Sekolah 3 Bulan Libur, Petugas Temukan King Kobra Bersarang di Laci Murid

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Minggu, 28 Juni 2020 15:41
Sekolah 3 Bulan Libur, Petugas Temukan King Kobra Bersarang di Laci Murid
Ukurannya yang besar membuat warganet bergidik ngeri.

Dream - Seekor ular ditemukan bersarang di ruang kelas sebuah sekolah. Ular yang diketahui berjenis kobra itu hidup di dalam salah satu laci meja

Binatang melata itu ditemukan seorang penjaga sekolah yang hendak membersihkan ruangan. Reptil tersebut diduga bersarang akibat kondisi sekolah yang kosong selama pandemi Covid-19.

Akun Twitter @arjuno_ireng01 mengunggah peristiwa tersebut ke media sosialnya. Dalam video yang diunggah, seorang petugas tampak sedang berusaha mengusir ular menggunakan tongkat panjang.

" Dimanapun ini kita hrs waspada. Ruang sekolah 3 bulan gk di isi. Ternyata dlm laci meja kedapatan ular cobra. Hati2 saat anak2 kita masuk sekolah. Tolong di periksa dlu laci bangku sekolah dengan menggunakan bambu atau apa saja," tulis akun tersebut.

 

1 dari 3 halaman

Berhasil Diamankan

Meski sempat memberontak, ular tersebut akhirnya berhasil dikeluarkan dari laci meja. Ular tersebut kemudian diamankan oleh pihak berwenang.

Unggahan tersebut langsung menuai berbagai komentar dari warganet.

" Seremmmm," kata @arien06

" King kobra.. Sapi pun bisa mati kena gigitannya," sahut @agoeswdni

" Klo sekolahannya di desa² msh banyak binatang² liar brkeliaran. Dan harusnya ruang kelas dan ruang lainnya yg ada di dlm lingkungan skolah wajib di tutup rapat," ujar @ray_cristoph

" Iya sangat disarankan menggunakan alat seperti bambu pak dan sering mengecek keadaan kelas sama guru-guru," sambung @daniellsinaga

2 dari 3 halaman

Saat Mandi, Mawi Injak Sepasang Ular Piton Seukurang Tiang Listrik

Dream - Warga RT 5 Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dikejutkan dengan penemuan sepasang ular piton.

Penemuan yang menghebohkan ini terjadi ketika seorang warga hendak mandi ke Sungai Bujuk, pada hari Rabu, 17 Juni 2020.

Soleh Delly, ketua RT mengatakan, penemuan ular itu berawal dari warga bernama Mawi yang akan pergi ke Sungai Bujuk untuk mandi

Menurut Soleh, jarak Sungai Bujuk dengan perkampungan

warga hanya 100 meter. Mawi mandi di sungai karena air PDAM mati.

Namun saat mandi di sungai, kaki Mawi menginjak tubuh salah satu ular. Tentu saja Mawi kaget karena ada dua ular besar di dalam sungai.

Karena takut, Mawi keluar dari sungai dan mencari teman-temannya. Bersama 7 temannya, Mawi berusaha menangkap ular piton tersebut.

Tetapi, salah satu ular tersebut susah untuk ditangkap karena ukurannya yang sangat besar dan panjang.

Karena takut ular itu membahayakan orang lain, Mawi dan teman-temannya memukulnya beramai-ramai. Tak pelak, kepala ular raksasa sepanjang 6,5 meter hancur dan ular piton itu mati.

" Namun yang satu lagi dengan panjang 4 meter ditangkap hidup-hidup," kata Soleh.

Begitu berhasil ditangkap, Mawi dan teman-temannya memasukkan ular itu ke dalam karung. Setelah itu, mereka menggotong ular itu beramai-ramai ke perkampungan.

Penemuan ular raksasa ini menggemparkan warga RT 5 Kelurahan Sumber Agung. Mereka ramai-ramai melihat ular itu dan merekamnya untuk diunggah di media sosial.

Sumber: LinggauPos

3 dari 3 halaman

Tubuh Ular Piton Membengkak, Astaga Mangsanya Ternyata....

Dream - Pawang ular terkejut bukan kepalang ketika dipanggil ke sebuah rumah di Kuranda, Queensland. Saat tiba di lokasi dia menemukan seekor ular piton tengah meringkuk dengan tubuh membengkak.

" Sudah dua dekade menangkap ular, saya belum pernah melihat kejadian seperti itu. Seluruh rumah gembira pada saat kami tiba di sana, itu bukan sesuatu yang kamu temui setiap hari," kata Hayley-Anne Hill pawang ular dari Miss Hiss Reptiles.

Melihat kondisi perut ular, si pawang langsung menerka jika reptil itu baru saja makan sesuatu. Apalagi melihat tonjolan seukuran ayam di tengah-tengah tubuh ular itu.

Tapi dia sama sekali tak tahu makanan apa yang dilahap ular tersebut. 

Tak dididuga `si pasien` ternyata melahap menu makan yang salah. Ular sepanjang 2 meter ini memakan mainan boneka sapi milik putri pemilik rumah.

Ular© dream.co.id

" Bagus mereka (pemilik rumah) mengawasinya, kalau tidak, kita tidak akan tahu itu mainan dan itu bisa saja merugikan."

Setelah menangkap ular itu, Hill membawanya ke dokter hewan setempat.

Dokter itu menawarkan operasi untuk melepas mainan yang bersarang di perut sang ular.

" Mainan yang berbulu menyerap banyak cairan internal, jadi kami memberi cairan ular itu kemudian salah satu dokter hewan kami menyuntiknya dengan anestesi umum dan mengoperasinya," kata perawat kehewanan, Shannon Diblasio.

Awalnya mereka mendapat laporan si ular menelan mainan anak-anak tetapi dokter tidak yakin apa jenisnya.

" Saat dilakukan operasi, sapi mainan itu keluar utuh, hampir seperti melahirkan mainan. Kami telah melihat beberapa kasus yang tidak biasa tetapi tidak ada yang seperti ini" .

Ular ini mungkin akan mengalami kematian yang mengerikan karena maianan yang terjebak di dalam perutnya.

Karena kejadian ini, ular itu dinamai 'Moo'. Selanjutnya, para pawang ular berencana untuk melepaskannya kembali ke alam liar.

(Sah, Laporan: Erisa Riyana. Sumber: abc.net.au)

Beri Komentar