Sembunyikan Uang dari Istri, Malah Hancur Dimakan Anjing

Reporter : Eko Huda S
Sabtu, 9 Januari 2016 13:02
Sembunyikan Uang dari Istri, Malah Hancur Dimakan Anjing
Uang Rp 8 juta itu disembunyikan agar tak diminta oleh istri. Tapi malah hancur dimakan oleh anjing peliharaan. Apes!

Dream - Nasib apes menimpa seorang suami di Liaoning, wilayah di utara China. Niat hati menyembunyikan uang dari sang istri, tapi malah hancur dimakan anjing.

Kisah itu bermula saat sang suami ingin menyembunyikan uang 3.800 yuan, atau sekitar Rp 8 juta, dalam pecahan 100 yuan dari sang istri. Gepokan uang itu dimasukkan ke dalam selimut kapas.

Aman. Itulah yang ada di benak setelah menyembunyikan uang itu. Dia yakin sang istri tak akan menyangka akan ada uang di selimut itu. Sehingga tak diminta untuk uang belanja.

Tapi akhirnya semua terbongkar. Pada suatu pagi pada pekan lalu, sang istri terkejut saat bangun dari tidur. Setelah menyibah gorden pada jendela, dia melihat kamar itu dalam kondisi acak-acakan.

Rasa terkejut kembali datang saat tahu yang berserakan di lantai itu tak hanya selimut kapas mereka. Melainkan banyak sobekan uang kertas pecahan 100 yuan. Sebagian masih utuh.

Selidik punya selidik, ternyata selimut berisi uang itu hancur dikunyah-kunyah oleh anjing peliharaan mereka. Dan uang yang disembunyikan itu sebagian turut hancur.

Sang istri lantas bertanya kepada suami. Dan sang suami pun gelagapan. Tak ada pilihan lain, kecuali berterus terang telah menyembunyikan uang itu.

Mudah-mudahan kejadian ini menjadi pelajaran untuk kita semua, agar tidak menyembunyikan apa pun dari pasangan. Dan... simpan uang kita di tempat yang aman ya.

(Sumber: Shanghaiist)

1 dari 4 halaman

5 Trik Halus Restoran `Rampok` Uang Pelanggan

Dream - Anda mungkin pernah makan di sebuah restoran dan terkejut karena harus membayar mahal. Padahal Anda merasa hanya memesan menu makanan yang harganya relatif murah.

Sebenarnya Anda bukanlah satu-satunya pelanggan yang pernah merasa dikuras uangnya saat menyantap makanan di restoran.  

Mengutip laman Foxnews, Jumat, 2 Oktober 2015, pemilik restoran ternyata mempunyai sebuah trik halus untuk mempermainkan pikiran pelanggannya. Dengan trik yang tak banyak disadari itu, banyak pelanggan terperdaya sehingga mereka tanpa sadar mengeluarkan lebih banyak uang:

Berikut adalah lima trik halus pemilik restoran menguras kantong pelangganya:

1. Menghilangkan tanda mata uang

Jika Anda pergi ke restoran-restoran asing di Indonesia atau pergi ke restoran di luar negeri, Anda akan menemui daftar harga makanan yang memakai mata uang dolar Amerika. Karena pemakaian mata uang terlihat memberatkan bagi pelanggan (makanan nampak jadi mahal), beberapa restoran secara sengaja menghilangkan tanda mata uang tersebut.

2. Tidak memasang daftar harga

Trik lainnya adalah tidak memasang daftar harga makanan, baik di buku menu atau papan yang biasa ditempel di dinding. Pelanggan harus benar-benar waspada dengan trik ini. Masalahnya, kita tidak tahu tagihan yang harus dibayar setelah selesai makan sehingga kita tidak punya estimasi tentang berapa uang yang akan kita keluarkan.

3. Menulis deskripsi menu sangat lengkap

Pemilik restoran yakin dengan menulis deskripsi yang sedikit lebih lengkap tentang menu makanan, selera pelanggan biasanya akan langsung tergugah. Meski sudah tahu harganya mahal, penjelasan rinci tentang menu tersebut membuat pelanggan akan tetap memesannya. Dorongan rasa penasaran ingin mencicipi rasanya biasanya menjadi pemicu utama. Jadi semakin banyak penjelasan tentang menu tersebut, apalagi jika dibumbui dengan kata-kata unik atau spesial, semakin Anda akan tertarik untuk memesannya.

4. Membuat Anda lebih dekat pada papan daftar harga

Semakin Anda dekat dengan daftar harga makanan yang tertempel di dinding atau neon box(jika di restoran cepat saji), semakin Anda tertarik untuk memesan lebih banyak. Restoran memang ahli psikologi. Semakin banyak daftar makanan yang ditulis -dengan harga yang tidak terpaut jauh antara satu menu dengan yang lainnya- semakin membuat Anda bingung memilihnya. Pada akhirnya, Anda akan memutuskan untuk memesan beberapa menu yang sebelumnya tidak ada dalam rencana pembelian.

5. Menciptakan menu untuk pelanggan spesifik

Dengan dukungan teknologi, restoran menciptakan menu untuk pelanggan spesifik. Salah satunya adalah menu yang hanya dijual melalui drive-thru atau aplikasi mobile. Penggunaan ponsel pintar semakin mendorong restoran untuk memanfaatkan teknologi untuk menarik banyak pelanggan.

2 dari 4 halaman

Di Negeri Ini, Penduduknya Berpenghasilan 3 Juta Triliun/Bulan

Dream - Siapa yang tidak ingin memiliki gaji ribuan triliun? Sayangnya gaji besar dengan tingkat inflasi yang luar biasa tinggi, malah bisa menggerus habis daya beli masyarakat.

Seperti Zimbabwe, dengan GDP sebesar US$ 1.031 menandakan penduduk negara ini memiliki rata-rata penghasilan sebulan sebesar US$ 86 dan jika dikonversi ke mata uang nasionalnya yaitu dolar Zimbabwe maka penghasilan mereka mencapai 3 juta triliun Dolar Zimbabwe per bulan.

Angka yang sangat fantastis tetapi memiliki harga yang kecil. Pasalnya, semenjak negara ini mengalami hiperinflasi mencapai 500 miliar persen pada tahun 2008, Dolar Zimbabwe tidak memiliki harga sama sekali. Penduduk berpenghasilan 'tinggi' ini justru sulit membeli sepotong roti.

Untuk itu, seperti dikutip dari The Guardian, Senin, 15 Juni 2015, Presiden Robert Mugabe berencana akan membuang mata uang nasionalnya yang kini tidak berharga sama sekali tersebut. Mereka mengistilahkannya dengan `quadrillions` karena butuh ribuan triliun dolar Zimbabwe untuk ditukarkan hanya dengan 1 dolar US.

Dolar Zimbabwe memang sudah tidak digunakan lagi sejak tahun 2009. Namun, keputusan penarikan mata uang ini baru dikeluarkan dan berlaku mulai minggu depan.

Masyarakat diberikan waktu untuk menukarkan Dolar Zimbabwe miliknya dengan cetakan sebelum Maret 2009 ke dolar AS di Bank Sentral. Begitupun catatan rekening bank yang tercatat dengan Dolar Zimbabwe akan dikonversi ke Dolar AS.

Dampaknya tentu sangat memilukan. Pemilik rekening 100 triliun dolar Zimbabwe bahkan tidak mampu membeli tiket bus umum untuk bekerja selama seminggu karena dia hanya mendapatkan 40 sen. Foto seorang anak kecil yang membawa duit sejumlah Rp600 juta membeli roti mendunia

3 dari 4 halaman

Miris! Ibu di Malaysia Lebih Sayang Uang Ketimbang Anak

Dream - Seorang anak terkunci dalam mobil, tapi sang ibu akan bersedia memecahkan kaca mobil untuk mengeluarkan anaknya itu jika diberi ganti rugi 200 ringgit Malaysia atau sekitar (Rp 700 ribu). 

Menurut saksi mata, ibu itu meninggalkan anaknya, diyakini berusia tujuh atau delapan tahun, di dalam mobil sementara ia dan putrinya, sekitar lima tahun. Si ibu kemudian pergi ke sebuah restoran di Bandaran Berjaya di kota Kinabalu pada Sabtu siang pekan lalu.

" Saya sedang makan di dalam restoran dan melihat dia turun. Setelah beberapa saat, saya melihat ibut itu mencoba membuka pintu mobil tapi dia gagal," kata saksi, yang hanya ingin dikenal sebagai Hiew.

Orang-orang yang berkerumun menyarankan ibu itu memecahkan jendela agar bisa mengeluarkan anaknya tapi dia menolak untuk melakukannya.

Ibu itu baru mau merelakan kaca mobilnya dipecah setelah dua orang petugas yang diduga memberinya masing-masing 100 ringgit Malaysia.

Sementara anak laki-laki, yang terbangun karena ribut-ribut, tidak terluka dalam insiden itu.

(Ism, Sumber: The Star Online)

4 dari 4 halaman

Beli Mobil, Uang Koin Seberat 4 Ton Dibawa Pria Ini ke Diler

Dream - Kegigihan seorang pria Cina untuk membeli sebuah mobil patut mendapat acungan jempol. Meski harus menyisihkan setiap koin untuk menabung, mimpinya memiliki mobil akhirnya tercapai.

Mengutip laman metro.co.uk, pria ini memiliki sekitar 4 ton uang koin yang digunakan untuk membeli sebuah mobil baru.

Untuk mengangkut tumpukan uang bernilai 680 ribu termasuk 660 ribu dalam bentuk uang koin 1 yuan tersebut, petugas diler di Provinsi Liaoning China harus menggunakan sebuah lori.

Dibutuhkan tak kurang dari 10 pekerja dan waktu 1 jam untuk mengangkut 1.320 bungkus koin dari sebuah mobil van. Itu belum termasuk waktu untuk menghitung koin-koin tersebut.

Persoalannya kini, pemilik diler harus berpikir keras menyimpan uang koin tersebut. Sebab, jika harus menyimpan di bank, pemilik diler akan dikenakan biaya.

Mungkin juga pemilik diler akan meminta pegawainya untuk menukar uang ke dalam bentuk koin.

Beri Komentar
Cara Samuel Rizal Terapkan Hidup Sehat Pada Anak