengan apa yang terjadi pada kucing malang tersebut. Tetapi ini adalah risiko yang harus dihadapi. Karena para hewan-hewan tersebut hanya mencoba untuk bertahan hidup.”

(Sumber: dailystar.co.uk)

Beri Komentar