Cerita Si Penjual Tongtol, `Tongkat Sakti` Buat Bayar Tol

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 14 September 2017 12:26
Cerita Si Penjual Tongtol, `Tongkat Sakti` Buat Bayar Tol
Hati-hati saat menyebutkan namanya.

Dream – Soal kreativitas, masyarakat Indonesia memang paling jago. Seiring kewajiban pengguna jalan tol membayar tarif e-toll, sebagian orang melihat peluang bisnis menjanjikan. Alhasil terciptalah sebuah alat bernama Tongtol, singkatan dari Tongkat e-Toll.

Seorang distributor tongtol, Aditya Mulya Pramana, mengatakan tongtol terlahir karena ada peraturan yang mewajibkan pengendara menggunakan jasa tol, membayar tarif tol dengan uang elektronik.

Dia melihat kewajiban penggunaan e-toll itu akan membuat sebagian pengendara mobil, khususnya yang memiliki tinggi kendaraan cukup rendah, akan kesulitan ketika menggapai mesin mesin reader di gerbang tol.

Munculah alat yang berbentuk seperti spatula untuk membantu pengendara membayar tol. Alat ini memiliki tempat untuk menaruh uang elektronik.

“ Jadi, kami tertarik menjual ini saat melihat peluang yang besar karena akan diberlakukannya peraturan wajib membayar jasa tol menggunakan uang elektronik atau e-toll,” kata Aditya kepada Dream lewat pesan tertulis, Kamis 14 September 2017.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) ini menjual tongtol dari harga Rp15 ribu-Rp50 ribu. Harganya bervariasi sesuai dengan material tongtol ini. Dia menjual alat ini secara online.

“ Saat ini, kami menjual grosir dan eceran. Produk ini dibuat dari pabrik yang terletak di Bandung,” kata dia.

Aditya mengaku mulai menjual tongtol ini sejak tiga hari yang lalu. Untuk memulai bisnis ini, dia mengambil 80 unit tongtol untuk dijual dan baru terjual 10 unit. Meskipun terbilang baru, remaja berusia 18 tahun ini mengatakan banyak yang tertarik dengan tongtol.

“ Selama tiga hari ini membuka bisnis ini, peminatnya sudah puluhan orang. Bahkan, ada yang mau menjadi reseller kami,” kata dia.

Bagaimana tertarik memakai Tongtol?

Beri Komentar