`Selfie`, Tanda Orang Butuh Perhatian

Reporter : Kusmiyati
Senin, 12 Januari 2015 11:31
`Selfie`, Tanda Orang Butuh Perhatian
Psikolog Salma Prabhu memperingatkan selfie dapat mengubah seseorang menjadi orang yang ambisius dan memiliki obsesi yang tidak sehat.

Dream - Hampir semua orang pernah melakukan selfie atau mengambil foto seorang diri. Namun menurut beberapa psikolog, hal ini justru bukan mendandakan seseorang memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Tapi sebaliknya. 

" Selfies atau selfie adalah upaya untuk menunjukan kepada orang banyak betapa hebatnya dia. Namun hal itu bisa jadi bertujuan ingin diperhatikan," kata Psikolog Salma Prabhu, dikutip Indiatimes, Senin 12 Januari 2015.

Hal yang sama juga dikatakan Psikologis Klinis dan Ahli Media Sosial, Ankita Gaba. " Foto seorang diri bukan karena kepercayaan diri tinggi tetapi karena butuh perhatian," kata Gaba.

Media sosial pun sempat diramaikan dengan adanya fenomena selfie. Mereka mengunggah foto dan menuliskan hashtag atau tanda pagar #selfie.

Jennifer Lee menjadi orang pertama yang melakukannya pada 16 Januari 2011, kemudian diedarkannya melalui instagram kemudian diikuti 57 juta pengguna instagram.

Sejak saat itulah bermunculan foto-foto selfie, para tokoh terkenal pun pernah melakukan hal ini diantaranya Michelle Obama, Sonam Kapoor dan Nicki Minaj.

" Karena teknologi sekarang sudah semakin canggih, hampir semua gadget sudah ada kamera depan dan mudahnya mengupload langsung ke jejaring sosial. Ini juga bisa menjadi penyebab foto selfie banyak penggemarnya," ujar Gaba.

Prabhu memperingatkan selfie dapat mengubah seseorang menjadi orang yang ambisius dan memiliki obsesi yang tidak sehat.

" Nanti lama kelamaan kalau terus dilakukan bisa menyebabkan seseorang memiliki obsesi yang tidak sehat karena kurangnya perhatian itu," kayanya.

Menanggapi hal tersebut Instruktur Bahasa Tubuh, Riddhi Doshi Patel pun mengatakan selfie itu adalah sesuatu yang memperlihatkan justru dirinya tidak percaya diri.

" Mungkin subjek terlihat percaya diri, tapi justru tidak ada sesuatu yang ditahan. Saat foto sendiri senyum tidak akan terlihat tulus karena foto tersebut direncanakan dan tidak ada ekspresi tulus ketika foto itu diambil diri sendiri," katanya menjelaskan.

Sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini dilakukan dengan melibatkan 2.000 orang pengguna jejaring sosial. Hasil penelitian menunjukan 17 persen pria mengaku pernah melakukan selfie sedangkan perempuan hanya 10 persen.

" Sebaiknya kalaupun ingin melakukan benar-benar perlihatkan muka dan senyum yang tulus sehingga tidak ada anggapan Anda butuh perhatian," kata Ridhi Patel. (Ism)

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna