Usir Keluarga Muslim, Maskapai United Airlines Minta Maaf

Reporter : Idho Rahaldi
Rabu, 6 April 2016 11:47

Dream - United Airlines meminta maaf usai salah satu pilot mereka tertangkap kamera meminta keluarga muslim untuk turun dari pesawat.

Seperti dilansir Independen, Eaman-Amy Saad Shebley beserta suami dan ketiga anaknya dirujuk untuk meninggalkan pesawat. Mereka berada dalam rute penerbangan Chicago menuju Washington.

Alasan pengusiran, keamanan penerbangan. Insiden ini terjadi di Bandara Internasional O'Hare, Chicago, 20 Maret lalu.

Council on American-Islamic Relations (CAIR) telah mengirim surat kepada United Airlines atas nama keluarga Shebley, menuntut permintaan maaf atas staf yang terlibat.

Direktur Eksekutif CAIR-Chicago Ahmed Rehab menjelaskan, keluarga ini sudah berusaha menanyakan soal kursi khusus anak di boarding gate sebelum masuk pesawat. Namun diberitahu untuk menanyakannya di dalam pesawat karena sistem komputer sedang bermasalah.

Di dalam pesawat, awak malah meminta keluarga ini tidak menggunakan kursi khusus anak dan mereka mematuhinya.

Tapi setelah itu, keluarga ini diminta menunjukkan tiket mereka dan langsung diberitahu mereka harus keluar pesawat.

Sang ayah menanyakan alasan pengusiran itu kepada awak pesawat. Seorang pria yang terlihat berpakaian seperti pilot, dalam video itu, mengatakan: " Karena itu keputusan saya."

Sang ibu yang mengenakan hijab kemudian bertanya: " Apakah ini keputusan diskriminatif? Apa alasannya?"

" Karena ini masalah keselamatan penerbangan," jawab pria yang berpakaian seperti pilot dalam video itu.

Keluarga ini lalu keluar pesawat dan menumpang penerbangan lain. " Saya merasa dibedakan, dipermalukan dan tak berdaya," tutur sang ibu dalam pernyataan yang dirilis CAIR.

Menanggapi hal itu, pihak maskapai dikabarkan telah meminta maaf kepada keluarga Shebley dan menempatkan mereka ke penerbangan selanjutnya.

Pihak maskapai berdalih melakukannya karena kekhawatiran soal keamanan kursi anak mereka, yang tidak mematuhi aturan keselamatan federal.

" Baik United maupun SkyWest mewajibkan pegawai kami memegang standar profesionalisme paling tinggi dan tidak mentolerir diskriminasi," imbuhnya. berikut cuplikan saat pengusiran (Ism, Sumber : youtube/ABC News)

Beri Komentar