Terungkap! Fungsi Misterius 'Tombol' Kecil di Kantong Jin

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 26 April 2016 09:03
Terungkap! Fungsi Misterius 'Tombol' Kecil di Kantong Jin
Sebagian orang mungkin tidak terlalu memperhatikannya. Mereka menganggap rivet (paku keling) adalah hiasan. Padahal...

Dream - Celana jeans umumnya memiliki sembilan bagian atau fitur dasar yang tak berubah selama 150 tahun.

Dan salah satu bagian yang tetap itu adalah rivet atau di Indonesia sering disebut paku keling.

Benda kecil mirip tombol mini ini sering ditemui menempel pada persimpangan jahitan atau masing-masing ujung kantong celana jeans.

Dan kebanyakan orang-orang tidak tahu fungsi dari rivet yang biasanya dibuat dari tembaga tersebut.

Sebagian orang mungkin tidak terlalu memperhatikan rivet ini. Mereka menganggap rivet adalah hiasan agar celana jeans terlihat kokoh dan kuat. Atau menganggap rivet bagian dari desain saku celana jeans.

Padahal, rivet ini ada tidak hanya untuk alasan estetika. Rivet memiliki sejarah yang menarik, dan dipasang di celana jeans karena ada tujuannya.

Sejak terjadi Gold Rush atau penambangan emas besar-besaran di California pada tahun 1848, para penambang tidak bisa bekerja dengan nyaman karena celana yang mereka pakai sering melorot. Selain itu, kantong atau saku celana mereka cepat sobek saat sering dipakai menaruh hasil tambang.

Salah satu pelanggan Levi Strauss (orang yang mempopulerkan jeans), Jacob Davis, adalah seorang penjahit dari Reno, Nevada.

Dia memiliki ide untuk menggunakan pengencang dari logam untuk mengikat kantong dan jeans bersama-sama. Ia kemudian membuat paku keling tembaga untuk memperkuat pinggiran dan ujung celana yang cenderung mudah sobek.

Celana jeans berpaku buatan Davis akhirnya menjadi populer di Reno.

Tentu saja, Davis ingin mematenkan ide untuk melindungi penemuannya. Sayangnya, pria ini tidak memiliki cukup dana untuk itu.

Pada tahun 1872, Davis menulis surat kepada Strauss dan menawarkan kesepakatan. Strauss menerima tawaran Davis. Setelah mengurus proses hukumnya, Strauss mulai memproduksi celana jeans berpaku tembaga sejak saat itu.

Penemuan Davis dipatenkan pada tanggal 20 Mei 1873. Dia juga menjadi manajer produksi bagi perusahaan jeans Strauss.

Berkat orang-orang ini dan rivet temuan Davis, celana jeans dapat bertahan sangat lama.

(Sumber: Mirror.co.uk)

1 dari 3 halaman

Terkuak! Fungsi Kantong Kecil

Dream - Model standar celana jin punya 5 kantong. Dua di bagian belakang dan tiga lagi di depan. Namun, satu kantong pada bagian depan ini berukuran lebih kecil dan berada di atas saku sebelah kanan --yang ukurannya lebih besar.

Selama ini mungkin Anda bertanya, apa fungsi kantong kecil itu. Mengapa harus ada kantong itu? Untuk menyimpan koin, terlalu sempit. Apalagi untuk Ponsel, pasti tidak cukup. Lantas untuk apa?

Sebagaimana dikutip Dream dari Independent.co.uk, Selasa, 26 Januari 2016, soal kantong misterius ini juga tengah ramai dibicarakan di forum Quora. Sejumlah ahli jin dan tekstil mencari jawaban atas teka-teki itu.

Seorang pengguna forum, Renata Janoskova, coba menjawab dengan mengutip Levi Strauss, merek jin terkemuka dari Amerika Serikat. Menurut blog Levi Strauss, kantong kecil itu rupanya dibuat untuk menyimpan jam saku. Levi mendesain kantong ini untuk para cowboy menyimpan jam mereka.

“ Ini kantong jam. Kembali pada tahun 1800-an, cowboy biasanya menggunakan jam pada rantai dan menyimpannya di rompi mereka. Untuk menjaga supaya tidak rusak, Levi memperkenalkan saku kecil ini di mana mereka dapat menyimpan jam mereka.”

2 dari 3 halaman

Kenapa Dipertahankan?

Tapi saat ini jam yang dirantai itu sudah tidak dipakai, lalu kenapa saku itu masih dipertahankan? Mengenai pertanyaan itu, juga ada penjelasan. Levi Strauss menyatakan, kantong itu “ disukai oleh pecinta jin”. Jadi meski fungsinya sudah memudar, kantong itu masih saja dipasang.

Namun, soal kantong kecil itu, ada versi lain menyebut bahwa kantong kecil itu didesain untuk para penambang di AS. Kantong tersebut dipakai untuk menyimpan butiran emas yang ditambang.

Baca berita lainnya di halaman berikutnya...

3 dari 3 halaman

Kenapa Celana Jeans Tak Perlu Sering Dicuci

Dream - Celana jeans ternyata salah satu jenis busana yang tak perlu terlalu sering dicuci. Saran ini disampaikan CEO Levi's, Chip Bergh yang menginformasukan bahwa kamu tidak perlu terlalu sering mencuci celana jeansmu.

Menurut Chip, mencuci celana jeans hanya akan merusak bahan dan serat pada jeans. Dengan bahan kaku, mencuci jeans juga hanya akan memboroskan pemakaian air.

“ Intinya kami hanya pemberikan pengetahuan kepada konsumen untuk menggantungkan jeans mereka setelah beraktivitas dan dapat menggunakannya kembali setelahnya,” katanya seperti yang dilansir Independent.

Kalau celana jeans kamu benar-benat kotor dan terkena noda, sebenarnya caranya sangat mudah. Cukup bersihkan dengan sikat gigi.

“ Celana jeans benar-benar tidak perlu untuk dicuci di mesin cuci kecuali sangat kotor atau lakukanlah sejarang mungkin,” tambah Chip Bergh.

Ternyata, selain mencuci jeans dapat merusak serat celana, bisa membuat warna memudar.

Cara lain jika memang kamu ingin membersihkan celana jeans, Chip menjelaskan cukup memasukkannya ke dalam freezer semalaman, bakteri akan hilang. Selain itu, kamu bisa menjemurnya di bawah sinar matahari dan semprotan pembunuh bakteri.

Beri Komentar
Potret Aktifitas Prisia Nasution Saat Jelajahi Alam