Bolehkah Air Zamzam Dipakai Bersuci?

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 2 Desember 2019 20:00
Bolehkah Air Zamzam Dipakai Bersuci?
Ada tiga pendapat mengenai hal ini.

Dream - Setiap kali ada keluarga, tetangga atau teman yang pulang dari Tanah Suci, air zamzam selalu menjadi suguhan. Zamzam menjadi suguhan istimewa dan selalu jadi oleh-oleh yang dinantikan saat ada kerabat atau tetangga yang baru pulang haji atau umroh.

Air zamzam telah diyakini dan dibuktikan memiliki khasiat tersendiri. Selain dapat menjadi obat, air ini keistimewaan tersendiri.

Umat Islam meyakini minum air ini akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Lazimnya, air zamzam digunakan untuk konsumsi laiknya air mineral. Di Masjidil Haram, air ini disediakan dalam wadah penyimpanan khusus untuk minum para jemaah.

Sifatnya memang sama dengan air biasa. Tetapi, bagaimana jika air zamzam digunakan untuk bersuci dari najis?

 

1 dari 5 halaman

Pendapat Para Ulama

Dikutip dari Bincang Syariah, terdapat perbedaan pandangan di antara para ulama mengenai masalah ini. Setidaknya ada tiga pendapat.

Pendapat pertama menyebut air zamzam makruh digunakan untuk bersuci dari najis namun boleh untuk hadas. Pendapat ini dipegang oleh ulama Mazhab Hanafi dan Syafi'i.

Tujuan kemakruhan ini untuk menjaga kemuliaan air zamzam. Agar air tersebut tidak digunakan untuk sesuatu yang kotor.

 Zamzam

Pendapat kedua, air zamzam boleh digunakan untuk bersuci dari najis, tidak makruh juga tidak haram. Pendapat ini dipegang oleh ulama Mazhab Maliki.

Sedangkan pendapat ketiga, hukum menggunakan air zamzam untuk bersuci adalah makruh mutlak, baik dari hadas maupun dari najis. Pendapat ini dipegang oleh Imam Ahmad bin Hanbal, pendiri Mazhab Hambali.

Hal ini diterangkan secara gamblang dalam kitab Al Mausu'ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah.

" Ulama fikih berbeda pendapat terkait hukum bersuci dengan air zamzam, baik bersuci dari hadas maupun dari najis, terbagi menjadi tiga pendapat. Pendapat pertama, ulama Hanafiyah dan Syafi'iyah, juga Imam Ahmad dalam satu riwayat dan Ibnu Sya’ban dari ulama Malikiyah, berpendapat bahwa boleh menggunakan air zamzam untuk menghilangkan hadas tanpa makruh. Adapun untuk menghilangkan najis, maka hukumnya makruh karena memuliakan air Zamzam. Pendapat kedua, ulama Malikiyah berpendapat mengenai kebolehan menggunakan air Zamzam tanpa makruh secara mutlak, baik untuk menghilangkan hadas maupun najis. Ketiga, Imam Ahmad dalam satu riwayat memakruhkan menggunakan air Zamzam secara mutlak, baik untuk menghilangkan hadas maupun najis."

Sumber: Bincang Syariah

2 dari 5 halaman

Doa Dalam Alquran untuk Memohon Rezeki Melimpah

Dream - Rezeki menjadi hal penting dalam kehidupan. Hal ini menjadi penunjang bagi setiap orang agar dapat menjalani kehidupannya.

Mendapat rezeki yang berlimpah tentu jadi harapan semua orang. Dengan kelimpahan rezeki, kita berpotensi memperbanyak amalan sholeh.

Tentu, semua rezeki datang semata dari Allah. Demikian pula, Allah yang dapat menentukan besar sedikitnya rezeki yang kita terima.

Jika rezeki yang didapat tidaklah banyak, kita dianjurkan untuk tetap bersyukur. Juga menerima dan memanfaatkan rezeki itu sebaik mungkin.

Selain itu, dianjurkan untuk tidak putus asa dalam berdoa kepada Allah. Memohon kelimpahan rezeki dianjurkan dengan membaca doa ini, yang merupakan ayat 114 dari Surat Al Maidah.

3 dari 5 halaman

Doa Mohon Rezeki Berlimpah

 Doa mohon rezeki berlimpah

Rabbana anzil 'alaina ma'idatam minas samai takunu lana 'idal li awwalina wa akhirina wa ayatam minka warzuqna wa anta khairur raziqin.

Artinya,

" Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan-Mu, beri rezekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki yang paling utama."

4 dari 5 halaman

Doa Menjaga Lisan dari Perkataan Buruk dan Menyakitkan

Dream - Lisan merupakan bagian tubuh yang memiliki fungsi penting bagi manusia. Lisan atau lidah membantu kita berbicara dengan jelas saat mengobrol dengan orang lain.

Dengan lisan, komunikasi dan interaksi akan tercipta sehingga tercipta ikatan yang kuat di antara manusia.

Bagi seorang pemeluk Islam, ukhuwah di antara sesama Muslim akan semakin kuat lewat lisan. Membuat mereka yang belum mengenal menjadi seperti seorang saudara.

Namun demikian, lisan juga mengandung bahaya. Lisan dapat mengeluarkan perkataan buruk maupun menyakitkan.

Jika keburukan sampai keluar dari lisan, harkat dan martabat manusia bisa jatuh. Bahkan tidak jarang perselisihan di antara manusia terjadi akibat lisan yang tak terjaga.

Doa ini dianjurkan dibaca agar lisan kita terjaga dari perkataan buruk dan menyakitkan.

5 dari 5 halaman

Doa Menjaga Lisan

 Doa Menjaga Lisan

Allahumma as’aluka kalimatal haq fi ghadab wa ridla.

Artinya,

" Ya Tuhan, aku memohon kepada-Mu perkataan yang benar pada saat marah dan ridha."

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone