Viral, Peta Stasiun KRL Jabodetabek Berubah Pakai Bahasa Jepang

Reporter : Idho Rahaldi
Jumat, 25 Oktober 2019 08:48
Viral, Peta Stasiun KRL Jabodetabek Berubah Pakai Bahasa Jepang
Bagaimana jadinya jika peta rute KRL dibuat ala-ala peta KRL komuter di Jepang?

Dream - Warga ibu kota tentu sudah tidak asing dengan Commuter Line. Transportasi ini memang menjadi primadona bagi masyarakat Jakarta dan sejumlah kota pengangga di sekitarnya.

Selain murah, bepergian menggunakan moda yang kerap disebut dengan nama KRL ini bisa menghemat waktu tempuh karena bebas macet, meski terkadang harus berdesakan di dalam gerbong.

Sudah begitu, mengenali rute Commuter Line sangatlah mudah. Bagi penumpang, khususnya penumpang setia yang disebut anak kereta alias anker, pasti hafal rutenya.

Bagi yang belum hafal, bisa melihat peta yang tertempel di atas pintu KRL. Cukup mudah, bukan?

 KRL© dream.co.id

Namun pernahkah kamu membayangkan bagaimana jadinya jika peta tersebut dibuat ala peta KRL di Jepang?

1 dari 5 halaman

Unik Banget

Seperti yang baru-baru ini viral di Twitter melalui cuitan akun @heart_o_cage.

Dalam cuitannya, pengguna Twitter bernama Sasha membagikan foto peta KRL Jabodetabek yang dibuat layaknya peta rute ala JR East.

" Whoever made this.... the world needs to know your name," tulis akun tersebut.

Tak hanya itu saja, nama stasiunnya bahkan juga telah diubah menjadi bahasa Jepang.

Nama-nama stasiun yang ada pada rute ini telah dirubah sesuai dengan asal-usul penamaan asli stasiun, contohnya stasiun Tanah Abang menjadi Aninokuni.

Akan tetapi, ada juga stasiun yang tidak ditranslasikan sebagaimana mestinya, seperti Bogor menjadi Bogo.

2 dari 5 halaman

Begini Penampakannya

Belum diketahui pasti siapa yang membuat peta KRL ala Jepang ini. Namun jika dilihat dari kolom komentar postingan itu, disebut-sebut pembuatnya adalah Akineko Creative Works.

Sebuah komunitas yang beranggotakan sejumlah illustrator asal Indonesia. Penasaran kan seperti? Intip deh dibawah ini:

 Jepang© dream.co.id

3 dari 5 halaman

Tak Terima Disebut Nenek, Emak-Emak Ini Ngamuk di KRL

Dream - Di media sosial, beredar video seorang wanita yang tiba-tiba marah kepada penumpang lainnya di dalam commuter line.

Wanita itu tampak ngamuk sampai berupaya menendang kaki penumpang di sampingnya, hingga terjadi cekcok diantara mereka.

" Bu, jangan ngajak ribut dong," ucap wanita yang duduk di sebelah perempuan paruh baya itu.

" Kau yang duluan," balas ibu tersebut.

Dilansir oleh akun Iinstagram @jakarta.keras, wanita paruh baya itu marah lantaran dipanggil nenek oleh wanita di sampingnya itu.

" Menolak tua," Tulis akun @jakarta.keras dalam postingannya.

4 dari 5 halaman

Si Ibu Tak Terima

Dalam video sang wanita itu mengaku tak terima dipanggil nenek.

Dan wanita di sebelahnya itu menjawab, " Saya cuma salah manggil doang."

Namun si ibu tetap tidak terima dengan panggilan yang diberikan kepadanya.

" Sopan bahasamu, kenapa kau panggil aku 'nenek'," timpalnya.

Keributan mereka akhirnya mengundang petugas datang dan mencoba menenangkan mereka.

Beragam komentar langsung meramaikan kolom komentar. Tak jarang justru netizen benar-benar salah fokus (salfok) dengan pasangan yang ada di sampinynya.

" Apa saya aja yg fokusnya ke mas mas nya... ???? lanjut bobo aja jangan pusingin yg lain. Dunia milik berdua," tulis komentar @bryanfaelziel00.

" Salfok sama yang berduaan ekek kata cowonya udah tidur lagi hahaha," tulis komentar @anitarzm.

" Tapi aku ga pernah sih panggil nenek ke org lain di jalan, setua apapun beliau, tetap ku panggil ibu..," tulis komentar @gegedianresta.

5 dari 5 halaman

Ini Videonya

      View this post on Instagram

Menolak tua

A post shared by JAKARTA KERAS (@jakarta.keras) on

Beri Komentar