Goku Diciduk Polisi Banten, Tepergok Ambil Narkoba di Jalanan

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Sabtu, 30 November 2019 10:30
Goku Diciduk Polisi Banten, Tepergok Ambil Narkoba di Jalanan
Goku ditangkap saat hendak mengambil sabu di pinggir jalan Cikande-Rangkasbitung

Dream - Jika mendengar nama Goku, mungkin yang terlintas dalam pikiran adalah karakter utama di film kartun " Dragon Ball" . Goku adalah pendekar yang memiliki kekuatan super dan bisa terbang

Goku satu ini juga bisa " terbang" . Tapi, terbangnya hanya dalam imajinasi alias nge-fly.

Satuan Reserse Narkoba Polres Serang, Banten menangkap Goku. Pria ini diduga menyalahgunakan narkoba.

Kasatnarkoba Polres Serang, AKP Trisno Tahan Uji, mengatakan Goku ditangkap ketika hendak mengambil sabu pada Rabu, 27 November 2019 sekitar pukul 17.30 WIB. Lokasi barang haram itu ada di pinggir Jalan Cikande-Rangkasbitung.

" Jadi yang bersangkutan kita langsung amankan setelah dia ngambil barang di pinggir jalan," ujar Trisno dikutip dari , Jumat 29 November 2019.

Setelah itu, polisi membawa Goku ke Mapolres Serang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

" Kita amankan yang bersangkutan untuk diperiksa dan akan kita kembangkan sampai ke jaringannya," kata dia.

(Sumber: )

 

 

1 dari 6 halaman

Bedak di Ketiak Disangka Narkoba, Wanita Habiskan Ultah di Penjara

Dream - Kejadian tidak menyenangkan sekaligus memalukan menimpa seorang wanita bernama Sharonia Paruntu. Dia terpaksa merayakan ulang tahunnya di penjara. 

Sharonia harus berurusan dengan kepolisian lantaran dituduh membawa narkoba. Padahal, benda disangka narkoba sebenarnya adalah bedak ketiak berbahan tawas. 

Peristiwa tersebut diungkapkan oleh sang ayah, Stanley Paruntu setelah putrinya mengeluarkan keluh-kesah di Instagram Story. Kejadian bermula ketika wanita Indonesia yang tinggal di Singapura ini menginap di Hotel W Sentosa.

" Kasihan anakku harus merayakan ulang tahun di kantor polisi!!! Sebab Hotel W Sentosa Singapore membuat laporan anakku pesta narkoba, padahal yang mereka curigai adalah tawas, deodoran bubuk yang dikemas di kantung obat,"  tulis Stanley di laman Facebook.

Yup, dara berparas cantik ini diciduk polisi lantaran membawa deodoran bubuk. Pada mulanya, Sharonia memesan hotel tanggal 9-10 November untuk merayakan ulang tahun bersama teman-teman.

 Sharonia© Foto: Facebook Stanley Paruntu

Foto: Facebook Stanley Paruntu

2 dari 6 halaman

Diciduk Saat Lakukan Ini...

Sialnya, dua orang teman Sharonia terperangkap di kamar mandi karena pintu yang mendadak rusak. Ia kemudian meminta bantuan staf hotel untuk membuka pintu kaca yang rusak itu. Tetapi, salah satu staf malah fokus ke bungkus obat berisi tawas.

 Sharonia© Foto: Facebook Stanley Paruntu

Foto: Facebook Stanley Paruntu

Staf tersebut menuduh mereka melakukan pesta narkoba di kamar. Hotel kemudian memanggil polisi untuk meringkus Sharonia dan teman-temannya.

Alhasil, mereka pun ditahan 14 jam di Police Cantonment Complex.

3 dari 6 halaman

Diperlakukan Seperti Kriminal

Wanita yang berprofesi sebagai MUA ini pun bingung lantaran staf dan polisi tidak menanyakan apa isi bungkus obat terlebih dahulu.

" Ketika salah satu staf melihat tawas, mereka salah menuduhku. Mereka tidak pernah bertanya apa ini dan tidak pula melakukan beberapa tes,"  tulis Sharon di Insta Story.

Sharonia juga merasa ia dan teman-temannya diperlakukan seperti penjahat selama dikurung. Tetapi setelah polisi melakukan penyelidikan, Sharonia terbukti tidak membawa narkoba.

 

4 dari 6 halaman

Ucap `Terima Kasih` ke Hotel

Bubuk putih tersebut adalah tawas, garam mineral yang digunakan sebagai deodoran alami.

Pemilik akun @sharoniaparuntu itu merasa amat kesal karena staf hotel dan polisi. Ulang tahunnya yang seharusnya berjalan menyenangkan justru rusak akibat insiden salah paham tersebut.

Ia pun menghujat hotel itu dan menulis ucapan sarkasme lewat unggahan Insta Story.

" Terima kasih @whotels untuk hadiah ulang tahun yang bagus,"  ucapnya ketus.

 Sharonia© Foto: Facebook Stanley Paruntu

Foto: Facebook Stanley Paruntu

 

 

5 dari 6 halaman

Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Diperiksa Propam Terkait Narkoba

Dream - Mantan Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Benny Alamsyah, diperiksa petugas Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya, terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

" Itu kasusnya sudah lama, sudah beberapa bulan yang lalu, dia terkait narkoba sehingga saya perintahkan dilakukan pemeriksaan padanya dan jabatannya kita copot," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, di Jakarta, Kamis 21 November 2019.

Gatot menjelaskan, kasus tersebut terungkap ketika anggota Polda Metro Jaya melakukan sidak. Pada saat itu, polisi menemukan narkoba di ruangan Benny. Saat ini, posisi Benny sebagai Kapolsek Kebayoran Baru digantikan Kompol Jimmy.

6 dari 6 halaman

Dipidana

Tak hanya memiliki, Benny juga diduga mengonsumsi barang haram tersebut. Nantinya, kata Gatot, Benny akan menjalani sidang pidana untuk mempertanggungjawabkan kasusnya.

" Kita akan lakukan sidang (kode etik) nanti dan nanti kalau hasil pemeriksaan (Propam PMJ) dia lewati batas tertentu, kita sidangkan pidana kalau perlu," kata dia.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, narkoba yang ditemukan di ruangan Benny yaitu empat paket sabu.

" Kapolsek Kebayoran Baru, inisial B masih ditangani kasusnya karena kedapatan ada 4 paket sabu di tempat kerjanya," ujar Yusri.

Beri Komentar