Tega! Ibu Kandung Jual Bayi Kembar Untuk Lunasi Utang Plus Ponsel Baru

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 9 September 2019 16:36
Tega! Ibu Kandung Jual Bayi Kembar Untuk Lunasi Utang Plus Ponsel Baru
Sungguh teganya kau ibu,,,

Dream - Ada banyak cara untuk dapat membeli ponsel impian. Saat tak punya uang, kamu bisa membeli Smartphone dengan mencairkan uang di tabungan atau membeli dengan cicilan.

Meski begitu tetap harus diingat untuk hidup sesuai kemampuan. Jangan sampai gaya hidup malah menjadi penyebab malapetaka.

Melansir World Of Buzz, seorang ibu yang berasal dari kota Cixi, Provinsi Zhejiang, China rela menjual anak kembarnya untuk melunasi utang kartu kredit dan membeli smartphone baru.

1 dari 4 halaman

Membayar Utang Kartu Kredit

Kehamilan diluar nikah membuat wanita bernama Ma ini tak bisa mendapatkan dukungan finansial dari keluarga yang marah akan kelakuan Ma.

Belum lagi ayah dari bayinya, Wu Nan, enggan bertanggung jawab lantaran dirinya terjerumus dalam hutang.

Alhasil Ma menggunakan kartu kredit untuk kehidupannya sampai melahirkan. Seminggu setelah kelahiran bayi kembarnya, Ma memutuskan untuk menjual darah dagingnya itu.

Salah satu bayi dijual seharga 45.000 Yuan sekitar Rp 88 juta. Sementara kembarannya diserahkan dengan tebusan 20.000 Yuan atau Rp 40 juta.

Dengan uang itu, Ma ternyata tak hanya bisa melunasi utangnya. Ma membeli smartphone baru dari uang hasil menjual anak kembarnya.

2 dari 4 halaman

Ayah Bayi Meminta Uang

Namun rupanya ia buka satu-satunya yang mendapat keuntungan dari hasil penjualan bayinya. Ketika Wu Nan mendengar kabar telah membuah darah dagingnya sendiri, sang suami datang dan merengek kepada Ma meminta uang untuk membayar utangnya.

Beruntung kelakukan orang tua muda tak bertanggung jawab itu terendus pihak kepolisian. Ma dan suaminya diamankan setelah menghabiskan semua uang hasil penjualan bayi mereka.

Bayi malang itu kini telah dibawa ke pusat kesejahteraan pemerintah untuk dirawat di bawah pengawasan orang tua Ma.

Menurut hukum China, orang-orang yang dinyatakan bersalah atas perdagangan anak terancam hukuman penjara hingga 10 tahun.

3 dari 4 halaman

Si Ratu Kriminal: Cantik, Tapi Berbahaya!

Dream - Foto-foto milik perampok wanita Kanada menimbulkan kehebohan di dunia maya. Pengguna media sosial yang melihat foto perampok bernama Stephanie Beaudoin itu menggambarkannya sebagai kriminal paling cantik seksi di dunia, Britain’s Mail melaporkan.

Beaudoin ditangkap pihak berwajib Kanada pada Agustus lalu di Victoriaville, Quebec.

" Bagus, dia harus diizinkan untuk merampok siapapun yang dia inginkan," kata @Tiloup316.
Pengguna lain dengan akun @HeyMichearlmore_ menimpali, " Stephanie Beaudoin akan mencuri hati Anda, kemudian barang-barang Anda."

Beaudoin diyakini telah bekerja dengan tiga rekannya untuk merampok 114 rumah di berbagai belahan Kanada. Mantan mahasiswa keperawatan ini akan menghadapi 100 lebih tuntutan terhadap dirinya.

Pengacaranya, Denis Lavigne, mengatakan kepada surat kabar La Nouvelle Union, " Rekor mengesankan. Aku diberi sebuah dokumen yang tebalnya sekitar 12 inci."

Beaudoin dijadwalkan akan mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan pada 17 November mendatang.

Kisah-kisah tentang perampokan, pencurian, dan korban-korban yang juga pesohor banyak terjadi di beberapa lokasi. Berikut beberapa diantaranya: 

4 dari 4 halaman

Mengaku Temukan Bayi Luka-luka, Padahal Anaknya Sendiri...

Dream - Lalitha Mahapatra dan Y Prakash, sepasang kekasih gelap asal SR Nagar, Hyderabad, India, diamankan polisi. Mereka diamankan karena dugaan menganiaya anak dari hasil pernikahan Lalitha dengan suami sahnya.

" Lalitha telah tinggal dengan Prakash. Namun, dia tidak bercerai dari suaminya, anak perempuannya yang berusia empat tahun tinggal bersama mereka," kata inspektur polisi SR Nagar Mohammed Waheeduddin, kepada Time Of India, Selasa 5 Desember 2017.

Kasus ini mencuat setelah Lalitha, ibu kandung korban, membawa bocah itu dalam kondisi luka-luka ke Dinas Penanganan Anak dan Perempuan Kepolisian Hyderabad.

Tapi, Lalitha tak mengaku bahwa itu anaknya. Dia hanya mengaku menemukan anak kecil di Stasiun Kereta Api Secunderabad.

Tetapi, setelah interograsi, polisi menemukan fakta bahwa Lalitha merupakan ibu kandung bocah itu.

" Namun, tim SHE menaruh curiga dan mencecarnya pertanyaan. Dia mengakui bahwa gadis berusia empat tahun itu anaknya," kata Waheeduddin.

Lalitha mengakui perbuatannya kepada polisi. Dia mengatakan peristiwa itu bermula ketika dia memukuli putrinya. Hingga akhirnya, sang bocah meronta dan jatuh ke wajan penggorengan.

" Pasangan ini bekerja di sebuah asrama pribadi sebagai juru masak dan penjaga. Bocah itu saat bermain di asrama merusak laptop penghuni hotel. Ketika penghuni hotel mengeluh kepada Lalitha, dia memukuli putrinya," kata Waheeduddin.

Waheeduddin mengatakan, Lalitha memanfaatkan peristiwa itu untuk `membuang` bayinya. Untuk itu dia melaporkan kejadian yang dialaminya ke kantor polisi.

Lalitha mengakui keinginan itu. Saat ini, bocah tersebut mendapatkan penanganan intensif rumah sakit.

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone