Lepas Sebulan Tahan Nafsu, Pas Lebaran Pamer Foto Tak Pantas Bareng Pasangan

Reporter : Sugiono
Jumat, 29 Mei 2020 13:48
Lepas Sebulan Tahan Nafsu, Pas Lebaran Pamer Foto Tak Pantas Bareng Pasangan
Astaghfirullah! Sibuk ibadah dan menahan nafsu selama Ramadhan, begitu Lebaran pamer foto remas pantat pasangan jadi trending Twitter.

Dream - Umat Muslim menyambut Idul Fitri untuk merayakan kemenangan setelah mereka menunaikan kewajiban berpuasa selama bulan Ramadhan.

Di hari raya itu media sosial akan dibanjiri oleh foto-foto Lebaran yang dibagikan oleh netizen, baik bersama pasangan atau keluarga.

Namun, dalam beberapa hari belakangan ini, muncul tren baru berbagi foto yang dianggap mencemari kesucian Idul Fitri di Malaysia.

1 dari 3 halaman

Di tengah keinginan untuk meramaikan hari Raya Lebaran, ada sekelompok netizen Malaysia yang bertindak melampaui batas.

Beberapa akun Twitter warga Malaysia membagikan foto-foto yang tidak pantas di media sosial.

Foto-foto tersebut menunjukkan pasangan pacar atau suami istri yang sedang berpose berduaan. Tapi tangan si pria 'mendarat' di pantat wanita di sebelahnya.

 Berbagi foto tak pantas saat rayakan Lebaran yang lagi tren di Twitter Malaysia© Facebook Mohd Fadli Salleh

Tentu saja foto-foto yang tak pantas itu memalukan karena dibagikan tanpa memikirkan dampaknya di media sosial.

Yang paling mengkhawatirkan, berbagi foto seperti itu akan menjadi contoh buruk bagi anak-anak dan remaja.

2 dari 3 halaman

Terpanggil untuk memberi teguran, seorang guru bernama Mohd Fadli Salleh ikut mengungkapkan rasa frustrasi dan kecewa dengan perilaku yang dianggap tren baru itu.

" Katanya ini adalah tren baru di Twitter. Orang-orang memposting foto Lebaran sambil remas pantat istri/teman wanita.

" Itu bukannya sweet! Tapi memalukan dan menjijikkan. Melampaui batas. Sangat tidak patut berbagai foto begitu di kepada publik.

" Mau pamer foto remas pantat istri, pacar, atau tunangan.. tolong jangan posting di media sosial," tulis Fadli di Facebook.

3 dari 3 halaman

Fadli mengatakan tindakan seperti itu bertentangan dengan amalan-amalan yang dilakukan selama bulan Ramadhan. Di bulan suci itu orang sibuk beribadah demi mengejar pahala.

" Sebulan menahan hawa nafsu. Satu bulan kita mendekatkan diri kepada Allah. Sebulan kita mencoba istiqomah untuk bersedekah, sholat tarawih, mengaji Quran, tahajud dan sebagainya.

" Dan begitu bulan yang paling mulia ini berakhir, bukannya merayakan kemenangan dengan menunjukkan kepada dunia bahwa kita sedang meremas pantat istri sendiri? Serius itu tidak bagus, Ok!" kata Fadli.

Fadli meminta warga Malaysia untuk tidak meniru tren tersebut. Dia juga berharap orang-orang yang terlanjur membagikan foto memalukan untuk berhenti melakukannya.

Sumber: mStar.com.my