Viral, Polisi Memaki-maki Pria Buta Penjual Jagung

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 16 Juli 2020 11:40
Viral, Polisi Memaki-maki Pria Buta Penjual Jagung
Video tersebut memperlihatkan seorang lelaki tua bertelanjang dada berdiri disamping sebuah gerobak dan sebuah keranjang yang berisi jagung, sementara pihak berwenang mengintrogasinya.

Dream - Seorang pria lanjut usia yang berjualan jagung di jalanan Selayang, Malaysia, mendapat perlakuan kasar dari polisi setempat.

Kejadian tersebut tak sengaja terekam dan menjadi viral di media sosial baru-baru ini. Video tersebut memperlihatkan seorang lelaki tua bertelanjang dada berdiri di samping sebuah gerobak dan sebuah keranjang yang berisi jagung, sementara pihak berwenang mengintrogasinya.

Dalam video itu terlihat salah satu dari pria berseragam itu kemudian menarik kerajang pria tersebut dan mulai memarahi penjual jagung yang sedang mencari nafkah untuk keluarganya tersebut.

1 dari 3 halaman

Tak lama setelah video tersebut menjadi viral, putri pria penjual jagung tersebut, Siti Norfadhilla, menulis posting Facebook yang menjelaskan situasinya.

Dalam unggahan itu, dia mengaku sebagai anak perempuan lelaki itu dan mengatakan bahwa beberapa aplikasi telah dibuat untuk mendapatkan lisensi berjualan ayahnya untuk menjual makanan secara legal. Namun, semua aplikasi tidak disetujui yang mungkin menjelaskan mengapa pihak berwenang memerahi sang ayah.

Dia kemudian menambahkan bahwa ayahnya masih tidak punya pilihan lain selain menjual jagung karena dia harus memenuhi kebutuhan keluarganya selain memiliki Retinitis Pigmentosa - kelainan genetik langka yang melibatkan kerusakan dan kehilangan sel di retina, menurut Institut Mata Nasional. Dengan kata lain, pria itu buta.

2 dari 3 halaman

" Ayah saya marah karena pihak berwenang datang kepadanya dan bertanya kepadanya, 'sudah berapa lama Anda berpura-pura buta?' Tapi ayahku punya bukti dokter tentang diagnosis penglihatannya yang tidak bisa disembuhkan."

Siti kemudian mengatakan bahwa menjual jagung adalah sumber mata pencaharian bagi keluarganya karena dia masih belajar. Bahkan, ayahnya harus menafkahi enam orang anak, lima di antaranya masih belajar termasuk Siti.

" Saya masih belajar dan tidak bekerja dan saya merasa sangat kecewa karena saya belum dapat membantu ayah saya," katanya.

" Ayah sangat tertekan karena dia tidak dapat menemukan sumber pendapatan lain dengan kondisi mata seperti itu. Jika aku menyelesaikan studiku dan bekerja, aku tidak akan membiarkan ayah seperti ini."

3 dari 3 halaman

Dibalik kisah haru, selalu ada orang-orang baik hati yang bersedia memberikan bantuan pada mereka yang membutuhkan.

Salah satunya adalah Ustaz Ebit Lew, yang terkenal membantu orang kurang mampu di jalanan. Setelah menonton video tentang lelaki tua itu, Ebit Lew memutuskan untuk mengunjunginya dan menyumbangkan RM1.000 (Rp3,4 juta) kepada keluarga tersebut.

Penjual jagung© Dream

“ Paman ini hanya bisa mendapatkan RM50 (Rp170 ribu) sehari jika dia berhasil menjual semua jagungnya. Dalam seminggu, jagungnya disita tiga kali. Berbisnis di sana salah, karena dia tidak punya lisensi.”

Ebit Lew kemudian mendesak anggota parlemen daerah untuk membantu keluarga itu.

Sumber: https://worldofbuzz.com/video-officers-harshly-treat-elderly-man-selling-corn-on-the-streets-to-provide-for-his-family/

 

Beri Komentar