Viral Remaja Kepergok Mesum di Area Kantor Gubernur Banjarbaru, Cek Faktanya!

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Sabtu, 30 Januari 2021 18:18
Viral Remaja Kepergok Mesum di Area Kantor Gubernur Banjarbaru, Cek Faktanya!
Pasangan remaja di Banjarbaru kepergok melakukan aksi mesum di area fasilitas publik.

Dream - Masyarakat Banjarbaru Kalimantan Selatan dibuat geger dengan beredarnya sebuah video penggerebekan pasangan remaja. Pasangan tersebut melakukan aksi mesum di area fasilitas publik.

Dilansir dari kanalkalimantan.com, Sabtu 30 Januari 2021, pasang tersebut diciduk di area perkantoran Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Selatan. Lebih tepatnya di kantor Gubernur, Kecamatan Cempaka, Kota Banjar baru.

Video berdurasi 30 detik itu, menampilkan dua sejoli yang berusia remaja sedang diinterograsi sejumlah orang di area tersebut.

1 dari 7 halaman

Tertunduk Malu

Keduanya diduga berbuat mesum lantaran, sang pria terciduk menggunakan alat kontrasepsi di balik sarung yang ia pakai. Sedangkan sang wanita hanya tertunduk sembari menutup wajahnya.

Video tersebut beredar luas di sosial media dan banyak yang beranggapan keduanya sedang bersiap untuk melakukan perbuatan mesum.

 

2 dari 7 halaman

Kanalkalimantan.com mencoba mengkonfirmasi kejadian ini kepada Kassubag Humas Polres Banjarbaru, Iptu Tajuddin Noor.

“ Iya, itu benar kejadiannya di kantor Gubernur,” ujarnya.

Terkait kapan terjadinya penggerebekan itu, Iptu Tajuddin mengkonfirmasi berlangsung beberapa hari lalu. Dalam hal ini, ia mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut lantaran pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“ Kejadiannya 4 hari yang lalu. Kami belum ada menerima laporan, tiba-tiba saja beredar video ini. Masih kita selidiki,” bebernya.

Sumber: kanalkalimantan.com

3 dari 7 halaman

Bukan Mesum, Pria dan Wanita di Video Viral Idap Gangguan Jiwa

Dream - Warganet dihebohkan dengan pasangan yang terus berpelukan di tengah Jalan Merdeka, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Sumatra utara.

Aksi itu terjadi pada Rabu malam, 27 Januari 2021 itu sampai membuat jalan macet, dan mengundang warga untuk menonton.

Pasangan itu berpelukan di tengah jalan raya hingga tidak mempedulikan kendaraan yang lewat atau warga yang melintas.

4 dari 7 halaman

Jadi Tontonan Warga, Termasuk Anak-anak

Karena aksi dua sejoli itu dianggap sangat meresahkan, warga segera menarik keduanya dan mengamankan mereka di pinggir jalan.

Meski sudah diamankan warga di pinggir jalan, dua sejoli dengan penutup kepala seperti jilbab itu terus berpelukan tak bisa dipisahkan.

Menurut kesaksian warga, keduanya melakukan aksi tersebut hampir tiga puluh menit, mulai dari berdiri, hingga tertidur di tengah jalan.

Ketika diangkut ke dalam mobil polisi, sejoli itu masih menempel satu sama lain, dan jadi tontonan warga. Termasuk anak-anak.

5 dari 7 halaman

Berawal dari Rasa Risih Warga

Informasi warga menyebutkan awalnya mereka merasa risih dengan sejoli yang asyik bermesraan di tempat umum.

Ketika ditegur, sejoli itu justru tidak mau melepaskan pelukan. 

6 dari 7 halaman

Gangguan Jiwa

Petugas dari Polsek Labuan Ruku membenarkan peristiwa yang terjadi di dalam video viral tersebut. Sejoli itu kemudian dibawa ke kantor polsek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pasangan yang ditemukan terus berpelukan tak mau dipisahkan itu ternyata orang dengan gangguan jiwa alias ODGJ.

Kapolsek Labuhan Ruku, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jagani Sijagat mengatakan, kedua orang itu dibawa ke markas untuk diberi pembinaan.

" Benar, keduanya berpelukan, tak mau dipisah. Akhirnya kami bawa ke polsek, diberikan nasihat, dan panggil keluarganya," katanya.

7 dari 7 halaman

Pelukan Karena Ketakutan

Jagani membantah kalau dua sejoli itu telah melakukan tindakan mesum di depan umum. Pasangan itu terus berpelukan karena ketakutan saat diamankan warga ketika dikira mesum.

Setelah mendapatkan informasi soal keluarga keduanya, polisi segera mengontak mereka untuk menjemput pasangan tersebut.

Sebelumnya diberitakan jika pasangan itu melakukan mesum. Dan fakta yang sebenarnya keduanya orang dengan gangguan jiwa alias ODGJ. Mereka terus berpelukan karena ketakutan disoraki warga.  

Beri Komentar