Bacaan Doa Dzikir setelah Sholat dan Keutamaan Mengamalkannya secara Rutin

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Kamis, 27 Januari 2022 12:36
Bacaan Doa Dzikir setelah Sholat dan Keutamaan Mengamalkannya secara Rutin
Dalam berdzikir, sebaiknya luruskan niat dan bertujuan untuk mendapatkan rida dari Allah SWT semata.

Dream – Di dalam Islam sebenarnya banyak sekali amalan yang bisa dilakukan untuk menambah timbangan pahala. Tak selalu sulit dijalani, amalan kecil pun senantiasa mendapat pahala dari Allah SWT. Salah satunya adalah mengucapkan bacaan zikir di setiap kesempatan luang.

Sayangnya masih saja amalan yang sebetulnya sederhana ini banyak yang masih meninggalkannya. Rasulullah SAW semasa hidupnya juga membaca doa dzikir secara rutin dan menganjurkan kepada setiap umatnya. Bahkan Allah SWT pun juga memerintahkan umat-Nya untuk berdzikir sebagaimana disampaikan melalui surat Al-Ahzab ayat 41 berikut ini:

يٰٓاَيُّهَاالَّذِيْنَاٰمَنُوااذْكُرُوااللّٰهَذِكْرًاكَثِيْرًاۙ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya,” (QS. Al-Ahzab: 41).

Seperti dikutip dari islam.nu.or.id, dzikir bisa dilakukan dengan menggunakan hati maupun lisan. Di mana keterlibatan hati adalah dengan mendatangkan perasaan takut, pengagungan, serta kecintaan yang besar kepada Allah SWT. Dzikir dengan hati inilah yang lebih utama, namun akan menjadi paling utama jika mengombinasikan antara dzikir hati dan lisan.

Selain itu, tetap pada tujuan utama bahwa membaca doa dzikir adalah untuk mengharapkan ridha dari Allah SWT. Berdzikir tidak sekadar membaca doa dzikir yang sudah diajarkan saja, tetapi juga harus diniatkan secara lurus, dilakukan dengan adab yang baik, dan pastinya dilakukan secara bersungguh-sungguh.

Berikut adalah keutamaan dari berdzikir dan bacaan doa dzikir yang bisa kamu amalkan sebagaimana telah dirangkum oleh Dream melalui berbagai sumber.

1 dari 3 halaman

Keutamaan Melakukan Dzikir

Keutamaan Melakukan Dzikir© Shutterstock.com

Berdzikir menjadi salah satu aktivitas yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT kepada setiap umat-Nya. Biasanya membaca doa dzikir dilakukan setelah menyelesaikan sholat fardhu. Bahkan Rasulullah saw sendiri pun telah bersabda yang diriwayatkan oleh Bukhari berikut ini:

مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ، مَثَلُ الحَيِّ وَالمَيِّتِ (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ)

Artinya: Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dengan orang yang tidak berdzikir kepada Tuhannya adalah seperti orang yang hidup dengan orang yang mati.” (HR. al-Bukhari).

Berikut adalah beberapa keutamaan melakukan dzikir yang perlu sahabat Dream ketahui sebagaimana dikutip melalui islam.nu.or.id:

Mendapat Ampunan dan Pahala yang Besar

Setiap manusia tentunya tidak luput dari dosa dan kesalahan. Namun jika kita berniat untuk bertobat, Allah SWT pun akan mengampuni hamba-hamba-Nya. Salah satu cara yang bisa dilakukan umat Islam untuk bisa mendapatkan ampunan dan juga pahala yang besar dari Allah SWT adalah dengan membaca dzikir. Hal ini telah dijelaskan oleh Allah SWT melalui surat Al-Ahzab ayat 35 yang bunyinya sebagai berikut:

وَالذَّاكِرِيْنَ اللهَ كَثِيْرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيْمًا [الأحزاب: 35]

Artinya: Laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir kepada Allah, maka Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS al-Ahzab: 35).

Hati Menjadi Tenteram

Dalam menjalani setiap aktivitas, setiap manusia tentu saja pernah diselimuti dengan perasaan tidak tenang dan khawatir. Ketika perasaan ini hadir, maka jalan untuk mendapatkan ketenangan tersebut adalah melalui berdzikir. Dengan membaca doa dzikir, maka hati akan bersinar, kegelapan akan sirna, jiwa lebih jernih, dan pikiran pun lebih cemerlang. Hal ini seperti dijelaskan dalam firman Allah SWT melalui surat Ar-Ra’d ayat 28 sebagai berikut:

الَّذِيْنَاٰمَنُوْاوَتَطْمَىِٕنُّقُلُوْبُهُمْبِذِكْرِاللّٰهِۗاَلَابِذِكْرِاللّٰهِتَطْمَىِٕنُّالْقُلُوْبُۗ

Artinya: “ (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28).

Terhindar dari Godaan Setan

Keutamaan lainnya dengan berdzikir secara rutin adalah bisa dihindarkan dari godaan setan. Hal ini karena setan berada di mana-mana dan selalu berupaya untuk mengganggu manusia. Nah, agar hidup kita tidak mendapat gangguan dari setan, maka berdzikir bisa menjadi jalan yang terbaik untuk memohon perlindungan dari Allah SWT.

2 dari 3 halaman

Bacaan Doa Dzikir setelah Sholat

Bacaan Doa Dzikir setelah Sholat© Shutterstock.com

Ada berbagai doa dzikir yang bisa diamalkan oleh umat Islam. Berikut adalah bacaan doa dzikir setelah sholat sebagaimana telah dikutip melalui muslim.or.id:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ (3x) اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ.

Astaghfirullah (3x). Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.

Artinya: “ Aku minta ampun kepada Allah,” (3x). Lantas membaca: “ Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan” (HR. Muslim no. 591).

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Allahumma laa maani’a lima a’thoita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfau dzal jaddi minkal jaddu.

Artinya:“ Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan” (HR. Bukhari no.6615, Muslim no.593).

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Laa ilaha illallah wa laa na’budu illa iyyah. Lahun ni’mah wa lahul fadhl wa lahuts tsanaaul hasan. Laa ilaha illallah mukhlishiina lahud diin wa law karihal kaafiruun.

Artinya:“ Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepadaNya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir sama benci” (HR. Muslim, no. 594).

3 dari 3 halaman

Bacaan Doa Dzikir setelah Sholat

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَاللهُ أَكْبَرُ (33 ×) لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Subhanallah wal hamdulillah wallahu akbar (33 x). Laa ilaha illallah wahda, laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

Artinya:“ Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, dan Allah Maha Besar (33 x). Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan. BagiNya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu” (HR. Muslim no. 597).

Kemudian dilanjutkan dengan membaca surat pada juz 30 Al-Quran yang terdiri dari surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas setelah menyelesaikan sholat fardhu.

Lalu diteruskan dengan membaca ayat kursi yang ada dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 255 berikut ini:

اَللّٰهُلَآاِلٰهَاِلَّاهُوَۚاَلْحَيُّالْقَيُّوْمُەۚلَاتَأْخُذُهٗسِنَةٌوَّلَانَوْمٌۗلَهٗمَافِىالسَّمٰوٰتِوَمَافِىالْاَرْضِۗمَنْذَاالَّذِيْيَشْفَعُعِنْدَهٗٓاِلَّابِاِذْنِهٖۗيَعْلَمُمَابَيْنَاَيْدِيْهِمْوَمَاخَلْفَهُمْۚوَلَايُحِيْطُوْنَبِشَيْءٍمِّنْعِلْمِهٖٓاِلَّابِمَاشَاۤءَۚوَسِعَكُرْسِيُّهُالسَّمٰوٰتِوَالْاَرْضَۚوَلَايَـُٔوْدُهٗحِفْظُهُمَاۚوَهُوَالْعَلِيُّالْعَظِيْمُ

Artinya: Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.” (QS. Al-Baqarah: 255).

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. 10× بعد صلاة المغرب والصبح

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumiit wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

Artinya:“ Tiada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya, bagiNya kerajaan, bagi-Nya segala puja. Dia-lah yang menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi roh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Dibaca 10 x setiap sesudah shalat Maghrib dan Subuh).

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyiba, wa ‘amalan mutaqobbala.

Artinya: “ Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal dan amal yang diterima.” (Dibaca setelah salam shalat Shubuh) (HR. Ibnu Majah no. 762, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah). Itulah rangkaian bacaan doa dzikir yang bisa sahabat Dream amalkan. Semoga dengan mengamalkannya secara rutin, hal ini bisa memberikan ketenangan hati dan menambah pahala sahabat Dream.

Beri Komentar