Lagi Ngetren, Flash Mob "Happy" Muslim di Dunia

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 28 April 2014 12:30

Dream - Single 'Happy' milik Pharrell Williams terus meroket pasar musik dunia. Lagu ini menjadi inspirasi kebahagiaan banyak orang, termasuk komunitas muslim di berbagai negara. Lihat saja salah satunya, komunitas muslim di negeri Ratu Elizabeth. Kelompok yang menamakan dirinya 'Honesty Policy' itu menggagas flash mob video berdurasi 4 menit 13 detik, yang kemudian mereka unggah ke situs YouTube.

Video itu memperlihat belasan anak-anak, remaja, orangtua hingga kakek nenek menari penuh senyum diiringi lagu 'Happy' besutan Williams. Turut hadir dalam video, salah satu ulama Inggris, Timothy Winter atau dikenal sebagai Sheikh Abdul-Hakim Murad. Dosen Cambridge University itu tampil sambil memegang kertas bertuliskan 'I’m Happy'.

Honesty Policy dalam blog resmi mereka menyebutkan semua orang dalam video adalah para ilmuwan, aktivis, artis, pelajar, profesional, bloger, orang-orang biasa. " Beginilah yang kami inginkan. Sebuah komunitas nasional berkumpul bersama untuk kemaslahatan bersama. Kita bahagia, kosmopolitan, beragam, kreatif, gembira, santai dan tidak kaku," tulis mereka.

Lebih lanjut, mereka menjelaskan video ini menunjukkan kepada dunia meskipun berita banyak negatif, stereotip dan diskriminasi, jangan terbenani. Justru harus menanggapi dengan senyum dan sukacita, bukan kemarahan. Diunggah di YouTube pada 15 April 2014, video berjudul " Happy British Muslims #HAPPYDAY" hingga saat ini sudah diakses lebih dari 1,4 juta kali, hingga Senin 28 April 2014. 

Namun bukan hanya di Inggris, komunitas muslim di negara lainnya juga tengah tertular demam 'Happy'. Seperti di Chicago (AS) dan Dubai (Uni Emirat Arab). Video yang mereka buat cukup menarik dan menyenangkan. 'Happy' versi Dubai misalnya, memperlihat para pemuda Islam yang mengenakan baju gamis menari penuh ekpreasi, layaknya penyanyi RnB (rhythm and blues).

{KLY_CONTEXTUAL}
Beri Komentar