Ini Pengakuan Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Anyer

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 17 Mei 2021 16:50
Ini Pengakuan Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Anyer
Uty mengaku menuju Pantai Anyer bukan untuk berwisata melainkan untuk melakukan ini.

Dream - Gustuti Rohmawati, wanita yang videonya viral setelah memarahi petugas karena tak terima diminta putar balik di pos penyekatan simpang Jalan Lingkar Selatan (JLS), Ciswandan, Kota Cilegon, Banten, akhirnya buka suara.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @ndorobeii, di hadapan Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono dan awak media, wanita berkaos kuning itu menyampaikan penyesalannya lantaran sudah memarahi petugas saat dilarang menuju kawasan pantai Anyer.

" Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan permohonan maaf saya sebesar-besarnya kepada para petugas dishub dan petugas polisi yang berjaga saat di pos penyekatan Anyer," kata wanita biasa dipanggil Uty, dikutip dari Instagram @ndorobeii, Senin 17 Mei 2021.

1 dari 6 halaman

Menyesal dan Meminta Maaf

Tak hanya itu, ia juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas sikap dan perilakunya yang tidak terpuji.

" Saya minta maaf atas sikap dan perilaku saya yang pada saat itu meluap dan emosi karena diminta untuk putar balik," ujar Uty.

Menurut pengakuannya, ia menuju Pantai Anyer bukan untuk berwisata melainkan menjenguk saudaranya yang sedang sakit.

" Namun, persyaratan yang diminta petugas tidak memenuhinya. Saya menyesal atas perbuatan saya dan mohon kiranya atas perbuatan saya dimaafkan," kata Uty.

 

 

2 dari 6 halaman

Sebelumnya, diberitakan, viral di media sosial seorang wanita memaki petugas di pos penyekatan Simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Cilegon.

Wanita yang belakangan diketahui bernama Gustuti Rohmawati itu marah ke petugas karena tidak diperbolehkan masuk ke kawasan Pantai Anyer. Selain Gustuti, petugas juga mengamankan pengendara Hasan Bahrudin.

      View this post on Instagram      

A post shared by ???????????????????????????????????? (@ndorobeii)

 

3 dari 6 halaman

Diminta Putar Balik, Wanita di Cilegon Malah Memaki Petugas

Dream - Melonjaknya pengunjung harian di Pantai Anyer dan Carita membuat Pemerintah menutup akses ke dua tempat tersebut. Mulai hari ini, Minggu 16 Mei 2021 hingga 30 Mei 2021, Pantai Anyer tidak boleh dikunjungi.

Meski penutupan terjadi, ada saja calon pengunjung yang nekat. Bahkan mereka berani melawan petugas dengan kata-kata kasar saat diminta putar balik.

Seperti yang dilakukan wanita penumpang Toyota Vios satu ini. Dia tertangkap kamera memaki petugas.

Perempuan ini bersama seorang pria di kursi pengemudi diminta putar balik saat terjaring razia di simpang tiga Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten. Mereka rencananya menuju Pantai Anyer.

Sang sopir sempat memaksa menerobos penjagaan dengan kendaraannya hingga hampir menabrak petugas jaga. Kepada petugas, penumpang perempuan yang belum diketahui identitasnya berdalih bepergian ke arah Pantai Anyer lantaran ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

4 dari 6 halaman

Memaki Petugas

Dalam video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah, terlihat seorang laki-laki bersama teman wanitanya memaksa melewati pos penyekatan.

Wanita yang mengenakan kaos berwarna kuning itu memaki petugas, bahkan sempat beberapa kali ia memukul mobilnya dan tetap bersikeras minta diperbolehkan lewat.

" Sabar, Bu, sabar. Istighfar, Bu. Katanya keluarganya ada yang meninggal," kata salah satu petugas berusaha menenangkan.

" Ba**t lo," kata wanita berbaju kuning dengan nada emosi.

5 dari 6 halaman

Penjelasan Petugas

Sementara itu Kepala Pos Pengaman Simpang Tiga Jalan Lingkar Selatan Ciwandan, AKP Ali Rachman, mengatakan kebijakan memutar balik kendaraan berdasarkan Instruksi Gubernur yang menutup sementara destinasi wisata di Banten.

Terkait adanya pengendara yang memaksa lewat, Ali mengatakan sempat ada protes. Setelah diberi pengertian, akhirnya pengendara mau diputarbalik.

" Tadi ada yang melawan kita coba sampaikan menunjukkan identitas diri, mungkin saja tinggal wilayah Anyer. Tapi tidak bisa menunjukkan, jadi kita putar balik. Tadi ada sedikit cekcok, kita kasih masukan baik baik akhirnya mau diputarbalik. Kita kedepankan persuasif," ujar Ali.

6 dari 6 halaman

Videonya

Berikut video momen seorang wanita memarahi petugas:

      View this post on Instagram      

A post shared by OFFICIAL LAMBE TURAH ENTRNT (@lambe_turah)

 

Beri Komentar