Ayah Meninggal Mendadak, Beri Tanda Sebulan Sebelum Pergi Selamanya

Reporter : Sugiono
Rabu, 25 November 2020 12:45
Ayah Meninggal Mendadak, Beri Tanda Sebulan Sebelum Pergi Selamanya
Si anak belum siap menghadapi kematian ayahnya yang tiba-tiba.

Dream - Kehilangan seorang ayah pasti meninggalkan kesedihan yang mendalam pada keluarga, terutama anak-anak. Apalagi jika kepergian untuk selama-lamanya itu terjadi secara mendadak.

Begitulah kisah yang dialami seorang pemuda Malaysia yang masih sedih dan syok dengan kematian ayahnya pada 14 November lalu.

Pemuda bernama Saiful membagikan momen dukanya melalui sebuah thread di Twitter sehingga mengundang sedih netizen.

Kisah yang dibagikan itu menjadi viral setelah di-retweet lebih dari 3.000 kali dan mendapat 11.600 tanda Like dari netizen.

1 dari 5 halaman

Kisah Sedih Pemuda Kehilangan Ayah Secara Mendadak

Menurut Saiful, semuanya terjadi terlalu cepat di saat dia belum siap menerima berita menyedihkan itu.

" Hal yang paling aku takutkan akhirnya terjadi juga. Ayahku meninggal pada 14 November lalu. Bayangkan, pagi-pagi Ibu bangunkan mendadak sambil bilang 'Along bangun, lihat papa kenapa ini'.

" Begitu aku sampai kamar tidur, aku lihat papa sudah terlentang tak bernapas. Tapi waktu itu aku tetap berpikiran papa hanya pingsan," kata Saiful.

2 dari 5 halaman

Namun Saiful melihat adik dan ibunya sudah berderai air mata. Adiknya malah berteriak minta Saiful menggerakkan ayah mereka. Saat itu ambulans sudah hampir sampai rumah mereka.

Begitu ambulans tiba dan petugas memeriksa kondisi ayah Saiful, lelaki itu ternyata sudah meninggal dunia.

" Lihat mesin nadi dan degup jantung sudah tak menunjukkan tanda kehidupan... luruh seluruh tubuh ini," kata Saiful.

3 dari 5 halaman

Pertanda Ayah Akan Meninggal Dunia

Saiful kemudian bercerita beberapa hal aneh yang terjadi selama satu bulan sebelum ayahnya meninggal dunia.

" Papa aku sakit jantung, dan baru dibantu spring dalam seminggu. Waktu itu papa sempat bergurau 'Papa sudah boleh makan semua nih haha’, 'Bisa bersepeda keliling kampung lagi," katanya.

Bercerita lanjut, Saiful seolah merasakan ada sesuatu tak menyenangkan hati yang akan terjadi. Begitu pula dengan adiknya.

" Setiap malam perasaan aku seperti ingin duduk dekat papa terus. Aku juga selalu suka melihat wajahnya saat tidur.

" Kelakuan papa pun berubah sedikit. Setiap sore mesti tidur, lama pula. Padahal sebelumnya tak pernah tidur sore," katanya.

4 dari 5 halaman

'Nanti kamu yang gantikan Papa'

Malah, kata Saiful, ayahnya bagaikan sudah memberi pertanda akan pergi buat selama-lamanya.

" Awalnya kasih pertanda 'Nanti kamu gantikan papa'. Saat ditanya 'Kenapa papa? Mau pergi mana?' Papa diam.

" Malam terakhir sebelum meninggal, saat aku belikan nasi goreng, papa bilang kenyang. 'Taruh saja di kulkas, esok dihangatkan baru papa makan’ tapi ternyata Allah lebih sayang papa," katanya.

5 dari 5 halaman

Hargai dan Bahagiakan Orangtua Selagi Masih Hidup

Kendati sedih ditinggal pergi untuk selamanya, Saiful merasa lega karena berkesempatan memandikan jenazah ayahnya.

" Along minta maaf sebelumnya jika terlalu naif, tak jaga papa dengan baik.

" Tak tanya kabar, tak peluk papa bila mau keluar. Along menyesal... kadang tak (sholat) jemaah dengan papa," katanya.

Di postingannya, Saiful kemudian menasihati netizen supaya menghargai orangtua masing-masing selagi mereka masih ada.

" Guys, tolonglah aku minta hargailah ibu ayah kalian selagi mereka masih ada. Bahagiakan mereka," tulis Saiful.

Sumber: mStar.com.my

Beri Komentar