Viral, Diana si Mahasiswi Cantik Penjual Es Kelapa Muda

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 9 Mei 2020 18:59
Viral, Diana si Mahasiswi Cantik Penjual Es Kelapa Muda
Ternyata, dia sudah lama berjualan es.

Dream – Diana Ela Sari tengah menjadi perbincangan warganet. Video gadis cantik penjual es kelapa muda ini tengah viral di media sosial. 

Sehari-hari, mahasiswi Politeknik Negeri Samarinda itu berjualan es kelapa di tepi Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur.

Gadis ayu berkulit putih bersih ini ternyata sudah lama menjadi penjual es kelapa. Dara kelahiran Samarinda, 2 Januari 1998 itu tak masalah bila ada yang mencibirnya sebagai penjual es kelapa dengan modal tampang doang.

“ Biar aja, Mas. Kan jualan sudah 10 tahun, pasti ada yang enggak suka. Kalau saya orang-orang seperti itu didoakan, semoga dimurahkan rezekinya,” kata dia pelan.

Sejak masih duduk di bangku SMP, Sari sudah membantu orangtuanya berjualan es kelapa. Dikatakan ada penambahan penghasilan semenjak viral di media sosia.

“ Saya enggak aji mumpung, kan lagi corona begini, penghasilan jualan es kelapa ya seadanya. Tapi semenjak viral di media sosial, ada penambahan tapi enggak banyak,” kata dia.

1 dari 5 halaman

Lihai Kupas Kelapa

Wajah cantik tak membuat Diana sungkan mengupas kelapa. Dalam video yang viral itu, Diana terlihat sangat tangkas.

Diana juga mengunggah video itu ke Instagram. Dia menulis, " Kalau kamu cari cewek yang cantik, putih , mulus, glowing , dan kaya raya aku mundur. Tapi kalau kamu cari yang setia jago masak pinter pecah kelapa aku maju paling depan."

sumber: Pojoksatu

2 dari 5 halaman

Terlalu Cantik, Tentara Wanita Ini Viral dan Disebut Marinir Barbie

Dream - Karena kecantikan wajah dan kemolekan tubuhnya, seorang anggota tentara wanita Amerika Serikat dijuluki 'Marinir Barbie'.

Brianna Burgett, dari Lancaster, Ohio, sebelumnya lulus dari sekolah dengan dua diploma sekaligus, yaitu ilmu politik dan hubungan internasional di usia yang sangat muda, 19 tahun.

Sayangnya, dia belum juga menemukan pekerjaan yang sesuai dengan dua bidang ilmu yang ditekuninya karena usianya yang sangat muda. Wanita yang akrab dipanggil Brie ini memutuskan untuk masuk jadi tentara.

Lagi-lagi, Brie kesulitan menyesuaikan posisinya di beberapa cabang dinas militer. Akhirnya, Brie membuat keputusan untuk mendaftar di Korps Marinier pada tahun 2011. Pada saat itu, Brie menjadi wanita termuda yang ditugaskan di Marinir AS pada saat itu.

3 dari 5 halaman

Banyak yang Tak Percaya

Brie memaklumi bahwa banyak orang yang tidak percaya bahwa dirinya adalah seorang anggota Marinir AS.

Banyak yang Tak Percaya Jadi Anggota Marinir.© Instagram @thebrieadventure

" Orang-orang biasanya kaget tentang pekerjaan saya karena saya terlihat seperti apa yang kebanyakan orang bayangkan sebagai seorang Marinir," katanya.

Brie mengakui banyak rekan-rekannya yang meremehkan kemampuannya karena penampilannya yang seperti 'Barbie'. Namun dia ingin menunjukkan bahwa pendapat mereka salah.

4 dari 5 halaman

Membuktikan Kemampuannya

Sebagai langkah pertama pembuktiannya, Brie lulus dari kursus teknik pertempuran dengan nilai tertinggi. Dia juga mendapatkan pelatihan fisik Marinir wanita tertinggi di unitnya.

Diremehkan rekan-rekan satu unit.© Instagram @thebrieadventure

" Ketika mulai bergabung dengan Korps Marinir, saya benar-benar tidak yakin bagaimana perempuan akan diperlakukan di dalam 'klub senjata' itu," katanya.

Rekan-rekannya semakin kagum dengan perjalanan karier Brie di Marinir. Dia juga menyandang sabuk hitam dalam pertempuran tangan kosong.

" Saya menjadi salah satu dari wanita termuda di Korps Marinir AS pada saat itu," kata wanita cantik yang sekarang telah berusia 28 tahun ini.

5 dari 5 halaman

Ditugaskan di 108 Negara

Sebagai anggota Marinir AS, Brie telah ditempatkan di 108 negara yang meliputi Jepang, Jerman, dan Thailand.

Ditugaskan ke 108 negara.© Instagram @thebrieadventure

Karena pekerjaannya yang mengharuskannya pindah-pindah, Brie telah bekerja dengan pemerintah dan militer di seluruh dunia.

" Dengan melangkah lebih jauh dalam dunia yang penuh disiplin, akan menghasilkan rasa hormat dan menciptakan kepercayaan diri," katanya.

Sumber: ABC News

Beri Komentar