Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Dream - Rekaman suara ini menghebohkan masyarakat di Quebec, Kanada. Seorang hakim bernama Eliana Marengo menghentikan persidangan. Dia kemudian memanggil Rania El Alloul yang akan didengar kesaksiannya di persidangan, awal Maret 2015.
Selama 30 menit, hakim menskors sidang dan kemudian memanggil Rania. Dalam pembicaraan berdua, sang hakim menolak mendengar semua keterangan Rania, jika Rania masih menggunakan jilbab di ruang sidang. Sang hakim menyebut, penutup kepala (Jilbab) yang dikenakan Rania, sama saja seperti kacamata hitam atau topi. Sehingga sebagai hakim dia berhak meminta Rania melepas jilbabnya, atau sang hakim tak akan mendengar semua keterangan Rania.
Terang saja Rania menolak. Jilbab merupakan pakaian sehari-hari baginya dan itu bukanlah aksesories semata, seperti yang dianggap sang hakim.
Perdebatan Rania dan hakim Marengo ternyata terekam dan bocor di masyarakat. Berbagai televisi dan media masa mengabarkan kejadian ini yang dianggap sebagai bagian dari diskriminasi.
Ingin tahu lengkapnya ? Saksikan video rekaman yang ditayangkan oleh CBS News berikut :