Kisah Haru Ratusan Surat Guru Buat Siswanya Menangis

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 1 Juni 2016 09:05
Kisah Haru Ratusan Surat Guru Buat Siswanya Menangis
"Murid saya menerima surat itu. Ibunya berkata anaknya menangis dan berkata kepada ibunya, bagaimana bisa...."

Dream - Seorang guru di Colorado, Amerika Serikat, Brittni Darras, membagikan dua foto yang memperlihatkan banyak surat yang memenuhi meja. Foto tersebut menjadi viral di dunia maya.

Dilansir dari Mirror, Rabu 1 Juni 2016, Darras rela menulis 100 pucuk surat lebih untuk para muridnya setelah mendengarkan curahan hati orang tua dari salah seorang muridnya.

Dalam akun Facebook-nya yang bernama Brittni Darras, dia menceritakan ide menulis ratusan surat ini berawal dari pertemuannya dengan orang tua murid dua bulan yang lalu. Saat itu, ibu seorang siswa menjelaskan alasan putrinya tak masuk sekolah selama berhari-hari.

" Anaknya itu ramah, cerdas, cantik, pandai membawa diri (rupanya) tak hanya berencana untuk bunuh diri, tapi juga sedang berusaha bunuh diri. Namun, upayanya digagalkan polisi," kata Darras.

Dikatakan bahwa siswi tersebut telah menghapus semua akun jejaring sosialnya dan menuliskan surat perpisahan. " Siap untuk meninggalkan dunia," kata dia.

Brittni menjelaskan dia dan ibu murid itu menangis sepanjang pembicaraan tersebut. Lalu, tercetuslah ide untuk menulis surat kepada murid yang bersangkutan. Ibunya menyambut baik gagasan Darras dan mengatakan putrinya akan senang menerima surat tersebut.

" Murid saya menerima surat itu. Ibunya berkata anaknya menangis dan berkata kepada ibunya, 'Bagaimana bisa seseorang berkata begitu baik terhadap saya? Saya tidak berpikir orang-orang akan merindukan saya ketika saya pergi'," kata dia.

Sejak saat itu, Darraa sadar dia berada di jalan yang benar untuk menghindarkan murid-muridnya dari bunuh diri. Akhirnya, dia memutuskan menulis sendiri ratusan surat untuk murid-muridnya.

" Saya menghabiskan waktu dua bulan untuk menulis surat untuk lebih dari 100 murid saya dan memberitahukan sesuatu yang spesial dan unik tentang mereka," kata dia.

Dalam penjelasannya di akun Facebook, Darras mengatakan faktor umum penyebab bunuh diri adalah tekanan yang menginginkan anak-anak menjadi anak yang sukses dan terbaik.

Di akhir penjelasannya, Darras mengatakan setiap manusia memiliki keunikan tersendiri dan itulah yang menjadikannya spesial.

" Di samping mencoba untuk mengubahnya, kita harus merangkul mereka. Bersama-sama kita bisa membuat perubahan dan kita bisa menyelamatkan kehidupan! #suicideawareness," kata dia.

Beri Komentar