Dream - Supardi terlihat begitu lelah. Keringatnya bercucuran lantaran harus menarik gerobak sampah. Ya, Supardi memang berprofesi sebagai tukang sampah dan pemulung.
Setiap bulan, pendapatan Supardi tidak menentu. Padahal, dalam satu minggu, Supardi harus mengeluarkan uang sekitar Rp400 ribu untuk kebutuhan hidupnya.
Dicampakkan, diabaikan adalah hal yang selalu didapatkan Supardi setiap hari. Tapi dia memilih untuk tidak ambil peduli.
Bahkan, pekerjaan Supardi mengandung banyak resiko. Kemungkinan terserang penyakit berat sangat terbuka lantaran setiap hari dia harus bergelut dengan sampah.
Tetapi, Supardi memilih mengabaikan resiko itu. Hidup harus terus berjalan dan tidak boleh menyerah.
Kisah kegigihan Supardi terekam dalam video yang diunggah dalam laman youtube melalui akun TULUS. Silakan mengikuti kisah inspiratif Supardi.
Advertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%