Ogah Diajak Mudik karena di Kampung Tak Ada Internet, Bocah Ini Nangis Kejer

Reporter : Eko Huda S
Minggu, 9 Juni 2019 12:15
Ogah Diajak Mudik karena di Kampung Tak Ada Internet, Bocah Ini Nangis Kejer
Butuh usaha keras agar si anak mau masuk mobil untuk mudik

Dream - Jaringan internet memang sudah jadi kebutuhan bangi banyak kalangan. Tidak terkecuali untuk anak-anak.

Banyak di antara bocah masa kini yang tergantung dengan sambungan internet. Menonton video di Youtube, main game, hingga chatting, sudah jadi kebiasaan mereka.

Sehingga, banyak orang, termasuk anak-anak, yang merasa tidak nyaman apabila hidup tanpa internet. Seolah kehidupan ini sangat hambar tanpa internet.

Dan, itulah yang ditakutkan oleh bocah dalam video yang diunggah ke Instagram oleh akun @palopo_info berikut ini. Bocah tersebut nangis kejer, dia tak mau diajak mudik ke kampung yang tidak ada jaringan internetnya.

Pada video itu, sang bocah terlihat menangis sejadi-jadinya di luar mobil. Dia tidak mau ikut rombongan keluarga yang sudah menunggu di dalam mobil.

Karena menolak ikut dan terus menangis, maka bocah itu dibopong menuju ke mobil. Namun tangisnya semakin menjadi dan tangannya memegangi pintu mobil menolak masuk.

" Enggak ada jaringan, enggak ada jaringan, teriaknya berulang kali, sambil menangis.

1 dari 5 halaman

Jadi Tontonan Warga

Aksi bocah itupun menjadi tontonan banyak orang. Sejumlah orang di video itu bahkan terdengar tertawa, merasa heran bercampur lucu dengan penyebab tangis anak tersebut.

Video itu juga diunggah oleh akun Instagram lainnya. Banyak warganet yang juga heran melihat bocah yang menangis gara-gara takut tidak mendapat jaringan internet.

Menurut akun @palopo_info, peristiwa ini terhadi di wilayah Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

3 dari 5 halaman

Mama Muda Kecanduan PUBG Ini Punya Permintaan Mengerikan pada Suami

Dream - Saluran konsultasi online untuk perempuan, Abhayam, baru-baru ini mendapat permintaan bantuan tak biasa. Seorang mama muda berusia 19 tahun meminta tolong lembaga ini untuk bisa bercerai dari suaminya.

Bukan perceraian di usia muda yang membuat Abhayam terkejut. Namun alasan perceraian yang disebutkan ibu satu anak itu.

Wanita yang tak disebutkan namanya itu meminta bantuan agar bisa bercerai dari suaminya karena ingin hidup bersama teman game online-nya.

Ternyata wanita itu telah sangat kecanduan game online PUBG (Players Unknown Battleground) dan bermain dan pria idamannya sepanjang hari.

Abhayam telah mengirimkan tim konsultasi ke rumah wanita tersebut dan berbicara kepadanya dan keluarganya. Dari obrolan itu diketahui, terkuak hal yang selama ini tak diketahui keluarga.

4 dari 5 halaman

Pengakuan Sang Mama Muda

Mama muda itu menghabiskan waktu berjam-jam bermain PUBG di Ponselnya. Kebiasaan itu dianggap telah membuat hubungannya dengan keluarga merenggang.

Kepala Proyek Abhayam 181 Helpline, Narendrasinh Gohil kepada The Indian Express mengatakan lembaganya menerima sekitar 500-550 telepon setiap hari dan 90 persen telah direspon tim konseling dengan mengadakan kunjungan ke rumah.

Menurut Narendrasinh, kasus mama muda yang meminta cerai dari suami karena kecanduan PUBG baru pertama kali mereka terima. Biasanya permintaan bantuan dilakukan untuk anak yang kecanduan permainan online tersebut.

5 dari 5 halaman

Biasa Main Bareng Jadi Jatuh Hati

Mama muda yang diketahui memiliki anak berumur kurang dari setahun itu mulai mengenal permainan PUBG beberapa bulan lalu dan langsung tertarik. Dia kemudian bertemu dengan beberapa teman pemain, juga dari Ahmedabad, dan menjadi sangat dekat.

Tak disangka pria teman bermain online itu membuatnya mengambil keputusan mengejutkan. Meminta suami menceraikannya dan hidup bersama pria online tersebut.

Sonal Sagathiya, salah satu anggota konseling telah menyarankan mama muda itu untuk mempertimbangkan keputusannya. Dia menjelaskan jika pria idamannya tak bisa diketahui dengan jelas dan diragukan apakah ingin hidup bersamanya.

Gohil menegaskan, setiap tim konseling yang dikirim tak pernah memaksa orang yang meminta bantuan untuk mengikuti saran mereka. " Wanita ini meminta waktu untuk mempertimbangkannya kembali," ujar Gohil.

(Sah, sumber: theindianexpress.com)

 

Beri Komentar