Salut! Kakek 55 Tahun Tetap Ikut Ujian Masuk Universitas Meski Gagal 25 Kali

Reporter : Nabila Hanum
Senin, 23 Mei 2022 12:46
Salut! Kakek 55 Tahun Tetap Ikut Ujian Masuk Universitas Meski Gagal 25 Kali
Tahun ini akan menjadi upayanya yang ke-26 untuk mengikuti ujian masuk universitas.

Dream - Jika gagal mengikuti ujian masuk universitas yang diinginkan, biasanya orang akan mencari alternatif lain. Memang ada juga yang mengulang di tahun berikutnya, tapi bila kembali gagal umumnya orang akan langsung merelakannya.

Namun tidak demikian dengan bapak-bapak asal China ini. Meskipun gagal dalam ujian masuk universitas (gaokao) hingga 25 kali berturut-turut, pria 55 tahun ini masih belum menyerah.

Pada usia 55 tahun, Liang Shi adalah pemilik perusahaan bahan bangunan yang sukses di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, China.

1 dari 3 halaman

Dikutip dari Oddity Central, dia bermimpi masuk ke Universitas Sichuan sejak dia masih remaja. Namun belum mencapai tujuannya, tahun ini akan menjadi upayanya yang ke-26 untuk mengikuti ujian masuk universitas.

“ Saya baru berusia 55 tahun, dan saya masih muda. Saya tidak mengalami kesulitan belajar sejarah dan geografi sejauh ini," kata Liang.

Ia memastikan akan terus mengikuti ujian masuk universitas sampai dia diterima di kampus impian.

2 dari 3 halaman

Skor Tak Cukup

Liang Shi© Sixth Tone

Liang Shi telah mengikuti ujian gaokao sejak 1983. Skor terbaiknya hanya 400 dari 750 poin yang menjadi syarat masuk.

Setelah gagal menyelesaikan bagian pemahaman sains dari ujian gaokao sebanyak 25 kali, Liang beralih ke seni tahun ini, berharap akhirnya bisa masuk Universitas Sichuan.

3 dari 3 halaman

Orang-orang di sekitarnya menyarankannya menyerah mengingat usianya sudah 55 tahun dan tidak mampu lagi menghafal materi.

“ Saya hanya menganggap skeptisisme orang sebagai motivasi dan menggunakan hasil tes saya untuk membuktikan bahwa mereka salah,” kata Liang Shi.

Gaokao dianggap oleh banyak orang sebagai ujian masuk universitas terberat di dunia. Banyak orang tua percaya bahwa ujian tunggal ini dapat menentukan masa depan anak-anak mereka.

Beri Komentar