Rasa Mau Pingsan, Ditinggal Dua Tahun Lantaran Covid-19, Rumah Berjamur dan Barang Hancur Digigit Tikus

Reporter : Sugiono
Kamis, 18 November 2021 07:45
Rasa Mau Pingsan, Ditinggal Dua Tahun Lantaran Covid-19, Rumah Berjamur dan Barang Hancur Digigit Tikus
Dinding berjamur, tahi kucing bertebaran dan barang elektronik semuanya rusak - begitulah kondisi rumah yang terpaksa ditinggalkan hampir dua tahun lalu lantara pemilik tak bisa pulang akibat Covid.

Dream - Dinding berjamur, tahi kucing bertebaran serta barang elektronik semuanya rusak - begitulah keadaan sebuah rumah yang terpaksa ditinggalkan hampir dua tahun lalu.

Rumah itu terpaksa dalam kondisi kosong selama dua tahun karena pemiliknya terjebak, tidak bisa pulang lantaran situasi pandemi Covid-19.

Berbagi video keadaan rumahnya sebelum dan setelah ditinggalkan, pemilik rumah, Murnie Sulaiman, berkata dia pada mulanya berencana ke Singapura selama dua minggu.

Sayangnya, penutupan perbatasan internasional antara Singapura dan Malaysia, membuat perempuan berusia 33 itu terjebak di Negara Singa.

1 dari 6 halaman

Tak Bisa Pulang, Tertahan Selama 2 Tahun di Luar Negeri

" Selama hampir dua tahun saya tak bisa pulang ke Malaysia, tapi kali saya berusaha untuk balik juga sebab ayah sakit.

Dua tahun ditinggalkan karena terjebak di luar negeri, rumah jadi rumah hantu.© Video TikTok

" Saya sampai sini 23 September dan akan balik ke Singapura pada 25 November ini," kata wanita Malaysia ini yang bekerja di bagian pelayanan supermarket FairPrice di Singapura.

Dua tahun ditinggalkan karena terjebak di luar negeri, rumah jadi rumah hantu.© Video TikTok

Menurut Murnie, sebelum meninggalkan rumahnya di Pasir Gudang, Johor, dia telah membersihkan rumah tersebut. Termasuk memumpuk tanaman bunga kesayangannya.

2 dari 6 halaman

Rasa Mau Pingsan Lihat Rumah Usai Ditinggal Dua Tahun

Namun keadaan rumahnya malah berubah seperti rumah hantu saat dia pulang setelah hampir dua tahun ditinggalkannya.

" Saat tersangkut di Singapura di bulan Mei, adik dan ibu saya sempat datang ambil mobil sekaligus lihat rumah. Mereka bilang rumah sangat bau busuk, sebab listrik terputus hingga membuat makanan dalam lemari es rusak.

Dua tahun ditinggalkan karena terjebak di luar negeri, rumah jadi rumah hantu.© Video TikTok

" Waktu itu semua makanan sudah dibuang dan mereka mengosongkan lemari es. Setelah itu tak ada orang tengokkan rumah hingga bulan lalu saya pulang dan lihat sendiri keadaannya.

" Memang rasa seperti mau pingsan. Di luar rumah penuh dengan tahi kucing dan bau busuk. Saat masuk rumah, tempat taruh TV basah kena air sebab pipa bocor jadi air mengalir keluar dari tangki toilet di atas," katanya.

3 dari 6 halaman

Barang-barang Dipenuhi Jamur

Bukan itu sahaja, pakaian di dalam lemari serta barang lain di dalamnya ikut rusak akibat ditumbuhi jamur.

Tidak hanya tas tangan, sepatu, dan baju yang rusak, bahkan di sofa juga banyak tumbuh jamur di dalamnya.

“ Dalam lemari semua baju berjamur, saat membuka lemari baju itu baunya tak tahu mau bilang apa.

" Ada juga baju yang sudah hancur. Lemarinya dan dinding rumah juga sama, semuanya penuh jamur dan lumut," katanya.

4 dari 6 halaman

Semuanya Rusak, Termasuk Bagian Dapur

Yang membuat Murnie semakin sedih adalah ada tikus yang mati di kabinet di dapur. Ukurannya cukup besar.

Dua tahun ditinggalkan karena terjebak di luar negeri, rumah jadi rumah hantu.© Video TikTok

" Habis barang-barang di dapur kena gigit tikus. Mesin cuci, TV, dan AC juga rusak.

" Setrika pun kena gigit tikus. Bahkan saat bersih-bersih ada seekor yang hidup keluar dari saluran air," ujar Murnie.

Tidak hanya itu, pintu-pintu di setiap kamarnya juga banyak rontok dimakan rayap. Murnie terpaksa membersihkan dan mengganti semuanya.

5 dari 6 halaman

Butuh Waktu Seminggu untuk Membersihkan Semuanya

Murnie mengaku stres karena memikirkan semua biaya perbaikan tersebut. Masalahnya dia sudah habis hampir 7.000 ringgit (sekitar Rp24 juta) untuk pulang ke Malaysia.

Belum lagi saat tiba di Malaysia, dia juga harus keluar uang cukup lumayan untuk biaya karantina dan PCR.

Dia butuh waktu hingga seminggu untuk membersihkan kembali rumahnya dengan bantuan ibu serta dua orang adiknya.

" Lantai sangat kotor dan tak tahu harus mulai dari mana. Geli juga sebab lantai basah selain penuh dengan tahi kecoak, tikus mati lagi.

" Tanah dalam pot bunga penuh tahi kucing. Tanaman semuanya mati dan pot juga ditumbuhi rumput-rumput liar," tambahnya.

6 dari 6 halaman

Bukan 'Tragedi' Pertama

Menurut Murnie ini bukanlah 'tragedi' pertama yang menimpa rumahnya akibat lama ditinggalkan.

" Sebelum ini pernah tinggalkan rumah dalam jangka waktu lama. Saat pulang ada anjing mati di car port, baunya jangan dibilang lah.

" Geli sih, tapi harus dibersihkan juga. Jadi dalam geli itu saya ambil kayu dan masukkan bangkainya dalam plastik hitam," pungkasnya.

Murnie hanya berharap supaya Covid-19 ini segera berakhir dan perbatasan negara akan dibuka lagi secepatnya.

Sumber: mStar

Beri Komentar