8 Kebiasaan Anti Rempong Laki-Laki yang Bisa Ditiru Perempuan

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Selasa, 15 Juni 2021 11:37
8 Kebiasaan Anti Rempong Laki-Laki yang Bisa Ditiru Perempuan
Banyak pengaruh positif yang didapat dengan melakukan hal seringkas mungkin.

Dream – Dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari, ada banyak perbedaan yang diterapkan oleh laki-laki dan perempuan. Hal itu pun telah menjadi kebiasaan dan selalu dilakukannya. Misalnya saja barang apa saja yang dibawa oleh laki-laki dan perempuan saat bepergian. Lalu peralatan mandi apa saja yang digunakan laki-laki dan perempuan. Pada umumnya, perempuan menggunakan barang lebih banyak dibanding laki-laki.

Namun, sebenarnya perempuan juga bisa untuk melakukannya secara simpel. Mengingat saat ini banyak perempuan yang juga berkarier dan menjalankan berbagai aktivitas di luar rumah. Sehingga mereka tentunya sangat memerlukan segala sesuatu yang serba praktis untuk mempercepat aktivitasnya.

Begitu pun dengan laki-laki yang juga bisa mempelajari hal-hal positif yang dimiliki oleh perempuan. Sehingga mereka bisa saling mempelajarinya satu sama lain.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa perempuan pelajari dari para laki-laki sebagaimana dihimpun melalui Brightside.me.

1 dari 8 halaman

Bercermin untuk Melihat Kelebihan Diri Sendiri

Bercermin untuk Melihat Kelebihan Diri Sendiri© Brightside.me

Perempuan dan laki-laki saat hendak pergi biasanya akan bercermin untuk melihat penampilannya. Namun apa yang mereka lihat ternyata berbeda. Perempuan bercermin untuk melihat apa yang kurang dari dirinya. Sedangkan laki-laki bercermin untuk melihat kelebihan dirinya dan merasa puas dengan penampilannya itu.

Inilah yang perlu dipelajari oleh perempuan, bahwa saat bercermin akan lebih baik untuk melihat kelebihan diri sendiri dan merasa bangga dengan penampilan diri sendiri.

2 dari 8 halaman

Menerima Perpisahan dengan Baik

Menerima Perpisahan dengan Baik© Brightside.me

Secara umum saat seorang perempuan putus dengan kekasihnya, ia akan merasa sangat sedih, mengurung diri di kamar, atau curhat dengan sahabatnya. Sedangkan laki-laki biasanya akan mencari hal-hal yang bisa menghibur diri. Cara seperti ini jugalah yang biasanya kamu lihat dari setiap tontonan film maupun drama.

Perempuan sepertinya bisa mencoba seperti apa yang dilakukan oleh laki-laki saat putus dari pacar. Yakni dengan cara menyibukkan diri, menetapkan tujuan selanjutnya, dan terus melanjutkan kehidupan yang lebih baik tanpa terus terpuruk dalam kesedihan yang berlarut-larut.

3 dari 8 halaman

Penggunaan Alat Mandi yang Minim

Penggunaan Alat Mandi yang Minim© Brightside.me

Jika kamu bandingkan peralatan mandi yang digunakan oleh laki-laki dan perempuan biasanya berbeda. Perempuan lebih banyak menggunakan alat mandi dan berbagai produk kecantikan. Sedangkan laki-laki lebih sedikit alat mandi yang digunakan, sehingga kamar mandi tidak akan terlalu penuh.

Nah.. inilah hal positif yang bisa dipelajari oleh perempuan dengan menggunakan alat-alat mandi seminim mungkin. Agar tidak banyak peralatan mandi di dalamnya yang membuat tampak penuh.

4 dari 8 halaman

Memiliki Pakaian Seperlunya

Memiliki Pakaian Seperlunya© Brightside.me

Jika melihat isi lemari perempuan dan laki-laki, umumnya lemari perempuan lebih banyak pakaian daripada laki-laki. Tak jarang perempuan tertarik dengan berbagai model pakaian dan membelinya. Padahal biasanya pakaian yang digunakan hanya itu-itu saja, sedangkan pakaian yang ada di susunan bawah jarang digunakan. Otomatis hal ini juga mendorong untuk hidup boros.

Oleh karena itu, perempuan bisa mempelajari dari laki-laki dalam penggunaan pakaian. Hal ini tentu saja bisa memberikan dampak yang positif, baik untuk lingkungan dan juga dompetmu.

5 dari 8 halaman

Tak Perlu Takut untuk Menyampaikan Opini

Tak Perlu Takut untuk Menyampaikan Opini© Brightside.me

Selama ini dalam dunia kerja, antara laki-laki dan perempuan masih kerap menemui adanya perbedaan. Salah satunya saat menyampaikan sebuah opini. Kebanyakan perempuan merasa ragu bahkan takut saat akan mengutarakan opininya. Sedangkan laki-laki bisa dengan berani menyampaikannya.

Hal inilah yang bisa dipelajari oleh perempuan bahwa seorang perempuan juga perlu memiliki kepercayaan diri dalam mengutarakan opininya dan ini bisa membuktikan pada pemimpin bahwa kamu adalah karyawan yang bisa memberikan kontribusi untuk perusahaan.

6 dari 8 halaman

Membawa Barang-barang Penting saat Bepergian

Membawa Barang-barang Penting saat Bepergian© Brightside.me

Saat bepergian, perempuan biasanya membawa barang yang lebih banyak daripada laki-laki. Bahkan terkadang ada barang yang tidak terlalu dibutuhkan juga turut dibawa dan saat pulang, barang tersebut tidak terpakai. Hal tersebut otomatis akan menambah beban di bagasi.

Sedangkan para laki-laki umumnya hanya menggunakan barang yang sangat dibutuhkan saja dan super praktis. Inilah yang bisa dicontoh dari laki-laki untuk membawa barang-barang seringkas mungkin. Ini bisa menguntungkanmu, yakni beban barang bawaan yang tidak terlalu berat.

7 dari 8 halaman

Diam Bukan Berarti Tak Berdaya

Diam Bukan Berarti Tak Berdaya© Brightside.me

Memilih untuk bersikap diam bukan berarti tak berdaya. Jika kamu melihat seorang laki-laki diam, hal itu bukan berarti mereka tidak memiliki kekuatan. Namun, mereka berusaha untuk meminimalisir kata-kata yang harus dikeluarkan.

Perempuan dapat mempelajari hal ini dan bisa menghindarkanmu dari ocehan. Ini bukan berarti memposisikanmu pada yang sifatnya negatif, tetapi hal ini bisa memberikanmu pandangan yang berbeda dengan merenung dan berpikir serta menemukan solusi yang bijak.

8 dari 8 halaman

Pekerjaan Itu Ada Batasnya

Pekerjaan Itu Ada Batasnya© Brightside.me

Banyak orang yang beranggapan bahwa seorang perempuan adalah sosok yang serba bisa. Berbagai pekerjaan bisa dilakukan perempuan, bahkan dalam waktu yang bersamaan. Namun di sisi lain hal ini justru menjadi beban dan menyiksa diri.

Perempuan biasanya lebih didorong pada pekerjaan yang banyak dengan intensitas rendah dalam waktu bersamaan. Sedangkan laki-laki biasanya melakukan satu hal dengan konsentrasi penuh. Fenomena ini bisa saja bersifat evolusioner dan bisa juga berupa budaya.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika pekerjaan itu dibagi secara merata dan tidak dilakukan secara bersamaan pada satu pihak saja. Karena pada dasarnya tidak ada manusia super yang bisa melakukan banyak pekerjaan sekaligus, Dengan membagi pekerjaan, keluarga, dan tugas-tugas rumah tangga, maka akan bisa memberikan dampak positif untuk kesehatan tubuh dan pikiran.

 

 

Beri Komentar