Bikin Geram, Para Wanita Ini Ogah Pakai Masker dan Sengaja Batuk di Pesawat

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Selasa, 20 Oktober 2020 09:00
Bikin Geram, Para Wanita Ini Ogah Pakai Masker dan Sengaja Batuk di Pesawat
Mereka begitu egois dan mementingkan diri sendiri.

Dream – Sekelompok wanita baru-baru ini menghebohkan media sosial twitter setelah kedapatan menolak memakai masker dalam penerbangan.

Melalui akun pribadinya, wanita bernama Charisse Burchett dan kesembilan temannya mengaku tindakannya didasarkan sebagai bentuk ‘protes’.

Burchett dan kedua temannya bahkan memamerkan potret bersama dalam penerbangan pulang dari Berlin.

Charisse Burchett dan kesembilan temannya tak memakai masker dalam penerbangan© Twitter @charbrevolution

" Kami bersepuluh tidak memakai masker selama di bandara Berlin. Polisi dan pihak berwenang tidak dapat memaksa kami memakai masker. Ini adalah protes kami di Jerman. Saya suka foto ini," cuitnya dalam akun @charbrevolution.

1 dari 2 halaman

Mondar-mandir dan Berteriak

Charisse Burchett dan kesembilan temannya tak memakai masker dalam penerbangan© Twitter @charbrevolution

Aksi wanita asal Bath, Somerset, Inggris, itu makin menjadi selama berada dalam penerbangan. Menurut para penumpang lain, mereka sampai pura-pura batuk hingga menimbulkan ketidaknyamanan di pesawat.

Burchett menambahkan mengaku bahwa dirinya bersama teman-temannya punya pengecualian medis, sehingga tak harus memakai masker saat di pesawat.

" Mereka sangat kekanak-kanakan, bahkan beberapa kali mereka sengaja batuk dan membuat lelucon," ujar salah seorang warganet.

Burchett dan teman-temannya yang merupakan anti-vaxxer disebut juga terus mondar-mandir di gerbang keberangkatan dan berteriak-teriak.

" Polisi sempat datang saat mereka memarahi staf bandara yang ingin melihat surat ‘bebas medis' yang diatur di Jerman," ujar salah seorang narasumber.

2 dari 2 halaman

Komentar Sinis Warganet

Unggahan Burchett itu kini viral dan meraup ribuan retweet dari para pengguna aplikasi Twitter. Banyak warganet kesal dan menganggap mereka sangat ceroboh dan mementingkan diri sendiri.

" Mereka begitu egois dan mementingkan diri sendiri," komentar salah seorang warganet.

Charisse Burchett dan kesembilan temannya tak memakai masker dalam penerbangan© Twitter @charbrevolution

Yang lain menambahkan: “ Semoga kalian tidak tertular COVID-19 dan sakit parah. Kalian benar-benar tidak menghormati aturan negara lain. Saya putus asa melihatnya, "

Meski ujaran kebencian memenuhi postingan twitternya, Burchett tampaknya tidak peduli. Ia bahkan menyebut bahwa masker hanya membuat untuk orang sakit.

“ Masker itu membuat orang sakit, dan aku sudah pernah melakukannya ke 30.000 orang lebih, nyatanya mereka tidak ada yang sakit," bela Burchett.

Burchett menambahkan: " Virus COVID-19 memiliki tingkat pemulihan 99 persen,”

 

 

Sumber Daily Star

Beri Komentar