Video Viral Puluhan Mamah Muda Antre Urus Perceraian di Bandung

Reporter : Sugiono
Selasa, 25 Agustus 2020 12:10
Video Viral Puluhan Mamah Muda Antre Urus Perceraian di Bandung
"..jangan terkecoh yaa, ini bukan antrian penerima bantuan sosial, tapi antrian orang-orang yang mau cerai.."

Dream - Baru-baru ini viral di media sosial video penampakan ibu-ibu muda yang antre untuk mengurus cerai di kantor pengadilan agama Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Video tersebut diunggah pemilik akun @StefhanieQueen di platform Twitternya pada Senin, 24 Agustus 2020. Si pemilik video membuat keterangan video dengan tulisan yang cukup menggelitik.

" Ini bkn antrian penerima bansos guys. Tp ini antrian orang" yg mau cerai di pengadilan agama soreang," tulis akun dalam unggahannya. 

 

1 dari 4 halaman

Dalam video itu terlihat puluhan wanita muda tampak berdiri di halaman. Mereka berbaris rapi untuk antre masuk ke dalam kantor Pengadilan Agama Soreang.

Antrean ibu muda mengurus perceraian di Soreang, Jabar.© Cuplikan Video Instagram

Sementara beberapa wanita muda lainnya tampak duduk sambil sibuk dengan gadget. Mereka diduga ikut antrean untuk mengajukan perceraian.

Duduk-duduk menunggu proses perceraian di pengadilan agama.© Cuplikan Video Instagram

Antre ibu-ibu muda yang mengurus cerai di kantor pengadilan agama Soreang ini menarik perhatian seorang sosiolog dari Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Prof Musni Umar.

2 dari 4 halaman

Pria yang juga rektor di universitas tersebut menulis cuitan untuk mengomentari video puluhan ibu muda yang antre untuk mengajukan perceraian.

Dalam cuitannya, Prof Musni mengatakan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berimbas pada perekonomian diduga menjadi pemicu tingginya angka perceraian di tengah pandemi Covid-19.

Cuitan Prof Musni Umar, sosiolog dari Universitas Ibnu Chaldun (UIC).© Twitter @musniumar

" Dampak PHK sudah dirasakan masyarakat. Antrean orang mau cerai gambaran kesulitan yang dialami masyarakat," kata Prof Musni di @musniumar.

3 dari 4 halaman

Menurut Prof Musni, PHK menyebabkan terjadinya pengangguran yang berdampak pada kesulitan ekonomi. Akibatnya hubungan suami istri jadi tidak harmonis yang berujung pada perceraian.

Pengangguran akibat PHK ciptakan kemiskinan yang berdampak pada perceraian.© Twitter @musniumar

" Pengangguran hadirkan kemiskinan. Dampaknya keluarga runtuh. Isteri dan suami cekcok, anak korban. Saya hanya bisa berdoa, sedih semoga para pemimpin eling lan waspodo," tambah Prof Musni.

Sumber: PojokSatu

4 dari 4 halaman

Video Viral Antrean Ibu-ibu Muda di Pengadilan Soreang

      Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Bandung Update (@bandung.update) pada

Beri Komentar