Potret Menyedihkan Korban Penipuan WO Pandamanda Saat Jalani Resepsi

Reporter : Idho Rahaldi
Jumat, 7 Februari 2020 16:44
Potret Menyedihkan Korban Penipuan WO Pandamanda Saat Jalani Resepsi
Tega banget...

Dream - Perjalanan panjang penipuan dengan berkedok menawarkan jasa vendor pernikahan di Depok, Jawa Barat akhirnya berakhir.

Anwar Said, pemilik jasa Wedding Organizer Pandamanda telah diamankan Polres Metro Depok, Senin, 3 Februari 2020. Penangkapan dilakkan setelah klien yang menjadi korban jasa wedding organizer (WO) melaporkan kasusnya ke polisi.

Melansir Merdeka.com, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah mengungkapkan pelaku telah melakukan aksinya terhadap puluhan korban. Mereka silih berganti berdatangan ke Polres Metro Depok untuk melaporkan kasusnya.

" Sudah ada 40 korban yang melapor. Kerugian diprediksi sampai Rp2,5 miliar," ucapnya.

Dari hasil penyidikan diketahui WO ini mulai menghadapi kendala sejak pemilik mulai menggunakan uang jasa klien untuk operasional kantor dan keperluan pribadi.

Puncaknya terjadi pada Minggu, 2 Februari kemarin. Di hari itu, Pandamanda mendapat pesanan 10 event pernikahann yang harus digelarnya. Namun, hanya beberapa saja yang bisa digelar.

1 dari 6 halaman

Menyedihkan

Kasus ini pun sontak membuat geger media sosial. Satu per satu korban bermunculan menceritakan kisah mereka telah ditipu oleh pemilik WO tersebut.

Terhangat dalah kasus Isnaini. Pernikahan yang diharapkan meriah dan lancar justru hanya terlaksana seadanya.

Karena saat hari H, tepatnya pada Minggu, 2 Februari 2020 kemarin, dia terpaksa menggunakan janur dan dekorasi bekas pengantin lain yang belum dilepas oleh pihak vendor.

" Dari pukul 14.00 hingga 16.00 sore, tidak ada katering sama sekali dan dekorasi pun akhirnya dibantu oleh pengelola gedung," katanya.

Dia juga mengaku sudah membayar Rp 50 juta pada pihak WO. Dia tahu promo tersebut dari media sosial.

" Kita dapat informasinya dari instagram ada paket promo nikah murah dari Wedding Organizer Pandamanda, rupanya zonk gini," ucapnya sedih.

2 dari 6 halaman

Tega

Korban lainnya yakni Nay dan Evan. Kisahnya itu diceritakan oleh seorang pembawa acara dari pernikahan tersebut melalui akun instagram pribadinya, @bp2_febrian.

Pemilik akun mengaku melihat keanehan saat datang ke gedung pernikahan. Saat acara dimulai,  makanan tidak kunjung datang.

Kedua mempelai yang duduk di pelaminan juga menggunakan dekorasi bekas acara sebelumnya.

      View this post on Instagram    

2 FEBRUARI 2020. Inilah moment yang sangat menyedihkan bagi pasangan Nay dan Evan. Dimana team PANDAMANDA melakukan penipuan terhadap keluarga pengantin. Makanan tidak datang, pelaminan bekas acara sebelumnya dan bukan yang di pesan. Tamu undangan ada 1200 suasana begitu ramai. Tapi @anwar_bocikaw @gallery_pandamanda @pandamanda_weddingdecoration tidak komitmen dan menghancurkan acara sakral mulai dari akad sampai Resepsi... SAYA YANG MENJADI MC PADA HARI ITU. Bukan hanya itu, hampir semua vendor di hutangin oleh PANDAMANDA. Buat anda semua nya, hati hati dalam memilih team WO dalam membuat acara.... #pandamandaweddingorganizer #pandamandapenipu #mcakad #mcjakarta #penipuan #mcfebrian #febrybengkulu #febrian @metrotv @transtv_corp @officialtrans7 @tvonenews @kompastv @hariankompas @kompascom @tvrinasional @antv_official @cnnindonesia @cnn @p3htranstv @officialinewstv @mncupdate @officialmnctv @mncnewsroom @kisspagi @lambeturah_official @gallery_pandamanda @anwar_bocikaw @pandamanda_weddingdecoration

A post shared by FEBRIAN BINTANG PANTURA 2 (@bp2_febrian) on

 " Inilah moment yang sangat menyedihkan bagi pasangan Nay dan Evan. Dimana team PANDAMANDA melakukan penipuan terhadap keluarga pengantin.

Makanan tidak datang, pelaminan bekas acara sebelumnya dan bukan yang di pesan. Tamu undangan ada 1200 suasana begitu ramai.

Tapi @anwar_bocikaw @gallery_pandamanda @pandamanda_weddingdecoration tidak komitmen dan menghancurkan acara sakral mulai dari akad sampai Resepsi... SAYA YANG MENJADI MC PADA HARI ITU.

Bukan hanya itu, hampir semua vendor di hutangin oleh PANDAMANDA. Buat anda semua nya, hati hati dalam memilih team WO dalam membuat acara....," tulisnya.

Atas perbuatannya, Anwar Said kini dijerat Pasal 378 tentang penipuan. Sejauh ini sudah 40 pasangan yang menjadi korbannya dengan kerugian Rp 2,5 miliar.

3 dari 6 halaman

Calon Pengantin Ditipu WO yang Kabur di Hari H, Keluarga Pingsan

Dream - Menggunakan jasa wedding organizer (WO) pernikahan memang memberikan keuntungan sendiri.

Kamu tidak perlu lagi repot-repot atau dipusingkan mencari kebutuhan pernikahan. Sehingga kamu bisa lebih fokus menyiapkan mental menuju hari H.

Meski begitu, kamu juga tetap harus teliti saat memilih wedding organizer. Jangan sampai apa yang dialami calon pengantin ini juga terjadi padamu.

 

 

4 dari 6 halaman

Ditipu WO

Baru-baru ini seorang pengguna twitter dengan akun @_ifad menceritakan kisah pilu dimana calon pengantin ditipu oleh wedding organizer di hari istimewanya.

" Sharing kisah dari teman di IG tentang Wedding Organizer (WO) yang nipu kliennya, pas hari H pernikahan WOnya kabur tak terlihat batang hidungnya, dan gedung juga kosong melompong," cuit @_ifad.

Postingan itu memperlihatkan tangkapan layar dari instastories temannya.

Peristiwa tragis ini bermula saat teman pemilik akun bernama Raras mendapat telepon dari WO untuk memesan makanan pada hari Sabtu, 24 Agustus 2019.

Raras yang merupakan pemilik perusahaan catering sebenarnya sudah mengetahui jika WO yang menelponnya itu memiliki rekam jejak yang tidak baik sehingga pesanan makanan itu ia tolak.

" Dia telepon bilang mau pesan buat besok malam di salah satu gedung di Jakarta Timur. Nggak pakai lama gue langsung bilang kita nggak bisa karena udah closed banget dan dia masih santai bilang diminta tolong sama teman karena WO itu dinyatakan pailit nggak bisa bayar (she is talking about her self)," ungkap Raras.

5 dari 6 halaman

Benar-benar Mengalami Masalah

Malam berikutnya, Raras mendapat kabar dari kakaknya jika sanggar yang juga di booking oleh WO tersebut benar-benar mengalami masalah.

Betapa tidak, saat sanggar sudah sampai di gedung tempat resepsi pernikahan, ternyata gedung itu sudah dipesan atas nama pengantin lain.

" Tidak ada perwakilan WO yang datang sampai saat mau akad nikah. Keluarganya udah pingsan-pingsan nggak ada yang bisa dihubungi, tapi akad mesti jalan dengan solusi dipinjamkan di gedung lain yang masih satu area sama gedung itu," cerita Raras di Instastory-nya

6 dari 6 halaman

Kosong Melompong

" Vendor nggak ada satu pun yang datang kecuali sanggar, jadi kebayang nggak lo tu gedung kosong melompong. Akhirnya si sanggar berbaik hati nolongin keluarga dengan kondisi carut marut," ungkapnya.

  Kosong© dream.co.id

Pemilik akun Instagram @__raras ini kemudian mencoba pergi ke gedung resepsi untuk cek keadaan di sana. Raras pun prihatin karena dekor pernikahan dan catering tidak ada, hanya pelaminan dan vendor foto, serta mc yang sudah siap.

  Wedding© dream.co.id

" Yang jelas buat pelajaran nih calon pengantin, jangan mau diiming-imingi harga murah, kantor nggak jelas dan janji-janji manis atau cuma sebatas dari Instagram. Sebelum DP lo mesti tau dulu dan ngobrol sama vendor-vendornya yang partneran sama dia, minimal punya kontaknya," imbuh Raras.

Beri Komentar
Cara Samuel Rizal Terapkan Hidup Sehat Pada Anak