Video TKW Indonesia Eni Lestari Berpidato di KTT PBB

Reporter : Idho Rahaldi
Rabu, 21 September 2016 12:21

Dream - Eni Lestari Andayani mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Eni menjadi tenaga kerja wanita pertama yang berpidato di sesi pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Migran dan Pengungsi (High Level Summit on Migrant’s and Refugees) ke-71 di New York, Amerika Serikat, pada 19 September 2016.

Wanita asal Desa Minggiran, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini sudah menjadi TKW hampir selama 17 tahun di Hongkong.

Ia aktif di banyak organisasi buruh migran, antara lain Jaringan Buruh Migran Indonesia (JBMI) Hong Kong dan kini mengetuai International Migrant’s Alliance atau IMA.

IMA merupakan aliansi formal buruh migran yang terbentuk di Hong Kong pada 2008 dan kini beranggotakan 120 organisasi buruh migran dari 32 negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

Dalam pidatonya, Eni menyuarakan 3 isu untuk para buruh migran yang mengalami diskriminasi dan terisolasi.

Eni menuntut semua negara mengutamakan hak dan kesejahteraan buruh migran, negara penerima buruh migran diminta tidak menempatkan mereka sebagai masyarakat kelas dua, serta negara pengirim jangan membiarkan praktek ekploitasi dan perdagangan manusia (human trafficking) terhadap buruh migran.

" Saya berbicara di depan Anda hari ini dengan pesan yang jelas. Jangan berbicara tentang kami tanpa kami. Kami Punya jawaban dan kami telah meyuarakanya" ungkap Eni dalam pidatonya.

Ketidakberdayaan buruh migran merupakan akumulasi dari praktek jahat perdagangan manusia yang dilakukan perusahaan pengirim dan agennya. Parahnya, para buruh migran yang tak berdaya justru dimanfaatkan sindikat narkoba. Untuk lebih jelasnya yuk simak videonya berikut ini, Semangat Mba Eni (Youtube/sailo cheguevara)

{KLY_CONTEXTUAL}
Beri Komentar