Polisi dan Istrinya Kompak Curi Pakaian dalam Polwan

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 6 Agustus 2019 11:29
Polisi dan Istrinya Kompak Curi Pakaian dalam Polwan
Astaga ternyata alasannya...

Dream - Seorang personil kepolisian Johor, Malaysia dan istrinya diamankan karena menjebol rumah koleganya untuk mencuri pakaian dalam, 2 Agustus 2019. 

Dilaporkan World of Buzz, korban merupakan polwan. Polwan tersebut menyadari rumahnya kedatangan maling ketika pukul 02.30 waktu setempat.

Dia menemukan jejak sandal di rumah dan tempat tidurnya. Selain itu, beberapa pasang celana dalamnya menghilang.

Selama penangkapan, polisi menemukan, 12 celana dalam perempuan dan dua bra milik si polwan.

Rupanya, ini bukan kali pertama tersangka yang dilaporkan korban. Polwan, yang jadi korban, pernah menjadi korban pelecehan seksual online oleh pelaku yang sama beberapa bulan yang lalu.

Si polwan merasa bingung ketika rekannya sendiri diketahui sebagai pelaku pembobolan rumahnya. Pelaku mengakui perbuatannya mencuri pakaian dalam.

Tapi, yang mengejutkan, istri pelaku juga turut serta dalam pencurian.

Kepala Polisi Kulai, Inspektur Tok Beng Yeow mengkonfirmasi penangkapan tersebut. Dia memastikan polisi tidak akan berkompromi pada polisi yang melanggar hukum.

1 dari 5 halaman

Intip Istri Tetangga Mandi, Pria Tewas Terkejut

Dream - Seorang pria dilaporkan tewas akibat terkejut lantas terjatuh saat sedang asyik mengintip seorang wanita yang sedang mandi.

Lebih buruk lagi, wanita yang dikenal sebagai Dahlia itu merupakan istri tetangganya sendiri. Insiden itu dilaporkan terjadi di Jawa Barat, Indonesia.

Dahlia melihat sepasang mata yang sedang mengintai di celah kamar mandi rumahnya. Yang mengejutkan lagi, ternyata itu seorang lelaki yang hanya berpakaian dalam saja.

Hal itu membuat si wanita terkejut dan sontak berteriak memanggil suaminya.

Pria berusia 46 tahun yang mengintip itu mendadak ditemukan tak sadarkan diri oleh istrinya di belakang rumah kontrakan mereka. Sang istri yang mendengar jeritan ketakutan Mawar terus bergegas ke belakang rumah untuk melihat apa yang terjadi.

2 dari 5 halaman

Ternyata Bukan Kali Pertama

Si Pria yang dikenal sebagai Ajun itu ditemukan sudah dalam keadaan tak sadarkan diri. Ajun terjatuh karena terkejut perbuatannya terbongkar. Dia pun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Hasil pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan jika Ajun tewas akibat sakit jantung. Polisi pun mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Dari informasi yang didapatkan, polisi mendapati jijka ini bukan kali pertama Ajun berperilaku seperti ini. Menurut warga setempat, Ajun memang dikenal suka mengintip orang mandi di kawasan tersebut.

(Sumber: mynewshub.cc)

3 dari 5 halaman

Dua Maling Tewas Saat Menggarong Rumah Ahli Karate di Jaktim

Dream - Dua maling yang menyatroni sebuah rumah di Jalan Wiradharma V Blok R-15 Perumahan TNI AU Waringin Permai, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur tewas. Mereka kalah duel dengan sang pemilik rumah, Deni Riono, yang merupakan ahli karate.

Menurut Kapolsek Makasar, Kompol Nurdin, peristiwa ini terjadi pada Senin pagi, 11 September 2017. " Kira-kira jam 05.30 WIB, dia (pelaku) datang ke rumah (Deni)," ujar Nurdin.

Dia menambahkan, saat itu Deni datang ke rumahnya melihat sudah dalam kondisi berantakan. Setelah itu, Deni menghubungi temannya untuk meminta bantuan membereskan rumah.

Ketika menelepon temannya, Deni melihat ada orang di dalam kamar. Tanpa basa-basi mereka akhirnya saling pukul. " Akhirnya berduel lah, karena memang ahli karate ya. Pelaku sempat melempar tas yang isinya macam-macam tapi tidak kena," kata Nurdin.

Dalam perkelahian itu...

4 dari 5 halaman

"Akhirnya Matilah"

Para pencuri mengambil belati yang ada di kamar Deni. Saat itulah, saling tusuk terjadi.

 " Yang nusuk awalnya pelaku (maling). Tapi, karena memang dia (Deni) ahli karate dan lebih besar juga badannya, akhirnya matilah (pelaku)," ujar Nurdin.

Dalam perkara ini, Nurdin belum dapat menjelaskan apakah Deni dapat dikenakan hukuman atau tidak. Sebab, kondisinya saat itu sedang membela diri. " Ya kalau keadaan terpaksa, dari pada korban yang meninggal," ucap Nurdin.

Saat ini, polisi tengah memintai keterangan Deni dan empat orang saksi lainnya. Sementara, polisi belum mengetahui identitas dua pencuri yang tewas itu.

" Identitas pelaku belum diketahui," kata Nurdin.

5 dari 5 halaman

Istri Bangun, Lihat Pria di Kamar Dikira Suami, Astaga Ternyata Itu...

Dream - Seorang pria berinisil SU, yang berprofesi sebagai penjaga tambak diamuk warga Jalan Jembatan Bongkok, RT 21, Keluarahan Karang Anyar Pantai, Tarakan, karena ketahuan mencuri di salah satu rumah, Kamis pekan lalu.

Awalnya, aksi SU berjalan mulus. Pelaku berhasil masuk ke dalam rumah lalu membuka sebuah lemari yang terletak di salah satu kamar.
Tapi, tak lama berselang keberadaan pelaku diketahui pemilik rumah.

Dijelaskan Paur Subbag Humas Polres Tarakan, Ipda Denny Mardiyanto dikutip dari laman JPNN.com, Kamis 10 Agustus 2017, istri MF--pemilik rumah, tak sengaja terbangun dan melihat pelaku masuk ke dalam salah kamar.

Awalnya dia mengira pelaku adalah suaminya yang masuk ke dalam kamar kemudian membuka lemari. Namun, setelah dia memperhatikan, ternyata yang masuk ke dalam kamar bukan suaminya. Ternyata seorang pria yang identitasnya tidak diketahui.

Setelah tahu ternyata itu adalah pencuri, istri MF berteriak meminta tolong sambil memanggil suaminya. Saat itu, yang bangun pertama adalah anak MF.

Panik, pelaku langsung mengeluarkan sebuah keris dengan maksud memberikan ancaman dan berusaha melindungi dirinya. Perkelahian antara anak MF dan pelaku tak terhindarkan.

Akibat perkelahian tersebut, korban mengalami luka robek di tangan kanannya dan luka tusuk di bagian punggung sebelah kiri korban.

Hanya berselang beberapa saat, MF terbangun dan langsung menolong anaknya. MF berusaha melumpuhkan SU. Perkelahian keduanya pun terjadi lagi.

Pelaku akhirnya dalam dilumpuhkan. MF kemudian mengikat leher pelaku dengan menggunakan sebuah sarung. Warga pun yang mendengar suara teriakan istri MF langsung berdatangan.

SU pun tak luput dari bahan amukan masyarakat yang berdatangan.
Beberapa saat kemudian polisi datang langsung membawa korban dan pelaku ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

(Sumber: JPNN.com)

Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak