Pura-Pura Terinfeksi Virus Corona, Wanita Ini Selamat dari Pemerkosaan

Reporter : Sugiono
Senin, 10 Februari 2020 07:48
Pura-Pura Terinfeksi Virus Corona, Wanita Ini Selamat dari Pemerkosaan
Kata-kata 'terinfeksi virus corona' rupanya telah menjadi senjata ampuh menangkal aksi perampokan dan pemerkosaan.

Dream - Seorang wanita di China selamat dari pemerkosaan setelah berpura-pura sakit karena terjangkit virus corona.

Dalam insiden hari Jumat itu, tersangka berusia 25 tahun masuk ke kamar korban dan menyerangnya.

Menyadari dirinya dalam bahaya, wanita itu menjerit dan mengaku bahwa dia baru saja kembali dari Wuhan.

Dia bilang telah didiagnosis positif menderita virus corona dan saat ini sedang menjalani karantina.

" Saya baru saja dari Wuhan dan terinfeksi (virus), jadi saya sendirian di rumah karena dikarantina," teriak korban ketika tersangka berusaha menyerangnya.

Korban juga pura-pura batuk dan mendorong tersangka yang diduga mencoba mencekik leher dan membekap mulutnya.

1 dari 6 halaman

Terpedaya

Terperdaya oleh kata-kata wanita itu, tersangka melarikan diri setelah membawa pergi uang senilai 3.080 yuan (sekitar Rp6 juta).

Insiden itu terjadi di kota Pingba dekat distrik Jingshan, tiga jam perjalanan dari Wuhan, Provinsi Hubei.

Menurut polisi setempat, tersangka awalnya ingin merampok karena kekurangan uang.

Namun setelah memasuki rumah korban, pelaku melakukan serangan seksual setelah melihat korban sendirian.

Setelah selamat dari pemerkosaan, korban melaporkan kejadian itu ke polisi. Tersangka menyerah pada Senin malam dan saat ini ditahan.

Korban meninggal akibat terjangkit virus corona telah melampaui angka 500 orang. Sementara yang terinfeksi lebih dari 20.000 orang di seluruh dunia.

Sumber: Siakapkeli.my

2 dari 6 halaman

Virus Corona Lebih Menakutkan, Rampok Gasak Masker Daripada Dompet

Dream - Virus Corona telah menjadi momok bagi masyarakat dunia terutama warga Wuhan, provinsi Hubei, China yang menjadi pusat penyebarannya. Saking menakutkannya, seorang perampok dikabarkan lari tunggang langgang saat korbannya berpura-pura mengaku terpapar virus 2019-nCoV tersebut. 

(Baca: Perampok Ketakutan dan Kabur, Korbannya Mengaku Terinfeksi Virus Corona)

Kabar terbaru dari kecemasan masyarakat akan momok virus Corona terjadi di Hong Kong. Kali ini berkaitan dengan masker yang menjadi barang langka sekaligus mahal di beberapa negara yang berdekatan dengan China. 

Wabah virus corona baru atau 2019-nCov memang membuat krisis kekurangan masker untuk menutup hidung dan mulut. Hal itu membuat seseorang nekat melakukan apapun untuk mendapatkan masker.

Mengutip laman World Buzz, seorang pria Hong Kong melalui platfrom Facebook membagikan cerita tentang insiden tidak menyenangkan yang dialami ibunya.

Menurutnya, pada 3 Februari 2020 kemarin, ibunya pergi ke toko dekat rumah untuk membeli masker penutup hidung dan mulut untuk melindungi diri dari virus 2019-nCov.

Setelah mengantre cukup lama di konter, ibunya berhasil membawa pulang satu kotak masker untuk dipakai seluruh anggota keluarga.

3 dari 6 halaman

Dompet Dilupakan, Masker Dirampok

Tetapi, begitu ibunya meninggalkan toko dan hendak berjalan pulang, seorang perampok tiba-tiba mencegatnya.

" Ketika mau pulang, ibu saya dirampok. Pada saat kejadian, salah satu tangannya memegang kotak masker, sementara dompet dipegang tangan lainnya," tulisnya.

Namun, tanpa disangka-sangka, perampok itu tidak mengambil dompet ibunya. Dia malah merampas kotak masker dan langsung melarikan diri.

Berkaca dari kejadian itu, pria tersebut mengingatkan netizen untuk berhati-hati dalam situasi kritis yang disebabkan oleh penyebaran virus 2019-nCov yang begitu cepat.

Jika sebelumnya banyak yang berusaha menjaga barangnya, tapi dalam situasi seperti saat ini masker menjadi benda yang paling berharga.

Beberapa netizen yang membaca postingan pria Hong Kong terkejut dengan kejadian itu. Sebagian mengatakan mereka telah juga pernah mendapat pengalaman serupa.

Sementara netizen lainnya mengatakan sanitiser yang ditaruh di dalam tasnya pernah dicuri orang.

4 dari 6 halaman

Perampok Ketakutan dan Kabur, Korbannya Mengaku Terinfeksi Virus Corona

Dream - Virus Corona 2019-NCoV yang bersumber di Wuhan, China menjadi momok masyarakat dunia. Setiap orang berusaha melidungi diri dengan mengenakan masker sampai galon air untuk mencegah paparan virus tersebut. 

Ketakutan yang sama juga dirasakan seorang perampok di Kota Pingba, Chongqing, China. Dia langsung kabur ketakukan ketika korbannya mengaku sedang terinfeksi virus corona.

Cerita itu bermula ketika pelaku yang berusia 25 tahun itu kabur dari rumahnya di Kota Pingba. Dia kabur karena bertengkar dengan keluarga.

Kehabisan uang untuk bekal hidup, pelaku memutuskan untuk merampok. Sasarannya adalah sebuah rumah milik seorang wanita di Kota Pingba. Usai berhasil masuk, setiap sudut rumah diperiksanya untuk mencari barang berharga.

Kamar tidur pemilik rumah tak luput jadi sasarannya. Kala itu wanita penghuni rumah terlihat sedang tertidur.

Nahas wanita tadi merasakan ada seseorang yang masuk ke ruangannya. Dia terbangun dan langsung berteriak melihat seorang perampok berada di kamarnya.

5 dari 6 halaman

Korban Mengaku Menderita Virus Corona

Tanpa pikir panjang, pelaku langsung membekap mulut dan mencekik leher wanita itu. Dengan terbatah, si wanita mengatakan kalau dia sedang mengalami gejala mirip virus corona.

Tak lupa dia juga mengatakan baru mengunjungi Wuhan, kota yang menjadi pusat penyebaran virus corona.

" Saya baru saja kembali dari Wuhan dan saya sudah memiliki gejala infeksi. Jadi saya tinggal di rumah dan mengasingkan diri," kata dia.

6 dari 6 halaman

Cuma Bawa Kabur Rp157 Ribu dan Ponsel

Wanita itu kemudian beberapa kali batuk. Rupanya aksi pemilik rumah itu membuat si perampok percaya. Dia ngacir takut terinfeksi virus corona.

Namun, pikiran jahatnya tetap saja ada, dia kabur dengan membawa uang 80 yuan atau Rp157 ribu dan handphone korban.

Usai kejadian wanita itu melaporkan peristiwa yang dialaminya ke polisi. Mulanya, polisi mengalami kesulitan melacak karena pelaku menggunakan topeng ketika beraksi.

Namun, polisi menyelidiki aksen bahasa dan bentuk tubuhnya. Pelaku akhirnya ditemukan. Pelaku pun menyerah tanpa perlawanan.

(Sumber: worldofbuzz.com)

Beri Komentar
5 Kiat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Biar Nggak Gampang Sakit Bersama Tolak Angin