Viral, Wanita Ditanya Keperawanan oleh Calon Suami

Reporter : Idho Rahaldi
Rabu, 11 September 2019 18:32
Viral, Wanita Ditanya Keperawanan oleh Calon Suami
Sebenarnya perlu enggak sih bertanya seperti itu ke pasangan kita?

Dream - Bertanya soal keperawanan kepada seorang wanita sangat tabu untuk dibicarakan. Apalagi ditanyakan saat akan menempuh jenjang pernikahan.

Well, yang jadi pertanyaan, sebenarnya perlu enggak sih bertanya seperti itu ke pasangan kita?

Pertanyaan itu sejalan dengan kisah seorang dokter bernama Amalina yang viral di media sosial beberapa hari belakangan.

Melalui akun twitternya, dr. Amalina membagikan cerita ada seorang wanita yang bertanya padanya soal tes keperawanan.

Wanita yang diketahui berasal dari Malaysia itu mengungkapkan dirinya akan segera menikah.

1 dari 4 halaman

`Saya Tidak Percaya Dia Bertanya Seperti Itu`

Namun sebelum itu, sang wanita diminta untuk membuktikan dirinya masih perawan atau tidak, oleh sang tunangan. Tak cuma itu, keluarga calon mempelai juga melontarkan pertanyaan yang sama. 

" Pertama-tama, saya tidak percaya seseorang akan menanyakan hal seperti itu," tulis Amalia membuka cuitannya.

Mencoba untuk menjawab pertanyaan dari wanita itu, Amalina yang juga dokter spesialis pelatihan dan bedah umum itu, memberikan artikel tentang selaput dara pada wanita yang ditulis oleh Profesor Dr. Imelda Balchin.

Dalam artikel itu, Dr. Imelda menuliskan, selaput darah atau hymen yang menutupi lubang vagina sepenuhnya dan hanya pecah, ketika wanita melakukan hubungan seksual pertama kali adalah sebuah mitos.

Selaput dara yang tidak berdarah saat hubungan intim pertama kali, bukan berarti menandakan seorang wanita tidak perawan.

2 dari 4 halaman

Selaput Dara Pada Wanita Bisa Saja Pecah Ketika Mengalami Menstruasi dan Itu Normal

Dr. Imelda pun membeberkan faktanya. Dia menjelaskan, selaput dara pada wanita bisa saja pecah ketika mengalami menstruasi dan itu normal.

Dia menambahkan, beberapa kasus juga ditemukan, ada wanita yang selaput daranya tidak pecah atau tetap utuh, saat berhubungan intim pertama kali dengan suaminya. 

Cuitan Dr. Amalina itu pun langsung direspons banyak warganet di Twitter. Menurut mereka, tindakan pria yang meminta tunangannya untuk membuktikan keperawanan sebelum menikah itu tidak adil bagi perempuan.

Meski begitu, ada kalanya kejujuran itu sangat penting dalam menjalin sebuah hubungan. Wanita yang jujur akan mudah diterima oleh pasangan apabila diketahui sudah tak perawan.

Sekarang kembali lagi ke para wanita pentingkah keperawanan itu dijaga? Sebaliknya, hal yang setara juga harus dilalui para pria disana. Jawabannya kembali ke diri masing-masing. Be you Self!!

(ism, sumber: World Of Buzz)

3 dari 4 halaman

Kisah Tragis Pengantin yang Tak Perawan, Saat Malam Pertama...

Dream - Nasib tragis dialami remaja wanita asal Pakistan, Khanzadi Lashari. Perempuan 19 tahun ini tewas dibunuh oleh sang suami, saat malam pertama pernikahan mereka.

Suami yang baru menikahi Lashari itu adalah Qalandar Baksh Khokhar, pemuda 28 tahun yang masih sepupunya. Khokhar mengaku kecewa kepada Lashari, karena istrinya itu sudah tak perawan lagi saat dia nikahi.

Jasad Khanzadi ditemukan polisi di rumahnya di Distrik Jacobabad, Provinsi Sindh. Polisi yang mendapat laporan dari keluarga, yang panik karena Khanzadi tak juga muncul, melakukan pencarian.

4 dari 4 halaman

Ditemukan Masih Memakai Baju Pengantin

Dan di rumah itu, jasad wanita malang itu ditemukan terlentang, dalam kondisi masih mengenakan baju pengantin. Pada 30 Maret 2016 itu, polisi menemukan luka jeratan pada bagian leher Khanzadi.

Polisi kemudian menangkap Qalandar yang melarikan diri. Saat diinterogasi, pemuda 28 tahun itu mengaku telah membunuh. Pembunuhan itu dilakukan demi “ kehormatan”, karena saat menikah Khanzadi sudah tidak perawan.

“ Pernikahan itu berjalan lancar dan semua orang termasuk pasangan menikmati upacara tersebut. Ini berlangsung dengan kesepakatan bersama dan kami tidak melihat hal negatif dari Qalandar Baksh,” sesal saudara lelaki Khanzadi.

Ibarat nasi sudah jadi bubur, pembunuhan sudah terjadi. Khanzadi sudah meninggal. Sementara Qalandar yang ditembak kakinya oleh polisi harus bertanggung jawab atas pembunuhan ini.

Beri Komentar