Viral Video Kelabang Sebesar Ular Piton Nemplok di Tembok, Bikin Jantungan

Reporter : Eko Huda S
Jumat, 3 Juli 2020 11:46
Viral Video Kelabang Sebesar Ular Piton Nemplok di Tembok, Bikin Jantungan
Ukurannya tidak kaleng-kaling. Lihat reaksi kelabang raksasa itu saat didekati.

Dream - Siapkan jantung kalian. Jangan sampai kaget melihat kelabang berikut ini. Sebab ukurannya gede banget, bak ular piton. Bikin bulu kuduk merinding.

Video kelabang raksasa itu diunggah ke Instagram oleh akun @mak_lamis. Akun itu mengaku mendapat kiriman dari netizen.

" Ampun ngeri masuk toilet kantor lihat kelabang seperti ini," tulis akun @mak_lamis.

Namun tidak diketahui kapan video itu dibuat. Tak jelas pula dimana video itu diambil.

Kelabang© @mak_lamis

Yang jelas, video itu benar-benar menarik perhatian pengguna Instagram. Baru lima jam diunggah pada Kamis 2 Juli 2020, video itu sudah ditonton 76.970 kali.

 

1 dari 6 halaman

Ukuran kelabang itu memang bukan kaleng-kaleng. Bila sepintas dilihat, orang pasti menduga kelabang itu adalah ular.

Kalian mungkin baru sadar bahwa binatang itu adalah kelabang setelah melihat kaki yang banyak dan sungut pada bagian kepala.

Kelabang© @mak_lamis

Pada video itu, kelabang tersebut merayap di tembok, hampir mencapai plafon. Karena tak menemukan jalan, kelabang itu merambat ke samping dan balik ke bawah.

Entah dari mana adsal kelabang berukuran jumbo tersebut. Yang jelas, kelabang itu bikin ngeri siapa saja yang melihatnya

2 dari 6 halaman

Video itu membuat banyak netizen merasa heran dengan ukuran kelabang tersebut. Akun @nandytarahmaac berkomentar, " Kelabang ape segede gitu, naga itumah hahaha."

" Gede bngt ampe merinding," tulis akun @nisaafs.

" Itu monster apaaaaahh , kenapa kelabang bisa segaban begitu yaa ??? Waag bahaya," tulis akun @jdbabyjd.

Namun, ada pula yang menyangsikan ukuran kelabang tersebut. " Kelabang nya gede bgt apa d zoom ya," tulis akun @hasbyfour.

Lihat videonya di sini.

 

 

 

3 dari 6 halaman

Warga Geger, Ada Kelelawar Sebesar Anak Manusia Menggantung di Depan Rumah

Dream - Selama ini mungkin banyak yang menganggap kelelawar sebagai binatang yang berukuran kecil. Meski ada juga yang berukuran besar seperti kalong kapauk (Pteropus vampyrus).

Kalong kapauk atau large flying fox ini hanya memakan buah-buahan dan sebangsanya. Kalong kapauk adalah spesies kelelawar yang terbesar.

Binatang yang sebagian besar hidupnya di Asia Tenggara ini bisa mencapai berat 1,1 kilogram dengan bentang sayap hingga 1,5 meter.

Namun kalong kapauk bisa tumbuh lebih besar lagi hingga sama dengan tinggi rata-rata anak manusia berusia 6 tahun.

4 dari 6 halaman

Kelelawar Raksasa Seukuran Manusia

Baru-baru ini netizen Filipina membagikan foto seekor kelelawar berukuran raksasa dengan pose menggantung yang cukup menakutkan.

" Ingat ketika saya cerita bahwa Filipina memiliki kelelawar seukuran manusia? Ya, ini yang saya bicarakan," tulis Alex di Twitter.

Kelelawar raksasa dari jenis kalong mahkota emas itu menggantung terbalik dengan kaki mencengkeram kawat di depan rumah seorang warga. Warna tubuhnya hitam legam.

5 dari 6 halaman

Posenya Menakutkan, Bentang Sayap 1,7 Meter

Sementara sayapnya yang lebar dikatupkan di dada. Wajahnya seperti rubah. Posenya benar-benar menakutkan mirip seperti di film vampir.

Menurut Alex, bentang sayap kalong mahkota emas yang dia pamerkan di Twitter tersebut mencapai 1,7 meter.

Foto kelelawar raksasa yang dibagikan di Twitter itu menjadi viral. Meski hanya makan buah, tapi penampilan kelelawar raksasa itu membuat netizen bergidik.

6 dari 6 halaman

Termasuk Jenis Binatang yang Terancam Punah

Namun kalong mahkota emas yang dipamerkan Alex ini termasuk jenis yang terancam punah. Di Filipina, kalong mahkota emas biasa makan buah ara dan buah-buahan lainnya.

Kalong mahkota emas adalah endemik Filipina dan memiliki moncong panjang yang sangat mirip dengan rubah. Mereka memiliki telinga yang runcing, tidak bulat seperti kebanyakan spesies kelelawar.

Di Filipina, kalong mahkota emas memiliki bulu berwarna coklat keemasan di kepala mereka, dan hidup di hutan dan gua-gua yang dalam.

Sumber: IndianTimes